Kau Yang Memintaku Pergi

Kau Yang Memintaku Pergi
Video Viral


__ADS_3

Raka yang merasa fisiknya remuk, memilih masuk ke salah satu kamar dibatu oleh asistennya. Felix tidak bisa berkata apa-apa setelah melihat apa yang terjadi di depan matanya sendiri.


Raka dibantu oleh Felix melepaskan jas dan sepatunya lalu pria itu berbaring. Raka tidak habis pikir dengan kenyataan yang dilihat bahkan dialaminya.


Pikiran pria yang baru dihajar oleh seorang gadis tadi kembali berputar mengngat kembali gadis yang dia kenal yakni Aneth yang keluar dari ballroom hotel dengan kondisi yang kurang baik dan disusul lagi dengan Cristin yang sama menampilkan raut wajah yang tidak baik-baik saja.


"Kenapa tatapan matamu kelihatan sangat rapuh? dan apa maksud kata-katamu tadi?" gumam Raka kembali membayangkan kondisi gadis yang sudah bertarung dengannya tadi.


Tok tok tok


"Masuk" perintah Raka dari dalam.


Masuklah sepasang suami isteri yang tak lain adalah tuan besar Patibrata dan isterinya.


"Kesalahan apa yang kamu lakukan pada karyawan papa?" ucap papa


"Dia bukan karyawan papa" jawab Raka tenang


"Dia karyawan papa yang bekerja di bagian resepsionis" ucap papa yang menyangka jika itu adalah Aneth karyawannya.


"Mereka adalah orang yang berbeda" lanjut Raka dengan tatapannya yang tak lepas dari langit-langit kamar.


"Hah? maksud kamu?" tanya papa heran. Mama hanya menyimak sambil mengusap lengan puteranya yang terbaring di sampingnya.


"Mereka orang yang berbeda, dan dia adalah putera om Alex" ucap Raka


"Maksud kamu om Alex Kanigara?" tanya papa memastikan


"Iya betul pah" jawab Raka


"Bukannya anak dan isteri om Alex sudah meninggal sejak masih bayi?" ucap papa.


"Dan dari mana kamu tahu dia adalah puteri om Alex?" lanjut papa.

__ADS_1


"Aku bertemu dengannya di bandara kemarin pulang dari luar negeri dan kebetulan om Alex juga ada di sana menjemputnya dan dia memanggi om Alex dengan sebutan papa" jelas Raka.


Papa dan mama yang mendengar penjelasan puteranya hanya berdiam diri karena dulu tuan Patibrata dan om Alex adalh sahabatan namun setelah insiden yang mengorbankan isteri dan anak-anaknya, tuan Alex seperti di telan bumi dan mereka baru ketemu kembali beberapa tahun lalu namun kondisi om Alex tetap sama masih merasa kehilangan dan pertemuan itulah Raka mengenal om Alex. Dan setelah pertemuan tersebut, tidak pernah lagi mereka melihat om Alex hingga beberapa waktu lalu namun om Alex sepertinya tidak lagi mengenal Raka.


"Sebaiknya kamu ke Rumah Sakit" bujuk mama


"Tidak ma, aku tidak apa-apa" jawab Raka


"Kalau begitu papa dan mama keluar dulu dan kamu istirahatlah" ucap papa


"Baik pa" jawab Raka sebelum kedua orang tua itu pergi meninggalkannya.


*****


Video yang baru saja viral beberapa jam yang lalu sudah menarik banyak perhatian publik termasuk beberapa orang yang ikut menonton dan mereka sangat mengenal gadis yang ada dalam Video tersebut.


"Bukannya itu Cristin?" ucap Alindi tanpa sadar. Rangga yang mendengar isterinya menyebut nama gadis yang dirindukannya selama ini sontak menatap ke arah sang isteri dengan dahinya yang berkerut.


"Apa maksudnya memberi ponselmu kepadaku?" ucap Rangga sinis kepada isterinya itu.


"Ambillah dan lihat saja sendiri" ucap Alindi dengan tidak kalah sinis,


"Inikan yang kamu cari selama ini." lanjutnya kemudian.


