Kisah Klasik Cinta Di Masa Lalu

Kisah Klasik Cinta Di Masa Lalu
Episode Sembilan


__ADS_3

Setelah 4,5 tahun lamanya Erlita menempuh pendidikan di fakultas kedokteran kini saatnya Erlita serta mahasiswa lainnya merayakan wisuda dengan penuh suka cita, termasuk bagus yang notabene teman satu kelas Erlita dan selalu menemani kemanapun Erlita pergi, karena sejak mereka di tingkat semester 7, akhirnya Erlita menerima bagus sebagai kekasih plus sebagai tunangannya. Itupun berkat kerja keras bagus untuk mendekati Erlita. Karena disini Erlita pernah merasakan patah hati hingga berkeping keping, semenjak tidak ada kabar dari Fatih hingga kini, "Fatih telah melupakan aku..." Gumam erlita.


Dengan kegigihan bagus bisa meyakinkan Erlita untuk segera menikahi sang pujaan hati, begitu mereka merayakan kelulusan, karena bagus tidak mau lama lama menjalin hubungan dengan erlita, karena dia sangat mencintai gadis pujaan hatinya itu, mungkin takut diambil orang kali ya....! Kata Author sihh....


Dan kini di gedung serbaguna fakultas kedokteran ada ratusan mahasiswa/wi yang merayakan kelulusan dengan gelar dokter umum, tak terkecuali Erlita dan bagus yang saat ini selalu menempel, tak terpisahkan.


Hingga teman satu tingkatnya menegur bagus dengan menepuk bahu pundak kanan nya..


"Hei Gus....kamu barisan belakang sana, masak kamu nempel ke Erlita terus, kita kita tuh sudah tahu kalo loe itu tunangan Erlita, gak mungkin kita ambil ..!" Goda salah satu teman mereka yakni satria.


"Yee siapa juga yang takut, Erlita juga gak bakalan mau ke cowok lain selain aku.." jawab bagus dengan kepedean setingkat dewa, saking bucin nya dia ke Erlita.


Sedangkan Erlita hanya tersenyum malu dengan menundukkan kepalanya dengan khidmat....(ehh...seperti mau upacara ajja kali ya...,he ...he..), Yang akhirnya dijawab sorakan oleh mahasiswa yang lain hingga menimbulkan kegaduhan sesaat.


Hingga akhirnya kini acara wisuda mereka telah usai, yang ada saat ini kedua orang tua bagus mengajak Erlita serta kedua orang tua Erlita ke restoran terdekat, guna menjalin keakraban kedua belah pihak. Serta mereka para orang tua akan membicarakan rencana pernikahan bagus dan Erlita yang akan dilangsungkan 1 bulan kedepan. Sesuai janji orang tua bagus dulu, bahwa akan menikahkan anaknya tersebut segera bila ada yang mau....hee...heee (maksudnya tuhh biar tidak menimbulkan dosa lebih besar pemirsah).


Pembicaraan diawali deheman dari tuan Rahmat, sebagai ayah dari bagus.."eehhmm..maaf ini saya mengawali pembicaraan tentang nasib putra putri kita ke depannya pak...Bu..." Kata pak Rahmat membuka obrolan.


"Iya pak, Monggo...kita sebagai orang tua sangat mendukung rencana baik nak bagus kepada putri kita berdua,,,bukannya begitu kan Bu..?" Tanya ayah Erlita kepada ibunda Erlita.


"Betul itu pak, ibu sihh setuju setuju saja, biar tidak ada fitnah dan dosa yang lebih besar bila mereka selalu berduaan terus.."jawab ibunda Erlita dengan polosnya.


"Iya jeng...apalagi pergaulan sekarang tuhh berbahaya banget....dan saya sebagai mamanya bagus sangat mengharapkan cucu...hee...hee...maklum bagus kan anak kita satu satunya jeng..." Ujar mama bagus dengan keras, karena selama ini di kediaman bagus penghuninya selalu sibuk dengan kegiatan masing masing.

__ADS_1


Sedangkan Erlita tampak kaget dengan keinginan mamanya bagus yang secara tidak langsung menuntutnya untuk segera hamil. Tapi beda reaksi Erlita dengan bagus nih..!


Bagus malah tambah semangat dengan obrolan para orang tua.


,Haa..haa..bagus sepertinya  sangat tidak sabaran ya...!


Hingga kesepakatan rencana pernikahan mereka berdua sudah di Tokk palu..kayak palu nya bapak hakim..xii..Xii..!


