
"Sayang kau kembali."ucap mama nya memeluk Naira
"Emm maaf apa anda mengenal saya".ucap Naira menahan diri
"Kau tak mengenal kami."ucap Deon
"Maaf saya harus pulang."ucap Naira mengandeng anak anak nya dari Depan pintu Fathan memperhatikan wanita yg di rindukan Naira tidak menyadari
Ya allah aku merindukan nya tapi tahan Naira kau tak boleh lemah di depan anak anak kamu.batin Naira
"Oh kau kembali setelah semua nya membaik". ucap Fathan sinis tapi tak di hirau kan Naira.ya perusahaan Fathan sudah kembali setabil berkat bantuan Gibran dan Saira
"Aku bicara pada mu".ucap Fathan kesal
"Tuan bicara pada saya."ucap Naira memperhatikan sekitar
"Tuan hahaha apa kau menjual tubuh mu baik la aku akan membeli nya."ucap Fathan menarik tangan Naira
"Lepaskan bunda ku".ucap Athan
"Bunda ,kau masih istri ku dan kau sudah mempunyai anak hebat sekali apa kau berselingkuh dengan pria lain atau benar kau menjual tubuh mu."ucap Fathan kesal
"Maaf tuan saya tidak mengerti apa maksud tuan.",ucap Naira menahan tangis nya
"Sekarang ikut aku tak kan ku biarkan kau lolos dari ku."ucap Fathan menarik tangan Naira dengan kasar
"Lepas kan bunda ku hiks hiks abang kakak tolong bunda jangan seperti itu sama bunda ku hiks hiks".ucap Kiara menangis
"Lepaskan bunda kami tuan."teriak Tathan
"Kalian minggir". ucap Fathan
"Lepaskan bunda ku."ucap Athan memukul badan Fathan berkali kali
Bugh bugh bugh
"'Lepas tidak".ucap Athan tajam
"Tuan jika tuan menyiksa bunda kami karna kelakuan kami kemarin tolong maafkan kami janji tidak akan mengganggu tuan lagi tapi aku mohon tuan lepas kan bunda kami".ucap Tathan berlutut di depan Fathan
"Iya tuan."ucap Kiara ikut berlutut
"Sayang apa kalian berbuat sesuatu yg tidak bunda ketahui ".ucap Naira
"Maaf bun Athan hanya melakukan yg terbaik."jawab Athan
"Jika tuan melepaskan bunda ku aku tak kan menganggu dan menculik tuan lagi."ucap Athan ikut berlutut
"Fathan lepaskan kau tak kasian dengan mereka."ucap mama nya
"Dia masih istri ku ma aku tak kan melepaskan nya lagi."ucap Fathan
"Kak istri itu apa".tanya Kiara polos
"Istri itu apa ya kakak juga ngak tau kakak ngak ngerti".jawab Tathan
"Lepas tuan".ucap Naira menarik tangan nya
"Ayo sayang kita pulang".ucap Naira karna kepala nya sakit lagi karna terlalu kecapekan
"Tidak boleh".ucap Fathan menarik tangan Naira dan jatuh ke pelukan nya dengan sangat lama
"Nai Nai."ucap Fathan tak merasakan gerakan Naira
Bruk
Naira jatuh pingsan dan wajah nya sangat pucat
"Bunda bangun bunda hiks hiks abang bunda".ucap Kiara menangis
"Jek Bagas Andri siapa pun tolong bunda ku".teriak Athan datang la mereka semua
"Nyonya."ucap semuanya tanpa aba aba Fathan mengendong Naira ke kamar nya
"Jangan bawa bunda ku".teriak Athan mengejar di ikuti semua nya
"Nai bangun Nai kau kenapa."ucap Fathan
"Pergi sana kau sudah membuat bunda ku pingsan".ucap Athan marah
"Deon periksa Naira".ucap Fathan frustasi
"Jika tuan menyentuh nyonya kami saya pastikan tuan tak kan selamat".ucap Bagas dingin karna Naira pasti tidak mau jika penyakit nya di ketahui
"Hallo, datang sekarang di rumah Nandana jangan pakai lama".ucap Bagas di telpon
"Bagas apa bunda akan baik baik saja tolong bunda ku Bagas."ucap Tathan
"Abang bunda".ucap Kiara memeluk Athan
"Bunda baik baik saja kalian tenang la".ucap Athan mengengam tangan Naira
"'Nyonya kenapa".ucap dokter nya datang
"Dokter Zahra'".ucap semua
"'Kalian apa kan nyonya ku".ucap Zahra marah
"Sayang tenang la mungkin nyonya kecapekan karna dia belum makan seharian ini dia mencari anak anak nya".jelas Bagas
"Zahra selamat kan bunda ku".ucap Athan khawatir
