Kisah Naira

Kisah Naira
15


__ADS_3

"Aku bersalah pada Naira aku selalu berkata kasar pada nya sial."ucap Fathan memukul kebudi nya


"Aku harus meminta maaf".ucap Fathan lagi


"Biar aku temani kita ke kantor Naira saja".ucap Daffa.


####


Naira ada meeting di luar bersama Laila karna Naira lagi banyak masalah membuat wajah suram. Laila makin takut


"Maaf kami telat tuan".ucap Naira duduk


"Tidak apa apa nona kami bisa maklumi".ucap nya


"Asisten nona sangat cantik."puji anak nya dan tersenyum saat bersalaman anak nya juga mengelus tangan Laila membuat Laila tidak nyaman


"Langsung saja tuan".ucap Naira menjelaskan semuanya di bantu juga Laila


"Kami akan menyetujui nya tapi aku meminta syarat."ucap nya


"Apa syaratnya "ucap Naira penasaran


"Aku ingin asisten nona melayani saya dan nona menyerah kan nya kepada saya".ucap anak nya dengan sombong


Naira yg tau maksud anak nya hanya tersenyum tau maksudnya Naira mengepal kan tangan nya tapi Naira berusaha tenang


"Wah apa ini kalian melamar asisten saya gimana menurut mu Laila apa kau menerima nya".ucap Naira tersenyum


"Melamar saya."ulang Laila


"Cih! ngak usa ge'er kamu saya bukan melamar kamu tapi saya meminta tubuh mu itu syaratnya."ucap nya sombong


"Tuan sudah tau jawaban nya."ucap Naira tersenyum


"Nona saya tidak mau nona meski saya tidak punya apa apa bukan berarti saya cewek murahan."ucap Laila takut


"Apa kau menolak perintah bos mu".ucap anak nya berusaha merangkul dan berusaha mencium Laila


"Nona saya ngak mau nona".ucap Laila berusaha menolak


Brak


"Hentikan".bentak Naira memberi tatapan tajam nya membuat Laila ketakutan


"Kamu mau membuat nona kamu marah" ucap nya mengejek


"Anda telah melakukan penghinaan dan pelecehan" .ucap Naira dingin


"Nona jika nona tidak memberikan syarat maka kita anggap kerja sama nya batal dan saya tidak segan segan menghancurkan perusahaan nona."ucap nya sombong


"Kita liat siapa yg akan hancur disini".ucap Naira pergi di ikuti Laila .Laila tidak ingin bertanya karna melihat Naira sangat marah Laila juga tidak tau apa Naira marah kepada nya .sampai mobil mereka sampai kantor Naira hanya diam menahan amarah nya wajah nya memerah menahan amarah


Brak


Naira masuk keruangan nya dan membanting pintu karena Naira sangat marah karna masalah keluarga nya dan di depan mata nya asisten nya di lecehkan sebenarnya Naira kaget kehadiran Fathan dan Daffa di ruangannya tapi karna sangat marah Naira hanya melirik sekilas dan duduk menelpon seseorang


"Dia kenapa".bisik Fathan menelan Saliva nya


"Kayak nya dia lagi marah sangat menakutkan" bisik Daffa menelan Saliva nya


"Sekarang kamu datang ke ruangan ku sekarang".bentak Naira di telpon


Tut


Naira sangat marah belum selesai masalah Saira ,Gibran, mama nya dan Fathan sekarang Naira sudah menggangap Laila sebagai adik nya harus di lakukan seperti itu

__ADS_1


Tok tok tok


"Masuk".teriak Naira .Fathan dan Daffa hanya diam melihat kenapa Naira semarah itu


Cklek


"Ya nona."ucap seseorang pria


"Andri saya sangat marah saat ini saat saya meeting untuk kerja sama klien meminta syarat nya itu asisten ku saya sangat marah anak klien saya ingin melecehkan dan juga menghina asisten saya kamu sudah tau kan apa yg harus kamu lakukan".ucap Naira menahan emosi nya


"Siapa orangnya nona."ucap Andri


"Tuan Joy prananto."ucap Naira


"Maaf nona dari yg saya tau dia orang yg sangat berbahaya dia berteman dengan orang orang di dunia hitam jika kita memberi nya pelajaran bisa jadi kita yg celaka".ucap Andri menunduk


"Kamu pilih saya yg bertindak apa kamu".ucap Naira tajam


"Yg perlu kau lakukan cari bukti kejahatan mereka dan serah kan pada saya selebihnya saya yg akan urus."ucap Naira dingin


"Baik nona saya permisi".ucap nya lalu pergi Naira melirik Fathan dan Daffa ingin bertanya apa lagi Daffa yg di kenal Naira tapi kemarahan belum hilang


Dret dret


Ponsel Naira berdering


"Ya Bagas".ucap Naira


"Nona saya mendapatkan informasi bahwa semalam semalam t..tuan Gibran".ucap Bagas takut


"Katakan dengan jelas bagas semalam Gibran kenapa".bentak Naira


"Semalam t..tuan Gibran m...meniduri seorang gadis."ucap Bagas takut


Brak


Tut


Wajah Naira semakin merah padam menahan amarah nya dan memejamkan mata nya menghilangkan amarah nya


