
Hana dan Sonia tengah berada di dalam sebuah shopping mall. Sudah cukup lama sejak mereka terakhir kali hangout bersama. Itu semua karena mereka sibuk dalam hal karir dan pekerjaan mereka.
Setelah projects nya dengan Cullen enterprise, Sonia mendapatkan semakin banyak tawaran dari pekerjaan lainnya.
Saat ini mereka berdua pun masuk ke dalam sebuah toko. Mereka berdua mulai melihat gaun untuk menemukan apakah mereka bisa mendapat gaun yang mereka sukai. Hana melihat sebuah gaun berwarna biru yang tampak indah.
"Sonia... Lihat gaun ini." Ucap Hana.
Saat Hana memindahkan tangannya untuk memilih gaun lainnya, sebuah tangan menyentuh tangannya dan menghentikan dirinya saat memilih pakaian. Ternyata itu adalah tangan dari Alicia yang merupakan salah seorang teman sekolah Hana yang sering membully dirinya dulu di saat masa sekolah mereka.
"Lihat siapa di sini." Ucap Alicia terkejut melihat Hana setelah begitu lama.
Dia menyeringai melihat kearah Hana.
"Lama tidak bertemu Hana. Bagaimana kabarmu? Aku datang bersama sahabatku Rossa dan kekasihnya Johan. Siapa temanmu datang kemari?" Tanya Alicia dengan seorang lelaki yang berdiri di belakangnya tepat di sebelah kanan dan di sebelah kirinya seorang wanita.
Alicia lalu melihat ke arah belakang Hana.
"Hai Sonia... Aku bisa melihatmu begitu berubah sekarang. Kau terlihat semakin hebat. Semuanya pasti berkat Hana, bukan begitu?" Ucap Alicia memberikan seringai kepada Sonia.
Sonia ingin merusak wajah menyebalkan yang Alicia punya. Dia tahu siapa mereka semua. Mereka adalah orang-orang yang disebut sahabat oleh Hana. Alicia merupakan gadis populer di sekolah dan Johan juga merupakan pria populer. Karena tertarik menjadi anggota grup populer, Hana pun mau melakukan apapun yang mereka katakan.
Alicia adalah orang yang sudah menyebarkan rumor bahwa Hana adalah gadis yang sering berganti laki-laki dan karena hal itulah Hana menjadi kelebihan berat badan karena stres saat itu. Jadi mereka menemukan alasan bahwa Hana tidak cocok berteman dengan mereka. Sonia benar-benar membenci wanita bermuka dua dihadapannya itu.
__ADS_1
Hana benar-benar tidak bisa mengatakan apapun. Semua sikap buruk dan bullying yang dia hadapi di sekolah dulu datang satu persatu dalam ingatannya setelah melihat mereka. Hana tidak pernah menghubungi mereka setelah dia terlahir kembali.
Hana sudah mengetahui wajah asli mereka saat mereka menumpahkan semua kesalahan kepada Hana di mana Hana disebut sebagai seseorang yang terus menguntit Louis. Mereka menyebut Hana adalah wanita ****** yang mau merusak hubungan antara Louis dan Mira di media.
Hana tahu apa yang dia lakukan di kehidupannya sebelumnya salah. Tapi dia mempercayai mereka semua dengan memberitahukan rahasianya karena dia menganggap bahwa mereka adalah teman-temannya. Sonia sudah memperingati Hana, tapi Hana tidak pernah mendengarkan Sonia.
Akhirnya Hana mengetahui bahwa semua rumor di sekolah disebarkan oleh Alicia dan Rossa. Dan di kehidupan kali ini, Hana tidak mau melihat mereka. Tapi takdir berkata lain, karena hari ini Hana malah melihat mereka lagi.
Hana melihat ke arah mereka tanpa ekspresi di wajahnya.
"Siapa kau?" Tanya Hana.
Wajah Alicia berubah kesal.
'Wanita ****** ini. Beraninya dia bicara kepadaku seperti ini. Wanita ****** ini terbiasa mengikuti aku seperti seekor anjing. Sekarang dia memperlakukan aku seperti ini.' ucap Alicia dalam hati.
