
Ini pertama kali bagiku.
.
:"HAH?!"
:"AKU HARAP KAU BISA TERUS BERSAMAKU!!!"
:"oy oy oy.."
Aku merasa sangat malu, rasanya ingin kabur dari kenyataan ini
Dia tak pernah berfikir akan se memalukan ini? atau dia sudah terbiasa memalukan seperti ini? Aku tak lagi mengerti jalan pikirannya
:"AKU MENCINTAIMU" Lanjutnya lagi dengan suara keras
CUKUP, aku sangat malu!
...****************...
:"APA-APAAN TADI, KALAU SUKA BILANG LANGSUNG" Aku menggerutu
:"Ya mau gimana, kamu juga gak peka tuh"
:"Ya kan bisa ungkapin langsung!"
:"Aku mau cara yang keren"
:"Itu gak keren!!"
:"Jadi? kamu gak mau mulai sama aku? gak papa aku ngerti kok"
Raut wajah Rion semakin imut. Dia terlihat seperti anak kucing yang merengek
:"Bukan begitu, aku tak pernah berfikir akan berhubungan lebih dari sekedar teman. Aku tak pernah berpacaran"
:"HEH?! gak pernah?"
:"Iya"
Respon nya tak membuatku terkejut, banyak lelaki yang terkejut juga akan hal itu. Tentu saja, tak pernah, dan selalu menolak. Karena sedari awal aku juga sudah tak menyukai hubungan seperti itu
:"Kau tau? aku bisa langsung menolakmu mentah-mentah, tapi aku juga punya perasaan yang sama kepadamu. Tapi tetap saja, aku tak bisa memulainya"
:"Kita mulai dengan pdkt saja, kita tetap menjadi teman"
Senyumnya yang suram. Membuat ku tak tega
:"Jangan membuat raut wajah seperti itu. Kau membuatku harus berfikir 2 kali"
:"Hahaha, baiklah baiklah. Aku tak mau memaksa dirimu. Jadi, apa kau mau berkencan denganku?"
:"Tentu"
.
Panik yang melekat dipikiran seketika hilang setelah semua dialog diucapkan. Hati merasa aman. Tapi juga cemas.
Banyak orang seharusnya mengerti jika mereka punya masalah tentang sesuatu yang berhubungan dengan percintaan. Entah karena masa lalu keluarga yang bercerai, atau hubungan mereka sendiri
Aku salah satunya. Aku takut hal yang terjadi pada keluargaku terjadi padaku juga. Memang sudah biasa dipukuli, tapi kehidupanku yang sekarang membaik. Aku tak mau membuat kehancuran baru
Sementara banyak yang harus kukorbankan untuk ketenangan jiwa ku sendiri
Tapi segala ketakutan itu pasti bisa hilang jika kau memiliki seseorang sebagai senderan juga. Walau hanya sementara
.
.
:"Kau mau kemana dulu?" Tanya Rion
__ADS_1
:"Mau ke restoran yang populer itu? aku ingin mencoba menu disana"
:"Baiklah, aku akan mentraktir mu"
:"Tak perlu, aku bawa dompetku sendiri"
:"Betapa mandirinya?" Rion tersenyum bahagia
Kami pergi menggunakan taxi. Teman-teman yang lain? mereka masih bersenang-senang di festival. Karena festival itu semakin meriah
Mungkin Rion cukup mengenal karelterlu yang mudah bosan? entahlah
:"Ngomong-ngomong, Rion. Apa yang membuat mu menyukaiku sampai segitunya?"
:"Apa? karena dirimu. Sepertinya Aku tak layak melihat fisik. Tapi kau tulus membantuku. Itu membuatku tertarik padamu"
:"Dan tanpa sadar kau menyukaiku. Haha, sepertinya kita ada di posisi yang sama"
:"Oh ya? hahaha bagus lah kalau begitu"
Membicarakan ini itu. Dan sampai lah kami ke restoran populer di tahun ini.
Kami turun dari mobil taxi itu dan masuk ke dalam restoran
.
:"Selamat datang nona, tuan" Sambut pelayanan disana
Apa sebutannya? aku tak tau. Waiters mungkin
.
.
Kami memesan makanan dan minuman yang paling laris disini. Ingin mencobanya satu persatu
Tak lama, pesanan kami datang. Rion menyetel sebuah video di handphone, dan menunjukan video itu padaku
:"Hey Hanabi, lihat video ini. Aku sangat suka ceritanya" Katanya sambil menyerahkan handphone nya
Video itu bergenre romance. Itu seperti sebuah series anak sekolah yang sedang dalam masa kasmaran
Isi video itu seperti ini
...----------------...
