Kesempatan Hidup Kedua Hana

Kesempatan Hidup Kedua Hana
Fashion Show


__ADS_3

"Jadi kau tahu apa yang harus kau lakukan." Ucap Mira membuang segepok uang kepada seorang pria. "Ingatlah aku membayarmu dengan sebuah tujuan. Jangan membuat aku kesal atau...."


Sebuah tatapan mematikan muncul di mata Mira. Pria dihadapannya itu menelan ludah.


"Aku tidak akan membuatmu kecewa." Ucap pria itu.


Mira menyeringai.


'Hana akan ada pertunjukan bagus di pesta ulang tahun Louis untukmu. Dasar gadis bodoh. Siapa yang akan menyelamatkanmu.' ucap Mira dalam hati.


...----------------...


Hari ini perusahaan Zayn akan melakukan fashion show di mana mereka akan menunjukkan koleksi musim panas mereka. Hana begitu gugup dengan desain perhiasannya. Dia berharap semuanya akan berjalan mulus dan orang-orang akan menyukai desainnya.


Tiba-tiba dia mendapatkan sebuah panggilan di ponselnya. Dia melihat nama dari pemanggil itu dan sebuah senyuman muncul di wajahnya. Dia pun menjawab panggilan telepon itu.


"Halo Louis." Ucap Hana.

__ADS_1


"Hai sayang, all the best untuk desain perhiasan mu. Jangan khawatir, semua orang akan menyukainya. Aku harap aku bisa ada di sana untuk mendukungmu." Ucap Louis.


"Terima kasih Louis. Jangan khawatir, aku tahu kau mendukungku dan aku mengerti kau tidak bisa membatalkan meeting mu. Projects mu itu sangat penting." Ucap Hana.


"Aku mencintaimu Hana." Ucap Louis.


"Aku juga mencintaimu Louis." Balas Hana.


Louis sudah mengatakan kepada Hana tentang Projects Devil yang dia lakukan dan hari ini akan ada pertemuan antara Louis dan presiden. Formula yang dia kerjakan itu hampir selesai. Tapi diperlukan untuk melakukan tes terhadap formula itu. Hana tidak tahu apa sebenarnya projects itu karena Louis tidak memberikan detail apapun. Tapi apa yang Hana tahu, Projects itu adalah Projects yang sangat rahasia.


"Hai Hana..." Tiba-tiba seseorang memanggil nama Hana.


"Oh, halo Marcus. Semuanya sudah siap?" Tanya Hana.


"Iya Hana dan aku ingin memperkenalkan mu kepada seseorang yang merupakan sponsor terbesar dari acara ini. Dia sangat menyukai desain mu. Jadi dia meminta untuk bertemu denganmu." Ucap Marcus memberikan sinyal kepada seseorang untuk mendekat.


Hana begitu penasaran untuk mengetahui siapa orang itu. Tiba-tiba sebuah sosok muncul dari kejauhan. Hana mulai mencoba untuk mengingat siapa orang itu, karena orang itu terlihat seperti pernah dilihat olehnya entah di mana sebelumnya. Hana menggelengkan kepalanya, namun tiba-tiba dia mengingat bahwa itu adalah saudara dari Mira, Ryan Domani.

__ADS_1


"Halo Nona Hana Kurniawan, sungguh suatu kehormatan bertemu denganmu." Ucap Ryan mengangkat tangan Hana dan mencium punggung tangan Hana.


Hana dengan cepat menarik tangannya dan tersenyum sopan.


"Senang bertemu denganmu Pak Ryan Domani." Ucap Hana.


Ryan mengangguk.


"Aku ingin bertemu denganmu karena aku menyukai desain mu. Desain yang kau buat itu sangat unik. Bisakah kau mengatakan kepadaku di mana kau mendapat inspirasi dari perhiasan itu?" Tanya Ryan.


"Sebenarnya aku sejak dulu selalu tertarik kepada desain perhiasan. Aku belajar semua ini dari Oma ku. Tapi sayangnya Oma ku sudah meninggal. Aku ingin membuka bisnis perhiasan ini untuk mengenang Oma." Ucap Hana.


Hana mencoba untuk mengontrol perasaannya. Dia masih mengingat Omanya yang sudah meninggal sejak 3 tahun lalu. Tapi Hana masih merindukan kehadirannya. Bagi Hana, Oma nya adalah satu-satunya yang terbaik yang dia miliki. Oma nya itu adalah orang yang selalu dekat dengan Hana, di saat orang lain menjauhi Hana. Tidak ada orang lain yang memperlakukan Hana sebaik yang dilakukan Oma nya kepada dirinya.


"Aku minta maaf Hana." Ucap Ryan.


Dia melihat ke arah Hana dengan intens. Bagi Ryan, ada sesuatu tentang diri Hana yang sangat berbeda dari wanita lain. Ini pertama kalinya Ryan melihat Hana dengan jelas.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2