"Seperti Naira lagi banyak masalah mending di rumah aja kau meminta maaf".bisik Daffa


Cklek


"Naira Nandana".teriak seseorang dengan beraninya


"Biasa kan masuk itu ketuk pintu dulu".bentak Naira ke orang itu


"Wah dia sangat berani sama Naira dia punya nyawa berapa ngak tau apa Naira lagi marah."bisik Daffa


"Jika ada sesuatu mending kamu pulang dulu Naira lagi sibuk."ucap Daffa ke wanita itu


"Kalian diam ini bukan urusan kalian".bentak nya


"Kau bisa diam tidak aku lagi ngak mood untuk berdebat atau sekalian kau pergi".teriak Naira kesal bercampur marah


"Ngak tau apa macan betina lagi marah".bisik Daffa


"Kita liatin aja jika nanti keadaan nya gawat baru kita bertindak "bisik Fathan


"Hei kau berani membentak dan berteriak pada ku".ucap nya menjewer Naira


'"Aw....aw ....aku lagi kesal dan marah kenapa kau menjewer ku".teriak Naira menahan sakit nya di jewer


"Wah ternyata die lebih galak dari macan betina liat dia ngejewer Naira".bisik Daffa

__ADS_1


"Kau banyak kesalahan pada ku terutama kau nikah ngak bilang."teriak nya


"Lepas kan dulu aw....lepas Kalisyah Reynand ".teriak Naira makin kesal tapi mau gimana jika menyankut sahabat nya ini Naira tidak bisa apa apa


"Ngak akan makan ni".ucap Kalisyah


"Aw......aw....ya maaf maaf karna ngak kasi tau kau aku nikah ."ucap Naira menahan telinganya


"Sakit tau kenapa kau menjewer ku."ucap Naira setelah Kalisyah melepas jewerannya


"Tapi aku kasih hukuman lain."ucap Kalisyah lagi menggelitik Naira


"Hahahah berhenti Kalisya ini geli hahaha".ucap Naira berlari


"Sini kau aku sangat kesal sama kau".teriak Kalisya mengejar Naira dan mengelitiki Naira


"Aku takjub sama cewek ini dia bisa melawan Naira dan menghukumnya mengesankan".gumam Daffa


"Aku sangat takjub dengan tawa dan senyum Naira itu menghangatkan hati ku."gumam Fathan


"Kau pikir aku ini siapa kau nikah ngak ngundang aku, apa ini karna nenek tua itu."ucap Kalisya


"Hahaha lepas dulu Kaliysah ini hahhaa geli ."ucap Naira memintak ampun


"Ngak akan".ucap Kalisya supaya dia melihat tawa Naira


"Fathan bantuin aku aku ngak kuat ini geli hahahah."teriak Naira memintak bantuan


"Maaf nona kamu menyakiti istri ku". ucap Fathan tidak tega melihat Naira kegelian seketika Kalisyah menghentikan nya


"Istri" ulang Kalisyah


"kau merusak wibawa ku Kalisya."ucap Naira kesal kembali duduk


"Ala wibawa apaan" .ucap Kalisyah duduk di depan Naira


"Cepat ceritakan pada ku pasti ini semua gara gara nenek tua itu kan".ucap Kalisya lagi


"Dia mama ku lho Syah".ucap Naira memainkan pulpen nya karna Naira sangat suka memaikan pulpen nya


"Ck! mana ada ibu seperti diri nya".ucap Kalisya kesal jika mengingat perlakuan mama sahabat nya


"Oh ya kamu tadi bilang apa istri apa kau memang suami dari cewek ngak waras ini."ucap Kalisya ke Fathan


"Maaf nona ini siapa ya ".tanya Fathan


"Nama ku Kaliysha Reynand sahabat nya Naira apa kau suaminya" .ucap Kalisya bersalaman


"Iya saya suami Naira, Fathan Nickoles dan ini sahabat saya Daffa Maisan".ucap Fathan memperkenalkan nya


"Kau tau dari mana jika aku udah nikah" ucap Naira santai


"Saira, kayak nya dia lagi ada masalah deh."ucap Kalisyah


"Syah kau tau aku kan."ucap Naira memeriksa emeil dari Bagas


"Aku tau Nai tapikan dia suami kau dan sahabat nya aku kira ngak apa".jawab Kalisya karena Naira ngak mau membicarakan hal pribadi depan orang lain


"Hiks hiks Nai hiks".ucap Kalisyah menangis dan menggelamkan wajah nya di meja


"Kau kenapa dasar cewek aneh sekali marah sekali nangis aku kira bukan aku ngak waras tapi kau".ejek Naira melirik sekilas


"Jahat banget sahabat lagi sedih bukan nya di hibur malah di ejek".ucap Kalisya cemberut


"Kenapa putus lagi tuh Daffa ada dia jomblo lho" ucap Naira tersenyum

__ADS_1


"Nai.rengek Kalisya


"Emm! Nai aku mau ngomong sesuatu sama kamu".ucap Fathan mendekati Naira


__ADS_2