Kisah Klasik Cinta Di Masa Lalu

Kisah Klasik Cinta Di Masa Lalu
Episode Dua Puluh


__ADS_3

Acara pelatihan pun berakhir tepat pukul Tujuh malam. Ada sekitar Lima Belas peserta Diklat dari perusahaan yang berbeda. Semua peserta dari luar kota M. Tampak wajah letih terpancar dari semua peserta Diklat, dari pagi jam Delapan sampai malam mereka mengikuti Diklat, yang merupakan ilmu baru bagi mereka semua. Tak terkecuali Sisca yang sangat kelelahan, bagaimana tidak lelah, semalaman digempur oleh kekasihnya dan pagi nya langsung mengikuti Diklat hingga malam..hehehe!


"Aku langsung ke kamarku ajja ya sis, kasihan kamu tampak lelah...istirahatlah, aku gak mau mengganggumu...!"Fatih memulai obrolan mereka selama perjalanan menuju lift untuk menuju kamar keduanya.


"Terserah kamu...aku memang letih, mau langsung istirahat saja.!"jawab Sisca kemudian.


"Tapi kamu jangan lupa bersihkan badan dulu sebelum tidur, kan gak enak kalau tidur badan kita lengket semua...!"kata Fatih mengingatkan Sisca.


"Iyya... "Kalau aku gak malas sih..!"ujar Sisca dalam hatinya, dia gak mau Fatih mendengar nya,,,maklum Sisca sekarang benar benar merasakan lelah yang sangat. Rasa rasanya tulang nya mau copot...ha ha ha...!hiperbola banget ya....xixixi.


Setelah Sisca sampai di depan kamarnya, Fatih langsung berpamitan pada Sisca untuk langsung menuju kamarnya, dia gak mau mengganggu Sisca, karena kalau mereka berdekatan yang ada penginnya bercinta terus....hehehe!


Sekarang Sisca di kamarnya,,,dia langsung mengganti baju nya dengan baju tidur berbahan satin lengan pendek, yang sepanjang lutut, dia mengubah AC kamarnya dengan suhu 25 derajat sesuai suhu kamar. Sisca langsung naik ke atas ranjangnya tanpa membersihkan wajah dan badannya, dia sudah tidak peduli lagi, yang ada keinginan nya saat ini adalah tidur.


Sedangkan di kamar Fatih...


Fatih langsung membuka pintu kamarnya dengan key card, dia menyalakan lampu, AC kamarnya, dan langsung menuju kamar mandi, dia mengisi bathtube kamar mandinya terlebih dahulu dengan air hangat....


Setelah berendam dan mandi selama 30 menit lamanya, Fatih menggunakan kaos lengan pendek warna biru dan celana pendek berbahan catoon. Lalu dia mengambilnya gawainya yang tadi dia letakkan di atas kasur,,


Fatih mencoba berkali kali menghubungi kekasihnya itu, namun tidak diangkat angkat hingga panggilan ke lima kalinya...!

__ADS_1


"Kemana ajja sih Sisca nih...di telephon gak diangkat, masak jam segini sudah tidur!! Mestinya dia kan harus mandi dulu sebelum tidur...!"Fatih mulai khawatir dengan kekasihnya itu, karena gak biasanya seperti ini.


"Apa aku harus menyusul ke kamarnya sekarang ya, takutnya ada apa apa dengannya...!"gumam Fatih pada dirinya sendiri. Dan akhirnya Fatih memutuskan untuk turun menuju kamar Sisca.


Tok..tok...tok... Fatih berkali kali mengetuk pintu kamar Sisca, namun belum ada tanda tanda sang penghuni kamar untuk membukakan pintu. Dan setelah ketukan yang ke Delapan, tampak pintu kamar Sisca terbuka dan muncullah kepala Sisca dengan mata masih agak terpejam...."ya....!" Kamu ngapain kesini sayang...aku ngantuk nih...!"kata Sisca yang masih mengantuk dengan mata menyipit.


Lalu Fatih mendorong pelan daun pintu kamar Sisca, kemudian Fatih membantu Sisca menutup daun pintu kamar Sisca tersebut.


"Aku pikir ada apa apa sama kamu sayang, aku telephon kamu berkali kali tapi gak diangkat angkat...aku sangat khawatir, makanya aku kesini...!"ujar Fatih dengan masih menuntun tubuh Sisca menuju ranjang empuknya. "Hati hati sayang...!"ujar Fatih dengan penuh perhatian. Yang hanya dijawab deheman pelan oleh Sisca.


