Kisa Mistis Saat Tinggal Dirumah Panggung.

Kisa Mistis Saat Tinggal Dirumah Panggung.
part 02. Bau amis.


__ADS_3

Sepulang sekolah aku dan lisa kembali menusuri jalan setapak dan melewati beberapa kebun milik warga,hanya inilah satu-satunya akses jalan yang digunakan pulang pergi dari rumah kesekolah dan juga digunakan oleh warga setempat.


"Udah pulang neng" tanya bu wati yang tiba-tiba menyapa didekat pohon pisang miliknya,yang seketika membuat aku dan lisa terkejut.


"Entah kapan bu wati berdiri didekat pohon pisang itu,perasaan tadi...!!! Ah sudahlah mungkin aku sedang linglung karna efek lapar" gumamku.


"iya bu udah pulang" jawabku dengan sedikit senyum sembari mengangguk.


"oh... Mama kamu ada dirumah"tanya bu wati kembali, sambil menyingkirkan daun pisang yang sudah mulai menguning.


"Tumben bu wati bertanya seperti itu ?" bisik lisa,ku senggol lengannya agar mulutnya tetap diam.


"I-iya bu ada dirumah" jawabku sedikit gugup.


"Oh... " Jawabnya singkat sambil sesekali melirik kearah kami dengan tatapan sedikit aneh.


"Yaudah bu, kami permisi duluh" ucapku seraya berpamitan dan segerah menarik tangan lisa.


"Kamu kenapa sih, berkata seperti itu tentang Bu Wati ?"tanyaku setelah menjauh dari bu wati.


"Cuman aneh ajah sih,tumben bu wati bertanya tentang mama!!!padahal selama ini ia begitu tertutup dan juga jarang menyapa kita, apa lagi pada orang lain,belum lagi banyak beredar gosip tentang bu wati" jawab Lisa dengan enteng.


"Itukan cuman gosip,yang belum tentu benar adanya,jadi !! jangan terlalu percaya dengan yang namanya gosip, " ucapku mengingatkan kembali


"Aku cuman agak was - was ajah sih ka,takutnya gosip itu benar adanya, apa lagi kan,saat ini mama sedang hamil tua."timpalnya dengan sedikit rasa khawatir.


"Huss... Kamu ini, jangan berpikir terlalu jauh deh,kita doakan saja mama, semoga selalu dalam lindungan ALLAH SWT" ujarku menepis rasa takutya.


"Iya ka maaf, tapi...."


" Nga usa banyak tapi- tapi"timpalki sembari memotong ucapannya.


" Yaudah !!!


" oh iya ka, ngomong-ngomong,sudah bertahun-tahun kita tinggal dirumah itu, baru kali ini lisa melihat penampakan" ucapnya mengingat kejadian tadi pagi.

__ADS_1


"Iya,ya!!! Atau janga-jangan dia lagi iseng kali sama kamu, makanya dia menampakan diri" sahutku dengan sedikit bercanda untuk mencairkan suasana.


"iiiss... Jangan bercanda dong ka,aku ini serius loh!! " jawabnya dengan kesal sembari memayungkan bibir.


" Nga usah terlalu serius, lagian siapa suruh kamu ngebahas penampakan itu lagi,jadinya kamu takut sendiri" timpalku sedikit terkeke.


"Tau ah!!! nga usah dibahas" balasnya dengan sedikit cemberut.


saat sedang asik mengobrol, seketika bau anyir darah tercium walaupun baunya belum begitu menyengat. Tepatnya pada saat kami sedang melewati pohon aren.


"De!!... Kamu cium bau ayir darah nga sih"tanyaku saat menghentikan langkah kakiku sambil melirik kekanan dan kekiri,untuk mencari sumber bau.


"Iya ka !!!kok aneh ya,tiba-tiba ajah ada bau anyir darah, mana baunya sudah mulai tajam lagi" jawanya sambil menutup lubang hidung dan melihat kesekeliling arah. tak lama kemudian bau anyir itupun seketika menghilang.


