Kisah Naira

Kisah Naira
25


__ADS_3

Di restoran Z Naira, Kalisya dan Daffa telah sampai mereka memasuki restoran itu


"Fathan dimana".gumam Naira dan nampak seseorang melambaikan tangannya yg ternyata Fathan


"Gimana jalan jalan nya".tanya Fathan


"Ngak seru Naira ngak beli apa apa".jawab Kalisya


"Kenapa."tanya Fathan


"Aku udah ada semua jadi buat apa membelinya lagi".jawab Naira


"Kau kenapa."tanya Fathan melihat perubahan wajah Naira


"Aku ngak papa.''jawab Naira mengengam tangan Fathan


'"Kita pergi aja yuk"'.ucap Naira menundukkan kepalanya


''Nai kau kenapa."tanya Fathan lembut


"Kenapa si breng*** itu ada di sini".ucap Kalisya geram


"Ayo Fathan kita pulang aku ngak mau ada di sini".ucap Naira menarik tangan Fathan


"Kau kenapa Nai''.ucap Fathan khawatir meski Naira di kenal pemarah tapi Naira ngak mau berhadapan dengan 2 manusia itu


"'Hai Naira Nandana kau juga makan disini."ucap nya tersenyum sinis


"Kau".ucap Fathan kaget


"Desi".ucap Daffa


"Aku mau pulang Fathan."ucap Naira santai tapi ngengaman tangan Naira makin erat di tangan Fathan


"Kita ketemu lagi setelah 3 tahun berlalu dan liat aku tetap mendapatkan nya."ucap nya mencium pria itu


"Kata kan dimana Nayira."ucap Naira


"Kenapa kau mempertanyakan wanita murahan itu".ucap nya


Plak


"Jaga ucapan mu Dapit dari dulu aku sudah ingin menamparmu atas apa yg kau lakukan tapi demi Nayira aku tak melakukan nya."ucap Naira menahan amarah nya dan menampar Dapit


"Sekarang kau jadi pemarah sayang."ucap Dapit


"Hei kau jangan bilang seperti itu aku bisa cemburu" ucap Desi


"Ck! ayo la sayang semua mantan ku telah aku rasa kan tubuh nya jangan kan tubuh nya pegang dan mencium nya saja aku belum pernah" .ucap Dapit menunjuk Naira


Bugh


"Jangan berani menyentuh istri ku".ucap Fathan menonjok Dapit

__ADS_1


"Sabar bro jangan kayak gini".ucap Dapit santai


"Katakan dimana Nayira".ucap Naira


"Aku ngak tau udah lama dia ku tendang dari kehidupan ku hahaha".jawab Dapit tertawa


"'Kau ngak tau kan kejadian 3 tahun lalu itu aku yg berbuat kau pasti kaget".ucap Desi sinis


''Kenapa kau lakukan itu" .ucap Naira


"Kau memang kuat tapi kau sangat lemah jika menyankut orang yg kau sayang".ucap Desi


"Sini kau akan ku cakar wajah kau jelak itu'".ucap Kalisya menjambak rambut Desi


"Kau sudah gila ya''.ucap Desi tapi Kalisya tak perduli jadila keributan di sana mereka di bawah keluar restoran karna menganggu ke nyaman dari kejauhan Naira memperhatikan seseorang yg sangat di kenal nya Naira ingat saat Naira ingin makan bersama Fathan Naira juga melihat nya


''Nayira."gumam Naira memperhatikan wanita itu yg ternyata Nayira tapi Nayira tidak menyadari saat Nayira melihat kedepan dia berhenti karna orang yg selama ini di hindari nya telah berkumpul dan hanya Naira yg menatapnya yg sulit di artikan


"Naira'' .ucap nya kaget Nayira meneteskan air mata melihat Naira dia bingung antara menghampiri atau lari lagi dan Nayira berbalik ingin lari


"Apa kau takut".teriak Naira dengan keras sehingga menghentikan Kalisya dan Desi yg masih melanjutkan pertengkar di luar


"Pergi sana jangan kau tampak kan wajah mu lagi di depan ku''.teriak Naira lagi dan Nayira ingin berlari


"Jangan pikirkan masalah adik mu meski dia akan menikah pergi sana yg jauh aku muak liat wajah mu''.teriak Naira emosi


'"Nai kita pergi dari sini".ucap Kalisya mereka pergi tanpa memperdulikan Nayira


"Kita makan di rumah aja" .ucap Naira ke Fathan


"Emm Nai boleh aku bertanya".ucap Fathan dari tadi ingin bertanya ke Naira


"Kau kenal dengan Desi'' .tanya Fathan tapi tidak dapat respon dari Naira sampai rumah pun Naira hanya diam setelah sampai Naira langsung kekamar