Rangga menerima ponsel isterinya yang sedang menampilkan sebuah video yang sedang dipause. Pria itu menekan simbol play dan video itu kembali berlanjut.


sesuatu yang menarik perhatiannya adalah penampilan Cristin yang begitu dewasa dan sangat pandai untuk bela diri. Rangga terus menonton hingga akhir salah satu kalimat yang menyayat hatinya ketika mendengar ucapan sang gadis kepada pria yang menjadi lawannya.


(Aku paling benci orang yang terlalu jauh mengurusi kehidupanku. Karena semakin jauh kau mencampuri urusanku, semakin dalam luka yang ada kembali menganga.)


Tanpa sadar pria itu meneteskan air matanya. Ternyata sedalam itu dia melukai hati seorang gadis kecil yang dulu begitu mencintainya.


Rangga mengembalikan ponsel isterinya dan masuk ke kamar peribadinya. Sudah tiga tahun bahkan lebih, hari ini baru ia kembali melihat gadis pujaannya walau hanya melalui video tapi begitu mengganggunya dengan kata-kata terakhir dalam video tersebut.

__ADS_1


Ternyata luka yang dia goreskan mampu mendewasakan gadis itu dan membuatnya menjadi wanita tangguh.


"Maaf sayang. Di mana kamu sekarang? ternyata semalam kamu hadir di acara itu, aku bahkan tidak ingin menghadiri acara apapun setelah kepergianmu" Gumam Rangga sambil menatap foto gadis itu ketika masih mengenakan seragam SMAnya.


Rangga samapi tak bisa tidur malam ini. Hubungannya dengan Alindi bahkan sampai hari ini tidak baik-baik saja, jangankan menyentuh isterinya, sekamar dengan isterinyapun tidak pernah.


******


"Hah," Boby yang masih bermain game di komputernya kaget dengan update terbaru di ponselnya yang menampilkan wajah mantan isteri bosnya yang lagi viral saat ini.


"Tuan... tuan..." teriak Boby dari luar pintu kamar Rian. Pria itu marah besar karena tidurnya diganggu, karena seharian ia bekerja dan setelah itu menghadiri acara pernikahan dari puteri bungsu koleganya dan sekarang sudah diganggu lagi waktu istirahatnya oleh sang asisten.


"Bobi, apa kamu bosan hidup" ucap Rian geram, sedangkan yang diancam malah mengatur nafanya karena lari maratonnya tadi.


"Ini bos, bukannya ini mantan isteri bos yang kita cari selama ini? ternyata dia hadir dalam acara tadi" uacapnya dengan napas satu-satu.


Rian mengambil alih ponsel asistennya dan melihat apa yang sedang ditayangkan dalam video tersebut, ternyata benar apa yang dikatakan si Boby, mantan isterinya juga ternyata hadir di acara tadi tapi kenapa ia tidak melihatnya.


Rian mengembalikan ponsel boby dan menyambar jaket kulitnya yang di gantung di kamarnya, dan tak lupa kunci mobilnya. Ia berlari menuju lift, ketika berada di dalam lift ia marah-marah karena lift yang bergerak kelamaan.


Setelah sampai di parkiran ia langsung berlari ke arah mobilnya dan tidak peduli dengan baju tidur yang ia kenakan saat ini yang penting ia bisa bertemu dengan wanita yang sudah mengganggu pikirannya selama sekian tahun.


"Tunggu aku sayang, aku akan membawamu pulang dan kita akan hidup bahagia" gumam Rian melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata-rata.


Setibanya di hotel tempat resepsi ternyata sudah tidak ada orang di sana hanya petugas gotel yang sedang merapikan kembali ruangan itu. Saking semangatnya Rian bahkan tidak melihat jam berapa saat ini, ternyata waktu sudah menunjuk pukul 02.20 dini hari.


"Mas, boleh tanya? apa semua orang sudah pulang?" tanya Rian


"Iya tuan, semua sudah pulang. pestanya sudah bubar sejak tadi jam 12 karena ada insiden kecil di sini. yang nginap cuma pengantin sama keluarga ini mempelainya saja" jelas salah seorang petugas hotel malam itu.


Rian melangkah keluar dengan langkah gontai, harapan ingin membawa wanitanya pulang ternyata untuk melihatnya saja ia tidak berhasil.


*BERSAMBUNG*

__ADS_1


__ADS_2