"WOY CUPU. Jangan ngadi-ngadi, lo sendiri cuma bisa ngehalu doang. Laki gini amat dah haha"
"Apaan dah, jadi bocah gak jelas bet"
"Masa gak bisa ngeladenin kita? hahahaha"
Seorang gadis datang ke kelas yang membuat keributan. Gadis itu bertanya apa yang sedang terjadi dan mencoba menenangkan kedua belah pihak
Lalu, gadis itu mendekati korban bully dan membisikan sesuatu.
Sang lelaki itu meneteskan air matanya dan memeluk gadis itu
...----------------...
:"Wah, aku rasa sampai disini saja. aku tak sanggup"
:"Benarkan? aku memaksa diriku untuk menontonnya sampai ending. Rasanya seperti flashback"
:"Haha kau benar. Tapi disini aku korbannya haha"
:"Begitu pun diriku"
Perbincangan kami berubah menjadi menceritakan kisah satu sama lain dimasa lalu. Tentu, sambil menikmati makanan dan tersenyum lega.
Dengan kata
__ADS_1
"Akhirnya aku ada ditempat dimana aku merasa nyaman dan bebas. Walau masalah tetap ada disini, tapi ini lebih baik daripada di masa lalu"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Beberapa waktu, kami banyak bersama, berkencan
Kami belum memilih hubungan. Tidak, aku belum memilih hubungan sebagai kekasih.
Rion siap menunggu lama, katanya
.
Kami tetap berteman. Tanpa status lain
Tapi dihatiku, perasaan tidak enak ddan mengganjal terus ada. aku meyakini diriku bahwa aku tidak mampu, karena aku juga membenci hubungan itu
Aku berkali-kali meyakini diriku sendiri bahwa tak perlu apa-apa lagi selain rasa percaya dan nyaman. Tak perlu mengubah hubungan menjadi apapun itu
...****************...
Sebuah kesalahan besar.
Aku mengingat Ley sehari yang lalu. Setelah satu bulan tak menjawab perasaan Rion
Ley membisikkan sesuatu dalam ingatanku.
:"Hey, jika kau akan menikah dengan orang lain, maka kau harus mencintai nya terlebih dulu. Benar-benar mencintai nya sebelum memutuskan akan menikah. Hehe"
Dan itu membuatku banyak memikirkan bagaimana perasaanku saat ini. Apa yang aku rasakan soal Rion
Karena memang aku tak pernah merasakan hal itu, aku benar-benar kebingungan
Rion menjemput ku seperti biasa, kami berangkat kesekolah bersama-sama
Ya. Aku masuk lagi. Memalukan, tapi nyatanya dirumah aku hanya tersiksa oleh keheningan
Hanya sedikit yang berubah dari keluarga ku. Bahkan mungkin lebih parah?
Aku benci mengatakannya tapi jika menyela perkataanku sendiri, rasanya tidak logis
Lagi dan lagi. Walau aku bahagia sekalipun, hasrat ku untuk mati justru semakin besar. Itulah mengapa aku selalu ragu dengan hal hal semacam ini
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hari minggu tiba. Aku menolak ajakan Rion, mengirim surat kepadanya dan aku pergi dari rumah. Entah pergi kemana
......................
Perjalanan ini tak lama, aku sampai ditempat dimana tak banyak penduduk disana. Tidak dekat dari rumahku, tapi tidak jauh juga
Tempat dimana aku bisa melompat dan tiada karena ketinggiannya yang benar-benar menyeramkan
Aku sadar. Karena aku ketakutan
:"Apa yang aku lakukan? ini menjengkelkan jika aku tau aku tak bisa lagi. Berhentilah berfikir yang aneh-aneh dan ayo kita pulang"
Aku mencoba menyelesaikan ini sendirian
Semua akan berubah, penyesalan akan terus ada dalam pikiran. Bahkan saat menyerah masa depan bisa terlihat, tapi harapan akan menghilang.
Kata-kata jahat akan selalu membuatku merasa bahwa tak ada yang berguna. Kematian bisa mendekat kapan saja. Ketakutan ada di sekucur tubuh
Lenyap nya semua hal yang disukai, mereka akan hilang begitu kita mulai beranjak tinggi.
Kebencian akan terurai dengan jelasnya jalan hidup. Semua akan hancur
Hal yang didambakan tak akan lagi terwujud, mereka juga tak perlu benar-benar peduli. Dunia spesial, tapi kejam.
.
Setelah itu, kaki ku melangkah dan tubuhku jatuh kebawah sana.
__ADS_1
~Ch 66 selesai~
Sankyuu!