Dengan telatennya Fatih merebahkan tubuh Sisca lalu menyelimuti tubuh indahnya itu dengan selimut hotel, lalu Fatih juga ikut merebahkan dirinya sendiri di samping Sisca, dia memeluk tubuh Sisca dari belakang, tak lupa Fatih mencium kening Sisca dengan sayang. "Tidurlah sayang...aku disini menemanimu..!"kata Fatih yang berbicara tepat di belakang telinga Sisca. Sedangkan Sisca langsung tertidur dengan pulasnya, tidak bereaksi dengan ucapan Fatih tadi.


Hingga pagi menjelang, tepat pukul Lima...Sisca bangun dulu, dia menggeliat merasakan tubuhnya yang kaku semua, karena semalaman dia tidak berubah posisi karena dekapan Fatih yang tidak lepas lepas dari tubuhnya itu.


"Sayang...bangun, ini sudah pagi. Kita harus siap siap...!"Sisca berusaha membangunkan Fatih dengan mencium pipi kanan nya sambil menggoyang goyangkan bahunya.


"hmm...apa kamu berusaha menggodaku sayang ..!"senyum Fatih saat membuka matanya, melihat kekasihnya itu yang mencium pipinya di pagi hari. Benar benar momen yang begitu di idam idamkan oleh banyak pria, bangun pagi langsung mendapat ciuman dari sang isteri....wahhh pasti gak kebayang kan betapa senangnya Fatih saat ini...!!hehehe.


"iihh itu kan maunya kamu sayang, aku loh hanya membangunkan mu, gak ada niat menggoda...!"ujar Sisca yang berusaha turun dari ranjangnya dengan melangkahi tubuh Fatih tentunya. Namun hal tersebut dimanfaatkan oleh Fatih untuk menangkap tubuh indah kekasihnya itu supaya tetap berada di atas tubuh Fatih.


"Sayang lepasin aku, aku mau ke kamar mandi...!"elak Sisca ketika Fatih berusaha mencium bibir Sisca.

__ADS_1


"Sudahlah... nanti saja ke kamar mandinya, sekarang aku sangat ingin menikmati tubuhmu sayang..."ujar Fatih dengan mengeratkan pelukan di pinggang Sisca.


"Tapi aku sudah tidak tahan ini, aku mau buang air kecil...!"kata Sisca dengan nada penuh penekanan. Karena memang sudah jadi kebiasaan Sisca, bangun pagi hari dia harus langsung ingin ke kamar mandi. Dia gak pengin ngompol di tempat tidur...hehehe.


"Jangan lama lama ya sayang, setelah itu langsung kemari. Ini adek kecilku sudah meronta ronta kangen kamu katanya....!" Kata Fatih dengan nada menggoda serta memberikan ciuman singkat untuk kekasihnya sebelum Sisca berlari menuju kamar mandi.


Dan kini Sisca langsung ke tujuan awalnya ke kamar mandi, setelah membuang hajatnya dia langsung kembali lagi ke ranjang nya, dimana kekasihnya sudah menunggu. Sisca akhirnya mau memenuhi permintaan kekasihnya itu. Karena sejatinya Sisca juga ketagihan bercinta di pagi hari...xixixi!


Ternyata ngarep juga....!


Pagi ini...mereka hanya melakukan Satu ronde saja yang saling berbagi peluh diatas ranjang empuk kamar hotel yang ditempati Sisca. Mereka juga diburu waktu untuk segera mengikuti Diklat di hari ke-dua.


Setelah kegiatan mereka, keduanya langsung membersihkan badan bersama, yang benar benar mandi ya...hehehe.


Sisca keluar dari kamar mandi hanya berbalut handuk putih yang hanya setinggi lutut, sekarang Sisca tidak canggung sama sekali di hadapan Fatih dengan hanya menggunakan handuk. Maklum,,mereka sudah sering melakukan hubungan suami isteri meskipun belum sah di mata agama dan negara.


Mereka berdua akan saling mengikat dalam tali pernikahan sepulang dari pelatihan ini. Dan semoga saja keluarga keduanya memberikan restu untuk niat baik Fatih dan Sisca. Aminnn..


Namun Fatih maupun Sisca yakin 100 persen, orang tua mereka mau memberikan restu, karena mereka saling mengenal satu sama lain. Dulu sempat bertetanggaan, namun keluarga Sisca pindah keluar kota sejak Sisca duduk di bangku sekolah pertama.


Rencana Fatih dan Sisca akan mencari cincin pernikahan pas hari terakhir mereka berada di kota M ini, biar niat baik mereka segera terlaksana.

__ADS_1


Kita do'akan bareng bareng yaa...!hehehe


__ADS_2