Kisah Naira

Kisah Naira
24


__ADS_3

Fathan menangkup wajah Naira dan Naira hanya memejamkan mata nya karna dia juga sangat mencintai Fathan saat Fathan sedikit lagi menempel kan bibir nya di bibir Naira ada yg menganggu


Cklek


"Ehm ehm".dehem nya membuat Fathan dan Naira kaget dan sepontan Naira mendorong Fathan


"Kau menganggu ku Daffa".ucap Fathan kesal Naira hanya tersenyum malu gimana bisa dia terciyduk oleh sahabat nya dan sahabat suami nya


"Kau tak apa kan Nai".tanya Kalisyah polos


"Hei dia itu istri ku".ucap Fathan kesal


"Diam kau aku belum pernah liat Naira kayak gini."bentak Kalisya


"Aku tak apa Sya kok kau datang bersama Daffa."ucap Naira mengalihkan pembicaraan


Aku sudah benar gila kenapa aku berkata seperti itu dan berbuat seperti ini kendali kan diri mu Naira.batin Naira


"Nai kau tak dengar aku ngomong tadi".ucap Kalisya kesal


"A..h apa oh ya ya aku dengar"'.ucap Naira kelagapan


"'Apa kau dengar apa''.ucap Kalisya


"Itu itu emmm emm".ucap Naira bingung


Bisa ****** aku.batin Naira


"'Apa Nai kenapa kau jadi seperti ini".ucap Kalisya


'"Apa"'.jawab Naira menatap Fathan


"Kau kenapa bengong''.ucap Fathan lembut


''Ngak ada''.ucap Naira mengarut kepala nya yg tidak gatal


''Astaga kau kasih apa Fathan sahabat ku sampai dia seperti ini perasaan dia tidak segini waktu bersama Dapit mantan nya".ucap Kalisya keceplosan


"Aku ngak suka ya Kalisya kau mengungkit masalah nya ,bersama nya adalah kesalahan terbesar ku."jawab Naira dingin


'"Maaf aku ngak bermaksud mengungkit nya."jawab Kalisya menyesal


"Sudah la aku ngak mau lagi kau mengungkit nya sekarang katakan kenapa kalian datang bersama ''.ucap Naira serius


"Hari ini meeting kita dan di ganti oleh seseorang yg kata nya adik kamu banyak yg komplen masalah ini".ucap Daffa serius


"Kau tau Nai Saira ngak siap menjalankan perusahaan ayah kau tadi aku ingin bertemu dengan mu bahwa aku bertemu dengan" ....ucap Kalisya menggantung ucapannya


''Nayira.''ucap Naira menyambung ucapan Kalisya


"Kau kok tau."ucap Kalisyah


"Aku pernah ketemu sama dia saat aku memanggil nya dia lari aku berpikir bahwa dia tinggal di sekitar sana dan kau harus tau Sya bahwa Laila adalah adik kandung Yira".ucap Naira


"Aku tau bahwa Laila adik kandung Yira."jawab Kalisya


"Kenapa kau tak cerita pada ku kau tega Sya."ucap Naira kecewa


"Maaf Nai aku hanya tidak mau dengan mengungkit nya kau akan sakit hati".jawab Kalisya

__ADS_1


"Kau tau Sya aku tidak merasa sakit di hianati Dapit tapi aku sakit sahabat ku mengkhianati ku dan pergi entah kemana aku bersyukur tuhan menunjukkan sifat asli Dapit tapi kenapa aku harus kehilangan sahabatku".jawab Naira


"Sudah kau jangan bersedih kita akan mencari Yira bersama".ucap Fathan memeluk Naira


"Enggak biarin aja dia yg datang sendiri karna aku tak memaksa nya."jawab Naira


''Aku tau Nai dia sahabat kita tapi dia sudah mengkhianati kita aku tak kan pernah memaafkan nya jika nanti aku bertemu dengan nya dia akan ku kasih pelajaran beruntung dia bertemu dengan ku saat itu karna dia keburu lari".ucap Kalisya geram


"Jangan karna satu kejahatan kau melupakan kebaikan nya ingat bagaiman kita berjuang dulu".ucap Naira


"Itu kau Nai tapi aku telanjur di sakiti oleh Yira ".ucap Kalisya


"Terus gimana dengan pekerjaan kamu" .tanya Daffa


"Fathan kau mau kan membantu ku". ucap Naira mengengam tangan Fathan


"Apa yg bisa aku bantu".jawab Fathan


"Datang la ke perusahaan ayah bantu Saira aku tau ini tidak mudah bagi Saira tapi aku yakin dia bisa melakukan nya kau perlu menjelaskan pada nya masalah bisnis".ucap Naira penuh harap


