
aahh... kuharap waktu akan berhenti disini..
sudah kujamin semua akan kacau mulai sekarang, aku melakukan kesalahan lagi. aku benar-benar berharap waktu bisa terulang kembali agar aku bisa merubah segalanya.
tapi yah.. apa yang sudah terjadi itulah yang terjadi. mengerti maksudnya? maksudnya, apa yang sudah berlalu biarkan saja berlalu, lagi pula kau punya hal yang harus dipikirkan juga kan?
lihat lah, aku muak dengan kata-kata yang selalu keluar dari mulutku. semua itu mengacaukan hidup ku
.
.
aku hanya terdiam, melihat sekitar.
benar-benar sunyi, tak ada siapapun lagi disana
aku memutuskan untuk pergi ke Perpustakaan dan bolos kelas, ini kulakukan karena aku tak sanggup untuk berpapasan dengan orang-orang
.
.
aku bolos 3 pelajaran sekaligus.
ini sudah waktu pulang sekolah, aku tetap berada di Perpustakaan sampai seseorang datang menyapa
:"hei.. hanabi"
terdengar suara kak asara yang tak asing lagi ditelingaku
:"kak asara?"
aku menoleh sebentar dan memalingkan wajahku dari nya
:"maaf.. kau.. mungkin bodoh, tapi bodoh yang kumaksud bukan seperti itu"
:"kau tau bukan? bahwa aku juga sama tersiksa sama sepertimu?"
kak asara duduk di sampingku, mengelus kepala ku walau aku tak melihat nya
:"aku.. menganggap semuanya hanya lah lelucon topeng. mereka.. tidak benar-benar menganggapku"
:"kau tau? ku kira kau adalah orang yang bahagia dan memiliki keharmonisan. aku salah menilai. kau sama sepertiku, begitu juga kau"
:"maafkan aku.." ucap kak asara dengan suara pelan.
aku menoleh, melihat nya cukup lama
:"kita manusia, maka wajar kan saja segalanya" kataku sedikit ketus
aku merapihkan semua buku-buku ku dan pergi dari Sana
.
.
dirumah, ruang tamu
cklek
terlihat rion yang sedang menonton tv
dia melihat ku dan langsung menghampiri ku ke depan pintu
:"selamat datang" katanya tersenyum
aku membalas senyumnya, lalu pergi ke kamarku tanpa ada Satu kata yang keluar
.
__ADS_1
.
dikamar
aku sudah selesai mandi dan berganti baju. aku hanya memakai kaus simpel dan celana pendek. begitu sederhana
aku melihat kearah jendela, berjalan kesana dan membuka nya lagi seperti biasa
:"aku benci masalah. aku tak ingin semua ini menjadi kacau" kataku tersenyum pahit
bayangkan saja sendiri, apa kau menyesal saat kau mengatakan suatu hal buruk? aku yakin kau menyesal, jika tidak, kau tak punya hati.
akkkhhhh... aku benar-benar sudah lelah! sekarang aku melupakan kenyataan ku yang dulu, bahwa keluargaku hancur berkat pak tua itu
yang ku pikirkan sekarang hanya lah bagaimana hari-hariku kedepan?
disaat mereka mulai membenciku kembali dan aku mengatakkan hal yang tak jelas.
aku tak mau lagi memikirkan masalah ku di hari yang sudah lalu. yang ku inginkan adalah merubah segalanya. dari nol!
.
.
aku hanya menangis, menenggelamkan kepala ku. menangis dan menangis seperti biasanya. aku masih berharap ingin ada perubahan
malam itu, kulewati dengan air mata.
besok nya
tok tok tok
:"hanabi? apa kau tak ingin sekolah?" tanya rion dibalik pintu
:"aku sedang bersiap" jawabku
setelah selesai, aku dan rion berangkat bersama ke sekolah dan ya, aku bertemu dengan lily dan kenzo juga saat itu
sementara rion dan kenzo malah berlomba. siapa yang paling cepat sampai ia yang menang!