"Naira kenapa" .tanya bunda nya


"Nanti aku cerita bun aku mau ketemu sama Naira dulu."ucap Fathan ikut naik ke kamar nya


Cklek


Naira bersender di kepala ranjang Naira selalu berpikir apakah Nayira bersalah atau tidak


"Kau kenapa cerita sama aku".ucap Fathan duduk di samping Naira dan memeluk nya


"Aku tak apa hanya kesal".ucap Naira mempererat pelukannya Naira merasa nyaman saat ada di samping Fathan dengan pelukan Fathan sudah bisa menenangkan Naira


"Tapi jangan kayak gini aku terabaikan sakit rasa nya".ucap Fathan


"Katakan dimana sakit aku ini seorang dokter aku akan mengobati nya."ucap Naira melepas pelukan nya


"Disini dihati ku".ucap Fathan menempelkan tangan Naira ke hati nya


"Oh ya apa penyebab hati tuan sakit".tanya Naira seperti seorang dokter

__ADS_1


"Saya di abaikan oleh istri saya buk dokter".jawab Fathan


'"Emmm mungkin suasana hati istri tuan lagi tidak bagus".ucap Naira cekikikan


"Kau bisa aja".ucap Fathan tersenyum


"Emm apa kau mengenal Desi".jawab Naira serius


"Iya dia mantan kekasih ku".jawab Fathan


"Berarti Desi dia yg kau bilang."ucap Naira


"Iya dia juga bilang saat aku tanya kenapa dia menfitna mu kata nya dia mempunyai dendam pribadi" .jawab Fathan


"Kau tau siapa laki laki tadi'".ucap Naira


"Tidak tapi dari yg aku tau dia itu kekasih nya Desi kami mengetahui nya laki laki itu masuk ke Apartemen Desi setelah satu jam ada seorang wanita datang marah marah dan wanita tadi itu sama seperti wanita yg kau bilang Nayira".jawab Fathan


"Tapi kenapa dia berbohong bahwa dia tidak mengetahui Nayira dan kenapa kau memukul nya tadi".ucap Naira


"Apa Dapit itu mantan mu."ucap Fathan


"Iya" .jawab Naira cepat


"Apa kau masih mencintai nya."ucap Fathan kesal


"Apa yg kau katakan ngak mungkin la aku mencintai nya."jawab Naira cepat


"Buktinya kau marah saat aku memukul nya kau masih cinta kan sama dia bilang aja biar aku hajar kembali lagi aku sangat mencintai mu tak kan ku biarkan dia mengambil kau"......ucap Fathan terhenti karna mulut nya di tutup Naira pakai tangan nya dan naira mencium sekilas pipi Fathan


"Kau kayak mak mak kos kosan yg sewean nya tidak di bayar gimana aku mau ngomong jika kau tak hentinya mengomel".ucap Naira menatap Fathan


"Kau mencium ku".ucap Fathan memegang pipi nya karna ini pertama kali Naira mencium nya


"Tidak aku tidak mencium mu mungkin itu hantu".jawab Naira asal


"Kau sudah berani ya mencium ku".ucap Fathan menindih Naira


"Aku kesal aku mau jelaskan tapi kau tak henti hentinya bicara".ucap Naira


"Katakan apa yg mau kau katakan".ucap Fathan


"Dengar kan aku baik baik semenjak kejadian 3 tahun lalu aku benar benar sedih tapi bukan kehilangan cinta ku karna aku tidak terlalu besar mencintai nya aku sedih karna sahabat ku mengkhianati ku jika dia mencintai Dapit dan dia bilang pada ku saat itu akan ku lepas tak perlu mengkhianati ku seperti itu dan juga dia pergi tanpa penjelasan apa apa aku ngak marah kau memukul Dapit aku ngak mau kau kenapa napa aku ngak mau kau celaka karna berurusan sama Dapit dan Desi aku kenal dengan baik mereka saat kuliah mereka itu gila dan yg perlu kau tau cinta ku pada mu tak bisa di ukur. aku mencintai mu sebesar kau mencintai ku begitu la cinta ku".jelas Naira panjang lebar


"Apa benar kau mencintai ku".ucap Fathan menggoda Naira


"Tanyakan pada diri mu karna pertanyaan nya ada di hati mu".jawab Naira.Fathan mulai mendekat kan wajah nya mulai mencium bibir Naira dengan lembut Naira hanya memejamkan mata nya merasa kan apa yg di lakukan fathan


Kriiuk kriuk suara perut Naira karna belum diisi


Fathan menghentikan ciuman nya dan menatap Naira


Hahahhha.tawa mereka berdua

__ADS_1


__ADS_2