"Baik la aku akan bantu Saira tapi aku punya permintaan."ucap Fathan


"Apa".ucap Naira curiga


"Emm apa ya".ucap Fathan berpikir


"Rusak sudah mata jomblo ku ."ucap Kalisya cemberut


"Nanti aja aku minta nya" .ucap Fathan


"Nai kau yakin dengan keputusan kau."ucap Kalisya


"Iya Sya kau tenang aja aku yakin ini yg terbaik".ucap Naira


"Wah jangan kau pikir punya istri kau melupakan sahabat mu."ejek Daffa


"Jalan yuk Nai aku bosen lagian kau kan ngak kerja udah lama kita engak jalan".ucap Kalisya


"Boleh ya Fathan''.ucap Naira


"Ya udah tapi aku ngak bisa temanin karna aku masih ada kerjaan".ucap Fathan


"Ya ngak papa kok".ucap Naira


"Biar aku aja yg temenin mereka karna aku ngak ada kerjaan".ucap Daffa


"Iya nanti makan siang aku gabung".ucap Fathan


"Iya aku pergi dulu".ucap Naira mengambil tas nya


"Tunggu dulu''.ucap Fathan mencium kening Naira


"Hati hati ya sayang''. ucap Fathan


"Kau ini buat aku malu ada Daffa dan Kalisya".ucap Naira


"Ehm ehm''.dehem Kalisya


"Kita duluan aja'' .ucap Daffa menarik tangan Kalisya

__ADS_1


"Sebenarnya aku ingin kau berada di hadapan ku biar aku ngak rindu nanti nya ".ucap Fathan mengalungkan tangan nya di leher Naira


"Ck! ngak usah lebay deh Fathan minggir Daffa dan Kalisya sudah nungguin aku."ucap Naira melepaskan tangan Fathan


"Kau jangan banyak bicara bibir mu itu menggoda ku".ucap Fathan


"Jika kau kayak gini kapan aku akan pergi".ucap Naira kesal


"Iya iya ".ucap Fathan dan Naira pergi


"Kau adalah penyemangat ku".gumam Fathan


#####


Naira dan Kalisyah belanja dengan di ikuti Daffa kesana kemari membuat Daffa kewalahan tapi saat melihat senyum Kalisyah membuat Daffa ikut tersenyum menurut Daffa Kalisyah ini orang yg konyol dan apa ada nya


"Sya udah ya belanja nya kasian Daffa ngikutin kita dari tadi."ucap Naira


"'Salah dia sendiri ngapain ikut kita."ucap Kalisya


''Ngak papa Naira lagian kapan lagi bisa liat dia tersenyum kayak gitu".ucap Daffa tersenyum


"Kau menyukai Kalisya".tanya Naira


"Apa salah nya mengenal diri nya."ucap Daffa


"Nai kau dari tadi belum beli apa apa lho."ucap Kalisya


"Aku udah ada semua Sya ".jawab Naira


"Nai boleh aku nanya sesuatu."ucap Kalisya


"Mau nanya apa."ucap Naira males


"Apa kau pernah memakai ini di depan Fathan".ucap Kalisya menunjukkan baju dalam yg bolong bolong


"Sya kau ngak malu bertanya seperti itu ada Daffa lho."ucap Naira


"Aku cuman nanya Nai apa salah nya."ucap Kalisya


"Itu pribadi Sya ya jelas la malu Daffa itu orang asing apa lagi dia laki laki".jawab Naira


"Jawab dong Nai."ucap Kalisya


"Apaan sih Sya."jawab Naira malu


"Ayo Nai apa Fathan ambil ciuman pertama mu". ucap Kalisya


"Astaga nih anak ngak ada malu malu nya".ucap Naira membekap mulut Kalisya pakai tangan nya sedangkan Daffa hanya menahan tawa nya Daffa berpikir Naira yg pemarah ini bisa selembut itu terhadap Kalisya di diri Kalisya ada sesuatu yg mengesankan bagi Daffa


"Ayo Nai jawab".ucap Kalisya memaksa


"Aku ngak mau jawab".ucap Naira


"Ya udah jika kau tidak mau jawab aku tanya ke Fathan aa".ancam Kalisya


"Sabar Nai sabar untung kau sahabatku jika tidak sudah ku tampol".ucap Naira kesal


"Sudah sudah mending kita pergi dari sini Fathan udah nungguin di restoran Z". ucap Daffa

__ADS_1


"Tapi kita belum beli apa apa".ucap Kalisya


"Udah nanti aja".ucap Daffa menarik tangan Kalisya menuju parkiran


__ADS_2