Setelah satu bulan berlalu dari kesepakatan antar orang tua Erlita dan bagus kini sudah hampir 90% rencana pernikahan keduanya digelar.


Dan kini Erlita tampak berkirim pesan di group 3 bidadari, yakni para sahabat erlita sejak di bangku sekolah pertama, yang isinya hanya 3 orang: Erlita, Sofia dan dewi. percakapan  group Srikandi


"Assalamualaikum, siang menjelang sore prend...jangan lupa Dateng ya di acara nikahan ku besok lusa...awas kalau kalian gak datang..!"ancam Erlita.


"Oia Lit...kamu beneran jadi nikah sama tuh bagus..? Apa kamu sudah bisa melupakan Fatih nihhh...!" Goda Dewi dengan polosnya, tanpa ada saringan kata.


"Yakin kalau sekarang, lagian kenapa pula aku harus menunggu dia yang tanpa ada kabar...aku juga butuh sosok yang bisa melindungi aku,,,!" Jawab Erlita, yang tanpa Dewi sadari bahwasanya kini Erlita membalas pesan sahabatnya itu sambil menangis tersedu. Yang bisa peka dan memahami perasaan Erlita saat ini hanya Sofia.


Sofia langsung sadar bahwa efek dari pertanyaan Dewi, akan menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi Erlita. Karena hanya Sofia yang tahu sejauh mana hubungan Erlita dan Fatih dulu.


"Sabar ya Lita....semangat ajja, semoga bagus ini bisa menjadi suami yang kamu impikan selama ini...!" balas Sofia dengan tulus.


"Aminnn.." balas Erlita dan Dewi.

__ADS_1


Dan obrolan mereka pun membahas yang lain sekitar pengalaman Sofia menjadi desainer yang cukup terkenal di kotanya. Oia yang jelas disini Erlita dan bagus memakai gaun pengantin hasil desain sahabatnya itu, yakni Sofia.


Tak lama kemudian, Sofia langsung menghubungi Erlita lewat gawainya, karena Sofia tidak puas bila hanya berkirim pesan.


"Assalamualaikum Lit...kamu jangan marah ya ke Dewi karena obrolan kita tadi tentang Fatih..!" Kata Sofia dari seberang.


"Kamu tenang ajja Sofia, kayak gak tahu aku ajja kamu ini...,aku gak akan marah ke Dewi"jawab Erlita dengan tegas. Erlita memang benar tidak marah, dia hanya bersedih saja yang akhirnya menangis Bombay...hehee.


"Kamu memang sohib ku yang baik Lit..., Oia gimana rencana kamu setelah nikah?? Mau honeymoon kemana nih....??" Goda Sofia dengan gaya centilnya.


"Iihh...kamu nihh bikin aku malu ajja sof...,lagian aku masih belum kepikiran mau honeymoon atau gak" jawab Erlita dengan suara rendahnya. Karena yang dia takutkan adalah saat malam pertama mereka berdua, karena Erlita sudah tidak perawan lagi dan dia takut kalau kalau suaminya... Seorang bagus itu menuntut keperawanan nya Erlita. Terkadang kan memang cowok seperti itu ya...!


"Ngapain kamu malu sama aku Lit ..kita kan saudara" jawab Sofia.


"Iya memang kita saudara, tapi kamu kan tahu sendiri Sofia dengan kondisiku yang sudah tidak gadis lagi, aku takut bagus nantinya akan menolakku, setelah tahu bahwa aku sudah tidak perawan lagi.." ucap Erlita dengan lesu.


"Hei....semangat dong sayang.. bagus gak akan sepicik itu pikirannya, menurutku sihh dia pria yang baik dan setia ke kamu"jawab Sofia penuh penekanan, agar Erlita percaya dan tidak pesimis lagi.


"Iya...Sofia. aku sudah semangat nih...(sambil senyum senyum sendiri, seolah olah Sofia di seberang sana tahu dengan perubahan wajahnya itu)"ujar Erlita akhirnya.


"Oia Sofia...aku tutup ya telephon nya, aku mau mandi, gerah banget nihh" ucap Erlita, memberi tanda untuk mengakhiri percakapan mereka.


Dan obrolan kedua sahabat tersebut berakhir. Karena Erlita harus membersihkan tubuhnya, dia akan mandi susu di dalam kamar mandi, sebagai bentuk persiapan nya sebagai pengantin baru. Erlita berjanji harus memberikan servis yang terbaik kepada bagus, agar bagus tidak kecewa terhadap dirinya.

__ADS_1


__ADS_2