Kesempatan Hidup Kedua Hana

Kesempatan Hidup Kedua Hana
Rencana Louis


__ADS_3

Louis menciptakan kegaduhan di kantor intelijen pemerintahan. Tidak ada yang berani mengatakan apapun karena bagaimanapun presiden dari negara ini juga memberikan dukungan kepada Louis.


"Sial! Dengan anggota terbaik dari pasukan intelijen ini, tetap tidak ada yang bisa melacak satu orang itu." Teriak Louis.


"Tenanglah Pak Louis. Kami akan menemukan tunangan Anda." Ucap seorang petugas militer yang ada di sana.


"Itulah yang tidak bisa aku tunggu. Tunangan ku itu tengah hamil. Aku bersumpah, jika sesuatu terjadi kepadanya, aku tidak akan mengampuni siapapun." Ucap Louis dengan dingin.


Tatapannya begitu tajam melihat ke semua orang yang ada di sana


Petugas itu menelan ludah melihat ke arah tatapan Louis yang dingin. Bagaimanapun Louis merupakan yang terbaik dan yang terkejam dalam dunia militer dan tidak ada satu misi pun yang pernah gagal dilakukannya.


"Bos, kami menemukan sesuatu." Ucap salah seorang anggota di dalam ruangan itu.


Louis dengan cepat berjalan ke arah pria itu.


"Apa yang kau temukan? Tunjukkan padaku." Ucap Louis.


"Bos, lihatlah area ini sangat aneh. Satelit bisa mengambil gambar di sekitar area ini. Tapi saat aku mencoba untuk mengambil gambar lebih dekat di seputar area ini, satelitnya selalu kehilangan sinyal dan layarnya menjadi menghitam. Lihat, aku akan menunjukkannya kepada anda." Ucap pria itu menunjukkan gambar yang ada.

__ADS_1


"Kelihatannya mereka memiliki teknologi yang sangat canggih dan siapapun yang ada di balik semua ini, mereka sangat hebat. Akan menjadi sangat bahaya untuk masuk ke arah teritorial mereka tanpa mengetahui area yang akan kita masuki." Ucap Lucas melihat ke arah laporan itu.


"Tidak ada yang bahaya dan hal yang sulit bagiku." Ucap Louis.


Sebuah senyuman muncul di bibirnya. Dia melihat ke arah adiknya dan petugas yang ada di dalam ruangan itu.


"Ayo pergi ke ruangan meeting dan informasikan kepada semua anggota militer pasukan Dragon dan katakan kepada mereka bahwa aku menginginkan mereka untuk datang sekarang juga." Ucap Louis.


Setelah 30 menit dalam kebisuan, anggota militer pasukan Dragon tiba di markas intelijen. Mereka lalu memberi hormat kepada Louis.


"Anda memanggil kami Bos?" Ucap salah satu dari mereka.


Mata dari komandan pasukan itu tampak berbinar. Dia langsung memberikan hormat tanda setuju kepada Louis.


"Suatu kehormatan bagi kami untuk melakukan misi ini bersama Anda Pak." Ucap Komandan pasukan itu.


Louis mengangguk dan mulai mengatakan kepada mereka tentang rencananya.


Louis, komandan pasukan itu Kenzo dan para petugas lainnya terus menatap ke arah Louis.

__ADS_1


"Kakak, maaf jangan marah. Aku ingin bertanya, tapi bagaimana kau bisa sangat mengetahui tentang area itu?" Ucap Lucas.


"Insting." Balas Louis dengan melihat ke arah semua orang dengan tatapan kosong.


"Aku akan menanyakan kepada kalian lagi dan aku tidak akan memaksa siapapun masuk ke dalam misi ini. Jadi siapapun yang ingin mundur dari misi ini bisa pergi sekarang juga." Ucap Louis.


Semua orang melihat satu sama lain. Tapi komandan Kenzo tidak terkejut dengan strategi yang Louis katakan. Bagaimanapun dia sudah bekerja begitu dekat bersama Louis dan tidak ada yang mengetahui apa yang ada di dalam pikiran Louis kecuali Louis sendiri.


"Aku mempercayaimu Bos." Ucap komandan Kenzo dengan yakin.


"Aku mempercayaimu Kak." Ucap Lucas.


"Kami akan membantu Anda Bos." Ucap petugas lainnya.


Bagaimanapun itu bukan hanya pekerjaan pribadi bagi Louis, tapi juga mereka semua karena tengah berhadapan dengan kriminal paling dicari di dunia bawah. Louis melihat ke arah semua orang dan mengangguk.


'Terima kasih kepada kehidupanku yang sebelumnya. Jadi ku tahu di mana tempat itu. Catat ini Ryan, sejarah akan diulang kembali. Tapi kali ini kau akan berbaring dengan terbujur kaku di tanah.' ucap Louis dalam hati.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2