Kau Yang Memintaku Pergi

Kau Yang Memintaku Pergi
Pria Tidak Tanggung Jawab


__ADS_3

"Pak,.." ucap seorang pria yang baru saja mampir ke Rumah Sakit tuannya untuk memantau kondisi pelayanan di RS itu.


Bapa RT yang di panggil langsung mengangkat kepalanya dan menatap pria tersebut.


"Kenapa bersedih? apa ada keluarga yang meninggal?" tanya pria itu.


"Tidak tuan, puteriku baru saja melahirkan dan di rujuk ke sini karena tiba-tiba drop, tapi sepertinya dia tidak bisa mendapat pelayanan karena sejak tadi tidak seorang dokterpun yang masuk ke ruangan yang dia tempati." jelas bapa RT dengan suara bergetar.


"Di mana ruangannya?" tanya pria itu dengan raut wajah yang mulai berubah karena marah dengan pelayanan dokter di RS ini, bisa-bisa membuat reputasi tuan mereka turun karena pelayanan yang tidak baik.


Bapa RT melangkah lebih dahulu dan diikuti pria itu dari belakang. Pintu terbuka dengan sempurnah dan Pria itu melangkah le arah ranjang untuk memastikan kondisi pasien yang dimaksud.


Deg


Pria itu terkejut, walaupun kondisi pasien sangat menyedihkan karena wajahnya yang sudah berubah seperti kertas putih pucatnya, tapi ia dapat mengenalinya. Ia semakin yakin ketika bapa RT mengatakan jika wanita ini kritis akibat melahirkan, jadi tidak salah lagi kalau ini adalah isteri tuannya.


📱Halo tuan


📱Dalam waktu dua menit, kamu sudah ada di ruang ... ini.


📱Baik tuan.


Sang dokter mematikan ponselnya dan langsung berlari keluar dari ruangannya dan dengan tergesah-gesah ia melangkah ke ruangan yang di maksud oleh orang kepercayaan pemilik rumah sakit itu.


"Jika dia tidak selamat, maka bukan hanya jabatanmu yang hilang tapi nyawamu juga akan ikut hilang" ucap pria itu mengangkat kerah baju sang dokter yang baru masuk itu.


"Ba bbaik tuan" ucapnya terbatah karena takut.


📝 Tuan, nyonya Bela sedang kritis di Rumah Sakit milik kita. Dia baru di rujuk dari kota K karena drop setelah melahirkan.


Pria itu mengirim pesan singkatnya kepada tuan besarnya.


Beberapa saat kemudian dokter keluar dengan wajah pucat dan panik.


"Bagaimana keadaannya?" tanya pria yang dipanggil tuan itu.


"Dia mengalami komplikasi dan yang lebih parah saat ini adalah penyakit Anemia." jelas dokter.


"Apa yang harus dilakukan. Lakukan yang baik" ucap pria itu.


"Tapi tuan, pasien ini belum membayar biaya RS" ucap Dokter.

__ADS_1


"Apa aku memintamu untuk protes?" ucap prua itu.


"Baik tuan" ucap dokter.


Setelah kepergian dokter untuk menyiapkan alat-alat lain untuk menangani Bela, bapa RT langsung berlutut tepat di depan pria itu.


"Aku mohon, kasihani puteriku. Aku akan segera kembali untuk menjual sebidang tanahku dan ternak-ternakku agar dapat melunasi biaya RS jika dia sudah ditangani dengan baik" ucapnya dengan tetap bersujut sambil menangis.


Deg


Seorang pria yang baru datang melihat dan mendengar permohonan pria yang tengah bersujud itu.


"Roby" ucap pria yang baru datang itu kepada anak kepeecayaannya.


"Tuan" ucap Roby kalang kabut saat melihat tuannya sudah ada di depannya.


"Bangunlah pak" ucap Roby sambil membantu pak RT untuk bangun.


"Ada apa?" tanya papa Alex.


Ya pria yang mengirim pesan tadi adalah Roby anak buah papa Alex.


"Ini tuan, beliau yang membawa nyonya Bela" jelas Roby.


