Kesempatan Hidup Kedua Hana

Kesempatan Hidup Kedua Hana
Rencana Ryan


__ADS_3

Hana benar-benar banyak mengurangi berat badannya, menyisakan bentuk cantik dari tubuhnya yang membuat banyak wanita lain iri kepadanya. Bahkan saat dia mengenakan sebuah gaun berwarna hitam yang tidak memperlihatkan kulit tubuhnya kecuali kakinya, dia tetap tampak elegan. Tapi tidak ada yang bisa mengabaikan bentuk tubuhnya itu. Tidak heran dia bisa menarik perhatian Louis.


Ryan tiba-tiba merasakan sesuatu di dalam dirinya tentang wanita di hadapannya ini.


Hana merasa canggung dengan tatapan yang diberikan Ryan padanya. Marcus bisa melihat bagaimana Hana merasa tidak nyaman.


"Aku minta maaf Pak Ryan, tapi ada sesuatu yang ingin aku lakukan dan aku membutuhkan bantuan Hana. Jadi kami akan permisi dulu." Ucap Marcus mencoba menghilangkan atmosfer aneh diantara mereka semua.


Hana menghela napas lega. Dia tidak mau menemani Ryan Domani lagi.


...----------------...


Keduanya baik Marcus dan Hana begitu puas dengan model yang akan berjalan di atas panggung catwalk. Mereka hanya berharap semuanya berjalan mulus karena pertunjukannya akan dimulai 15 menit lagi.


"Jadi, apakah kau dan Louis akan bertunangan?" Ucap Marcus melihat sebuah cincin yang Hana kenakan.


Ekspresi sedih terlihat muncul di wajahnya. Hana tidak menyadari perasaan yang di ada pada diri Marcus, dan dia pun hanya tersenyum ceria.

__ADS_1


"Iya." Ucap Hana.


"Oh, selamat." Ucap Marcus.


Bahkan walau Marcus merasa kesal, tapi dia bukanlah tipe orang yang ingin merusak hubungan orang lain. Dia bisa merasa bahagia melihat kebahagiaan di mata Hana. Jadi dia pun melepaskan Hana.


'Aku harap kami bisa menjadi teman baik bahkan walau dia tidak bisa menjadi seseorang yang spesial.' ucap Marcus dalam hati.


Marcus ingin menjadi teman baik bagi Hana. Dia juga suka bekerjasama dengan Hana dan Hana benar-benar efisien dalam pekerjaannya.


"Aku harap kita bisa berteman dengan baik." Ucap Marcus.


Pertunjukan pun dimulai. Satu persatu model berjalan di arena catwalk menunjukkan gaun dan perhiasan mereka. Tidak diragukan lagi clothing line milik Zayn selalu dibuat dengan begitu sempurna dan hal itu membuat para penonton begitu terkagum-kagum. Mereka juga terkejut melihat perhiasan yang tampak begitu indah dan elegan dipadukan dengan gaun itu. Ada anting, gelang, cincin, kalung dan di desain sangat sederhana tapi kelihatan elegan dipadukan dengan gaun itu.


Setiap pakaian di desain bertemakan bunga, daun, dahan, kupu-kupu, membuat pikiran orang-orang berada dalam tema itu.


Fashion show itu berjalan dengan menakjubkan. Setelah show berakhir, Marcus memegang tangan Hana dan mengajak Hana berjalan di catwalk bersamanya. Semua penonton memberikan tepuk tangan untuk Marcus dan Hana.

__ADS_1


Setelah itu banyak orang yang memberikan ucapan selamat kepada mereka dan jurnalis menanyakan beberapa pertanyaan kepada Hana dan juga Marcus. Setelah merasa begitu puas jawaban mereka berdua, para jurnalis itupun pergi.


Hana merasa begitu kelelahan hari ini. Dia ingin pulang ke rumah dan tidur. Dia pun melambaikan tangannya kepada Marcus dan pergi.


Tiba-tiba sebuah sosok muncul di depan Hana.


"Aku minta maaf karena muncul tiba-tiba di depanmu. Tapi aku punya proposal untukmu. Sebenarnya aku memikirkan untuk bisa bekerja sama dengan seseorang dan menunjukkan desain limited edition yang membuat aku benar-benar terpesona dengan desain yang kau buat itu. Maukah kau bekerja sama denganku?" Ucap Ryan.


Setelah banyak pertimbangan, Hana pun berkata 'iya,'. Mereka berdua lalu bertukar kartu nama untuk kelangsungan kerjasama bisnis mereka.


"Baiklah, aku akan menunggu waktu untuk bisa bekerja denganmu Nona Hana." Ucap Ryan.


"Tentu pak Ryan." Ucap Hana dan setelah itu Hana pun pergi.


Ryan menyeringai melihat punggung Hana.


'Ini akan menjadi menarik....' ucap Ryan dalam hati.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2