haha, kami mengabaikan mereka, biarkan saja mereka bersenang-senang
beberapa menit berlalu
kami sudah berada di sekolah sekarang
festival tinggal 2 hari lagi, jadi kami ditugaskan untuk merapihkan semua yang ada dilapangan, mulai dari membersihkan daun-daun yang berjatuhan, mengecek ulang apa yang kurang di festival itu. dan lain sebagainya
aku mendapat tugas membersihkan dedaunan, begitu juga lily, kenzo, dan rion
kami mengumpulkan daun yang jatuh dari pohon besar yang ada didekat lapangan
aku mendengar beberapa siswa-siswi mengeluh karena daun nya selalu bertaburan dimana-mana
:"duh.. pohon nya lagi rontok hah? jatoh terus daun nya dari tadi"
itulah yang kudengar, sebenarnya masih banyak lagi sih ocehan yang kudengar.
1 jam berlalu, saat ini kami sedang istirahat sebelum lanjut ke tugas kami yang lain
lily dan kenzo banyak bicara tentang pekerjaan mereka, mereka terlihat antusias untuk membicarakan nya secara keseluruhan (detail).
.
.
aku hanya menyimak mereka, sesekali aku menanggapi kata-kata mereka. kau tau? aku sangat iri dengan cerita menyenangkan yang mereka pamerkan, andai aku juga bisa seperti itu
takdir itu pahit ya? seperti semua orang harus merubah takdir itu agar menantang. perubahan yang terlihat satu per satu. jika tak bisa mengubah takdir sendirian, harus ada orang lain yang terlibat didalamnya. dan aku menemukan mereka
__ADS_1
mereka.. benar-benar perubahan bagiku, walau tak sampai 100%, setidaknya mereka benar-benar membantuku untuk tumbuh.
aku ingin mereka bahagia, jangan sepertiku. yang tak tau kapan harus berhenti bicara, yang tak sadar diri untuk masalah
cukup ku simpan, aku tak mau merepotkan mereka lagi.
.
.
:"oh ya, di festival nanti, kalian mau kasih pertunjukkan apa?" tanya lily
:"eh? pertunjukkan?" jawabku
ah! aku lupa siswa-siswi kelas 9 harus menunjukkan 1 bakat mereka di atas panggung, aahh..... menyebalkan
:"kan rion main gitar sambil nyanyi, iya kan?" kata lily
:"iya benar" jawab rion
:"nah.. kalau aku dance, kalian berdua apa?" sahut lily lagi
aku benar-benar bingung..
apakah kenzo juga tak punya ide sama sekali? dia terlihat sedang berpikir keras
:"aku... aku.. hmm.. mungkin.." kenzo kebingungan
tidak bisa dipercaya, sudah dipastikan dia kebingungan_-
:"oh! aku nge desain! aku kan asisten designer terkenal di kota ini" katanya
:"kalau hanabi apa?" tanya rion
rion melihat kearahku, menunggu jawaban
:"aku tidak tau" jawabku
yah, aku benar-benar lupa apa kemampuanku karena terus memikirkan masalah yang terjadi, dan jangan sampai mereka mengetahuinya.
:"hanabi punya banyak bakat! pasti bakal dapet ide mau nunjukkin apa!" kata lily
lily mengelus kepala ku, dan tersenyum cerah saat itu
.
.
jadi.... apa yang harus kulakukan? setelah semua, aku tak mungkin sanggup bukan?
aku termenung melihat lapangan sekolah bagian depan, ya, aku berada di kursi dekat sana.
aku hanya melihat lapangan yang sunyi, orang-orang sudah pergi ke kelas mereka masing-masing sesuai jadwal pelajaran yang mereka dapatkan
ya.. aku membolos lagi lebih tepatnya. apa gunanya belajar jika kau memang tak ada niatan untuk sukses?
semua di lihat dari materi. punya banyak bakat sekalipun setidaknya harus bisa 1-2 mata pelajaran agar bisa raih sesuatu di masa mendatang.
penting nya belajar... tapi sekarang aku tak belajar sama sekali. aku hanya melamun memikirkan masalah ku dan terus seperti itu.
sekarang muncul pertanyaan baru dikepalaku
"sebenarnya masalah ku apa? kenapa terasa begitu berat?"
dan jawaban nya mungkin..
"tidak tau"
~ch30 selesai~
__ADS_1
sankyuu!