Johan tampak terkejut melihat transformasi dalam diri Hana. Dia pernah mendengar berita tentang Hana, tapi dia tidak terlalu mementingkan berita itu. Namun saat dia melihat Hana hari ini, dia menyesali sikap yang dia lakukan di masa lalu terhadap Hana. Jika saja dia tahu bahwa Hana akan menjadi wanita yang begitu cantik dan merupakan pewaris dari perusahaan Papanya, Johan tidak akan melakukan bullyan terhadap Hana di masa lalu.
Namun setidaknya kali ini, dia bisa bersikap baik kepada Hana agar bisa menarik simpati Hana. Dia pun menyela ucapan mereka.
"Mmmmm.... nona-nona tenanglah. Ayo jangan buat keributan. Kita semua berteman. Ayo duduk dan selesaikan masalah kita ini dengan bicara baik-baik." Ucap Johan.
Hana lalu melihat ke arah Johan. Hal itu membuat jantung Johan berdetak kencang. Dia berharap bahwa Hana akan menyukai dirinya.
__ADS_1
'Mungkin aku bisa menggunakan pesonaku dan menggoda dirinya.' ucap Johan dalam hati.
"Teman seperti kalian? Apa kalian pikir aku tidak tahu apa yang kalian lakukan di belakangku dulu?" Ucap Hana melihat ke mereka semua satu persatu dengan intens.
Wajah mereka semua memucat. Mereka berpikir bahwa Hana masih naif seperti di masa sekolah dulu. Mereka tidak bisa mengerti bagaimana kepribadian Hana yang baru. Hana yang berdiri di depan mereka sekarang ini auranya sudah berubah.
"Apa yang coba kau katakan?" Ucap Alicia dengan panik yang terlihat jelas di matanya.
"Biarkan aku mengingatkanmu. Aku sudah terbiasa menjadi gadis yang gendut di sekolah dan kalian semua adalah grup populer. Aku hanya ingin menjadi teman baik kalian. Tapi bukannya menjadi teman baik kalian, kalian malah membuatku menjadi pembantu kalian. Atas nama pertemanan, kalian membuatku menjadi orang bodoh dan sekarang kalian mencoba untuk menyembunyikan semua perbuatan buruk kalian. Apa nama pendek yang sering kalian panggil untukku? Kerbau, wanita ******, idiot dan jangan lupakan yang satu ini, wanita murahan yang sering berganti pasangan pria. Tidak buruk untuk menjadi gadis yang gendut. Apakah aku ini bukan manusia bagi kalian? Apakah aku ini begitu buruk hanya karena aku tidak bisa sepertimu? Jadi kalian bisa memperlakukan aku bagaimanapun yang kalian suka." Ucap Hana dengan suara yang kuat.
Hana ingin membuat mereka merasa malu, seperti mereka yang terbiasa mempermalukan dirinya dulu.
Sonia merasa marah, dia ingin memukuli mereka karena membully Hana. Dia mengambil tangan Hana dan mencoba untuk pergi.
"Dengar ya teman-teman, kami tidak mengenal kalian. Jadi berhentilah mengganggu kami atau kami akan memanggil satpam." Ucap Sonia.
Semua orang yang ada di toko itu melihat ke arah mereka. Semua orang tahu siapa dua wanita itu, Hana dan Sonia karena bagaimanapun mereka sekarang terkenal dan berada di berita di mana-mana. Mereka semua sudah menonton drama yang terjadi antara Hana dan Alicia juga teman-temannya. Semua orang merasa simpati untuk Hana. Bahkan ada beberapa dari mereka yang pernah melewati apa yang Hana rasakan dan ada kemarahan di dalam berdiri mereka. Mereka pun ingin membela Hana.
"Berhentilah mengganggu mereka." Ucap salah seorang dari mereka.
"Hanya karena mereka terkenal, sekarang kalian bertingkah seolah kalian itu teman baik mereka." Saah seorang dari kerumunan itu kembali berucap.
Mereka semua menatap Alicia dan geng nya dengan tajam karena mengganggu Hana dan Sonia tadi.
__ADS_1
Alicia, Rossa dan Johan menelan ludah disaat yang bersamaan. Mereka menyesal karena sudah membuat masalah dengan Hana. Hana bukan lagi orang yang lemah seperti yang mereka kenal dan setelah itu mereka pun menghilang dari toko itu.
Bersambung...