''Tuan muda tenang la sebaiknya kalian keluar dulu".ucap Zahra saat mereka pergi Zahra memeriksa keadaan Naira
"Kenapa dia bisa drop ".ucap Zahra
"Eghh .Zahra kepala ku sakit sekali."ucap Naira membuka mata
"Hah !kenapa nyonya bisa drop" .ucap Zahra
"Seharian aku mencari anak anak ku" .ucap Naira
"Tolong kau rahasia kan aku tak mau membuat mereka khawatir dan aku tak mau membebani mereka".ucap Naira pelan
"Panggil kan anak anak ku Zahra".ucap Naira
__ADS_1
"Iya" .jawab Zahra keluar
"Gimana keadaan bunda Zahra".ucap Athan menarik baju Zahra
"Bunda kalian baik baik saja dia cuman butuh makan dan istirahat karna dia lupa makan mencari kalian".jawab Zahra
"Kalian di panggil bunda pergi sana."ucap Zahra mereka masuk tapi Athan berhenti dan berbalik
"Urusan kita belum selesai kau sudah membuat bunda ku pingsan."ucap Athan tajam
"Astaga anak itu memang mirip dengan bunda nya."ucap Saira
''Bunda tak apa".ucap Kiara duduk di sebelah Naira
"Bunda tak apa cuman sakit sedikit".ucap Naira tersenyum
"Bunda lain kali jangan lupa makan lagi".ucap Tathan
"Kalian berdua berhenti menganggu bunda".ucap Athan duduk di sebelah Naira mereka semua masuk melihat keadaan Naira
"Bunda jangan sakit lagi."ucap Athan memeluk Naira
"Bunda tak kan sakit jangan tinggal kan bunda lagi."ucap Naira menangis
''Jangan nangis sayang ada aku disini".ucap Athan menghapus air mata Naira seperti orang dewasa
"Kau ini bisa dari siapa ngomong kayak suami bunda aja".ucap Naira mengusap kepala Athan
"Aku sering liat Bagas kayak gitu ke dokter Zahra Bagas bilang wanita itu butuh kelembutan dan kasih sayang" .jawab Athan
"Bunda laper."ucap Tathan
"Sangat".jawab Naira
"Aku akan masak hehe tapi aku tak bisa masak".ucap Tathan menyengir
"Kalian berdua masak la biar aku jagain bunda".ucap Athan
"Apa bisa nenek bantu". ucap mama Khaira
''Bagus sekali ada yg membantu tapi sebaiknya aunty cantik itu aja bantuan kami."ucap Tathan menunjuk Laila
"Tathan pergi sekarang nanti bunda makin laper."ucap Athan
''Apa harus aku dan Kiara yg mengerjakan nya abang selalu memerintah kami."ucap Tathan kesal
"Kau membantah ku."ucap Athan dingin
"Baik la ayo dek."ucap Tathan pergi bersama Kiara dan mama Khaira
"Berhenti disitu".ucap Athan tajam kepada Fathan yg akan mendekat
"Sayang kau tak boleh tak sopan pada orang yg lebih tua".ucap Naira pelan
''Tapi dia nyakiti bunda".ucap Athan memeluk Naira dengan erat
"Siapa mereka dan anak siapa".ucap Fathan
"Mereka anak anak saya tuan."ucap Naira
"Siapa ayah nya aku ingin tau siapa yg berani menghamili istri orang.''ucap Fathan dingin
"Kak".ucap Saira
"Baik la tuan terimakasih maaf sudah merepotkan"'.ucap Naira
"Zahra''.teriak Naira
"Iya nyonya".ucap Zahra
"Bantu aku kita akan pulang''.ucap Naira turun dari kasur nya
"Bunda tak apa''.ucap Athan melihat bunda nya lemas
''Ngak apa sayang''.ucap Naira tersenyum
''Baik la sebelum kita berpisah aku mau melakukan sesuatu".ucap Fathan mendekat dan memeluk Naira melepas kerinduan nya
Nyaman sekali di peluk oleh nya aku sangat merindukan mu.batin Naira
"Jangan tinggal kan aku lagi tapi aku sangat membenci mu".bisik Fathan melepaskan pelukan nya dan menanangkup wajah Naira ingin memcium nya
"Ehm ehm".dehem Saira
"Kau siapa mau nyosor aja''.ucap Saira
"Bunda nyosor itu apa".ucap Athan
''Kata nya anak bunda sudah dewasa."ucap Naira
''Iya Athan kan cuman belajar gimana caranya melindungi dan menjaga bunda dan adek adek Athan aku mana ngerti yg kayak gitu''.ucap Athan
"Sekarang kita pulang ya bunda udah capek". ucap Naira mengalungkan tangan nya ke bahu Zahrah
"Sial dia benar benar pergi aku pasti akan merindukan nya."ucap Fathan kembali menemui Naira