" Loh,Kok,tiba-tiba baunya udah hilang sih ka!!! ane bangat ya, atau jangan- jangan ada..." Ucapanya membuat bulu kudukku seketika berdiri.


"Husss...Kamu ini, selalu ajah berpikiran yang ane-aneh,ayo lanjut lagi jalannya" balasku memotong ucapannya,padahal aku juga sudah mulai merasa ketakutan, akan tetapi aku tetap terlihat santai.


"iiss... Kaka Lina nga seruh deh,masa aku mau bicara ajah udah dipotong" jawanya tidak terima.


"iih kaka, tungguin aku dong" panggilnya sambil berjalan mengekor dibelakangku dengan sedikit cepat.


Mereka tak sadar bahwa sendari tadi ada yang memperhatikan mereka.


*****


Setelah menempuh perjalanan 500 meter dari sekolah, akhirnya kamipun tibah dirumah dengan selamat, yang seketika membuat hatiku lebih tenang,sebab, masih terngiang dipikiranku kejadian aneh saat melintasi perkebunan aren yang begitu rimbun.


"Assalamu allaikum" ucap kami serempak saat menaiki anak tangga.


"Wa allaikum salam"jawab papa yang sedang asik merokok diruang tamu. Kamipun menyalami tangan papa dengan takzim.


"Pa,Mana mama ?" tanyaku sambil melepas sepatu dikakiku, sedangkan Lisa sudah masuk kedalam kamar untuk mengganti pakaiannya.


"Itu didapur sedang menyiapkan makan siang" balas papa menunjuk kearah dapur.

__ADS_1


bergegas aku menghampiri mama di dapur yang ternyata benar sedang menyiapkan makan siang,kebetulan juga perutku sudah mulai meronta -ronta untuk meminta haknya.


"Wah!!! kayanya enak nih ayam gorengnya"ucapku sambil mencomot potongan ayam goreng yang sudah di sajikan.


"Plak... enak ajah main nyelonoh!!! Sana ganti baju duluh, setelah itu cuci tangan baru makan" pinta mama setelah memukul tanganku.


"iiiss... Mama galak amat sih,lagian cuman sedikit juga" timpalku sambil berlalu masuk kedalam kamar.


"Makanya jangan main nyelonoh ajah,kan kena tapok tu tangan" ucap Lisa sambil sesekali terkekeh.


*****


Tak terasa waktu mangrib pun sudah tiba. aku dan Lisa mulai menyalakan lampu sumbu satu persatu, setelah itu kami kembali duduk di sejadah masing-masing untuk menunggu waktu adzan tiba, sambil terus berdzikir.


Kini waktu sholat sudah tiba dan papa yang menjadi imam bagi kami.


Setelah memberi salam kearah kanan dan kekiri sekilas aku melihat ada bayangan hitam masuk kearah dapur.


"Astagfirullah halazim" gumamku dalam hati. Aku kembali fokus untuk melatunkan dzikir, selah berdzikir kami mulai mengada tangan untuk memanjatkan do'a agar selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.


" Ma, mama sempat liat ngga bayangan hitam masuk kearah dapur"tanyaku sambil melepas mukena dikepalaku.


"Apa,bayangan hitam ?" jawab mereka bertiga dengan serempak.


"Nga ada tuh mama liat"jawab mama sambil melipat mukenanya.


" mungkin kamu salah liat kali" timpal papa sambil membuka songkok dikepalanya.


" Makanya kalau sholat itu harus fokus,jangan pikiran melayang kemana-mana" timpal Lisa sambil berlalu masuk kedalam kamar.


"Apa mungkin iya aku nga fokus pada sholat!! Tapi,sepertinya aku nga salah liat deh" gumamku.


"kenapa bengong sih" tanya mama.


"Ngga ko ma"jawabku.beranjak dari tempat sholat serta melangkahkan masuk kedalam kamar.

__ADS_1


Bersambung.....


__ADS_2