Kesempatan Hidup Kedua Hana

Kesempatan Hidup Kedua Hana
Ulang Tahun Louis


__ADS_3

Hana sudah menyiapkan hadiah untuk Louis selama 1 bulan. Ini adalah pertama kalinya Hana akan merayakan ulang tahun Louis dengan berada sangat dekat bersamanya. Hana benar-benar berpikir keras tentang pakaian seperti apa yang akan dia kenakan untuk pergi ke pesta ulang tahun Louis. Dia ingin semua perhatian Louis tertuju kepada dirinya.


Dalam kehidupannya yang lalu, Hana tidak pernah berpikir bahwa dia akan bisa bahagia seperti yang dia rasakan sekarang ini. Dia benar-benar bersyukur atas kesempatan kedua yang diberikan Tuhan untuk kehidupannya ini. Dia tidak pernah menyangka jika dia akan bisa berhubungan dengan Louis. Karena sejak awal dia diberikan kesempatan kedua untuk hidup, dia malah ingin menjauh dari Louis.


Hana pun memutuskan untuk mengenakan sebuah dress berwarna peach yang panjangnya di atas lututnya.


...----------------...


Louis akhirnya selesai dengan meeting nya bersama Presiden. Dia akhirnya bisa pulang ke rumah. Sebuah rasa hangat menyebar di dalam hatinya saat dia menyebutkan kata rumah. Ini adalah pertama kalinya dia merasa senang untuk pulang ke rumah. Perasaan akan seseorang menunggu dirinya membawa senyuman di wajahnya.


Kiano yang menemani Louis merasa aneh melihat bosnya itu tersenyum. Hal itu tidak normal bagi dirinya. Ini pertama kalinya Kiano melihat bosnya tersenyum saat menyebutkan kata rumah. Itu semua terjadi mungkin karena seorang wanita yang dicintai oleh bosnya itu.

__ADS_1


Kiano tidak pernah bertemu dengan istri masa depan dari bosnya itu. Tapi dia berharap bahwa dia bisa melihat wanita yang bisa mencuri hati bosnya itu.


...----------------...


Hari ini adalah ulang tahun Louis. Tapi dia merasa begitu kecewa karena tidak mendapat telepon apapun dari Hana. Dia sudah menunggu telepon dari Hana sepanjang hari. Dia tidak pernah ingin merayakan ulang tahunnya. Tapi hari ini semuanya diperlukan karena pertunangan mereka akan diumumkan.


Louis masuk ke dalam area pesta. Dia benar-benar seperti seorang raja iblis dengan auranya yang begitu kuat dan gelap, membuat orang lain takut untuk mendekat ke arah dirinya. Tapi tidak ada yang mau melewatkan kesempatan untuk bisa berinteraksi dengan Louis Cullen. Bahkan presiden sendiri datang untuk memberikan berkatnya kepada Louis.


Banyak keluarga elit yang mencoba untuk mendekati Louis dengan mengobrol kecil. Senyuman palsu diberikan Louis kepada semua orang. Namun dari dalam dirinya, dia merasa kesal karena tidak melihat Hana. Sejak dia masuk ke dalam ruangan pesta, matanya terus saja mencari sosok Hana.


"Kakak selamat ulang tahun." Ucap Lucas dengan menyeringai kepada kakaknya yang marah karena ketidakhadiran kakak iparnya itu.

__ADS_1


Louis hanya mengangguk dan matanya terus melihat ke sekeliling.


"Di mana Hana?" Tanya Louis.


Lucas tertawa kecil.


"Kenapa terburu-buru kakak? Ayo habiskan waktumu dengan adikmu ini." Ucap Lucas.


Louis tetap tampak marah. Lucas lalu menaruh tangannya di pundak Louis.


"Tenanglah kakak. Kakak ipar menunggu dirimu di balkon." Ucap Lucas.

__ADS_1


Mendengar hal itu, Louis tidak membuang waktunya dan langsung meninggalkan pesta itu.


Bersambung...


__ADS_2