"Maaf tuan, tolong ijinkan nak Bela di rawat di Rumah Sakit ini. Aku akan segera menjual semua tanah dan ternak untuk membayar biaya RS asal dia sembuh, kasihan puteranya yang baru lahir" ucap bapa RT.


Deg


"Di dimana a anaknya?" ucap papa Alex tercekat, ternyata anaknya laki-laki.


"Isteriku merawatnya di kampung, karena jalannya rusak sehingga kami tidak bisa membawanya." jelas pak RT lagi.


Deg


Lagi dan lagi pria itu susah bernafas mendengar kenyataan mantan isteri dan anaknya yang sangat miris itu. Tanpa sadarpria itu meneteskan air mata.


"Di mana ruangan isteriku?" tanya papa Alex dengan nada dinginnya.


"Di sini tuan" Jawab Roby sambil mendekat dan menujukkan ruangan yang di maksud.


"Maksud tuan?" tanya bapa RT yang sepintas mendengar ucapan papa Alex tadi.

__ADS_1


"Jangan ganggu biarkan tuan masuk untuk bertemu isterinya. Orang itu adalah pemilik Rumah Sakit ini, dan wanita itu adalah nyonya kami, isteri tuan kami tadi yang pergi dari rumah beberapa bulan lalu dalam keadaan hamil." julas Robi membuat lawan bicaranya terkejut.


Deg


Pria paruh baya itu semakin tidak karuan mendengar banyak misteri yang mulai terungkap tentang wanita yang selama hidup menderita di kampung itu.


****


Deg


Tubuh papa Alex kaku saat memastikan wanita yang terbujur kaku di ranjang rumah sakit itu benar mantan isterinya yang pergi beberapa bulan lalu dari rumah.


Wanita cantik yang pernah membuming di Paris dengan ketenarannya sebagai seorang model terkenal, kini berakhir di Rumah Sakit.


Wajah pucat Bela benar-benar menyayat hati papa Alex yang terkenal arogan dan kejam.


"Kenapa kamu menyiksa diri hingga seperti ini sayang. Kenapa kamu tidak jujur saat hamil anak kita? dan kenapa kamu juga harus menanda tangani berkas perceraian jika kamu hamil?" lirih tuan Alex pada tubuh langsing yang seperti tidak bernyawa itu.


"Roby!" panggil tuan Alex pada anak buahnya.


"Iya tuan" jawab Roby yang baru masuk ke dalam ruang dan diikuti pak RT yang panik.


"Katakan kepada pihak Rumah Sakit untuk memindahkan isteriku ke Presiden Suite." ucap tuan Alex tanpa mengalihkan tatapannya dari sang mantan isteri.


Roby keluar untuk memberitahukan kepada para dokter agar memindahkan isteri pemilik rumah sakit itu ke presiden suite. Walaupun mereka tidak mengenal tuan Alex sebagai pemilik tempat mereka kerja tapi mereka tahu bahwa Roby adalah orang penting pemilik RS itu.


"Maaf tuan, apa benar tuan adalah suami dari nak Bela?" tanya pak RT yang sudah tidak bisa membendung rasa penasarannya lagi saat tinggal dia bersama pria yang mengaku diri sebagai suami anak angkatnya itu.


"Iya, lebih tepatnya mantan suami" jawab tuan Alex dengan masih tetap menatap wajah pucat Bela.


"Jika kamu mantan suaminya, untuk apa kamu peduli padanya?" tanya pak Rt dengan wajah yang mulai memerah.


"Karena dia wanita yang sudah menjaga dan melahir anakku" ucap tuan Alex.


"Jika hanya karena dia ibu dari puteramu maka tidak perlu anda memindahkannya ke ruangan lain. Biar dia menjalani perawatan apa adanya, karena untuk apa kamu melakukan itu jika hanya karena dia wanita yang sudah berkorban demi melahirkan puteramu" ucap pak Rt mulai emosi.


"Sepertinya kamu pria yang tidak bertanggung jawab sehingga nak Bela terlantar hingga pelosok yang sangat jauh. Diceraikan oleh suami kaya raya dan berakhir menjadi seorang penjual kue yang harus menempuh hampir 2km perjalanan setiap hari dalam keadaan hamil" lanjut pak RT


Deg


"Apa maksudmu?"

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2