"Tathan Kiara ayo kita pulang".teriak Naira
"Apa kau berniat menjauhkan anak dan ayah."ucap mamanya
"Aku tak pernah menjauh kan mereka dari ayah nya" .jawab Naira
"Berhenti disana".ucap Fathan berlari mendekat dan mengendong Naira kembali ke kamar
"Athan biarkan bunda kalian istirahat".ucap Zahra
"Apa bunda tak apa Zahra nanti orang itu akan nyosor lagi sama bunda".ucap Athan mendengar ucapan Athan membuat semua tertawa
Buahaha.tawa semua
"Diam la jangan mengejek ku". teriak Athan kesal
"Emang Athan tau apa itu nyosor."ucap Zahra
"Engak cuman yg Athan tau kata tante tadi dia akan nyosor sama bunda ya Athan pikir dia akan lakuin lagi."jawab Athan
__ADS_1
"Athan Tathan Kiara apa kalian mau nginap di sini".ucap Zahra tersenyum
''Emm mau mau aja dokter Zahra" .ucap Kiara
"Ngak ada ,bunda ngak aman di sini."ucap Athan
'"Emm boleh aunty bertanya siapa ayah kalian ucap Laila berjongkok
''Kami tidak tau nama ayah bunda selalu bercerita tentang ayah dia orang yg tampan baik dan kuat bunda juga sering menceritakan kisah ayah".jawab Tathan
"Ok anak tampan siapa nama kamu."ucap Laila
"Nona sangat lancang "ucap Zahra
"Tak apa sayang".ucap Bagas
"Nama ku Tathan Nickoles dan abang ku Athan Nickoles dan adik ku Kiara Nandana''.jawab Tathan satai
"Kakak bunda bilang jangan sebut nama belakang sembarangan".ucap Kiara mengingatkan
"Maaf kakak keceplosan ."ucap Tathan menutup mulut nya
"Udah aku duga."ucap mama Khaira memeluk mereka berdua
"Apa benar dokter Zahra".ucap Deon
'"Kalian tak kan mengerti jalan pikiran nyonya Naira."ucap Zahra tersenyum
"Kau sangat mirip bunda mu yg dingin."ucap Saira ke Athan
####
"Kau harus ku ikat" ucap Fathan menjatuhkan Naira ke kasur
"Lepas tuan''.ucap Naira
"Tuan apa kau sering menjual tubuh mu dan sekarang giliran aku ".ucap Fathan mencium Naira dengan kasar naira hanya menangis
''Jangan menangis".ucap Fathan menghapus air mata Naira
"Aku sangat merindukan mu izinkan aku mengobati rindu ku". ucap Fathan menatap mata Naira.Naira selalu terlena dengan mata Fathan
"apa boleh ".ucap Fathan mencium Naira dengan lembut ke leher jenjang Naira bibir nya Naira hanya menikmati sentuhan Fathan yg sangat di rindu kan nya saat Fathan ingin lebih jauh
Brak brak brak
"Tuan kembali kan bunda ku".teriak Athan dari luar
"Apa yg tuan lakukan tuan pasti punya istri dan keluarga".ucap Naira tersadar dan mendorong Fathan
"Istir ku meninggal kan aku 7 tahun yg lalu dan dia meninggal kan tanpa penjelasan".jawab Fathan kembali mendorong Naira
"Jika tuan tidak membuka pintu aku akan mendobrak nya".teriak Athan
"Anak siapa sih" ucap Fathan kesal dan membuka pintu
Bugh
"Kau apa kan bunda ku".ucap Athan tajam
"Sayang tak boleh seperti itu".ucap Naira mendekati Athan
"Apa bunda di sakitnya."ucap Athan khawatir
"Anak bunda yang baik sekarang apa bunda ada luka atau berdarah".ucap Naira
"Ngak ada,''.jawab Athan
'"Itu berarti."...ucap Naira menggantung ucapannya
"Bunda tidak apa apa".jawab Athan
"Sekarang kita pulang bunda udah capek banget".ucap Naira pelan
"Iya bunda".jawab Athan mengandeng tangan Naira
"Tathan kiara ayo kita pulang" .ucap Naira
"Abang Kiara pegal gendong ya".ucap Kiara sedangkan Fathan hanya acuh terhadap mereka
"Fathan kau tak ingin mengantar mereka".ucap mama nya
''Ngak ma''.jawab Fathan
"Sini biar abang gendong". ucap Athan
"Emang abang kuat".ucap Naira
"Bunda lupa seorang Athan Nickoles selalu bisa melakukan apa pun dan sangat kuat."ucap Athan sombong
"Athan sudah bunda bilang jangan pernah nunjukin siapa kamu".ucap Naira
"Iya bun ayo dek siap kita pulang ".ucap Athan mengendong Kiara yg kesusahan
"Tunggu Naira apa mereka".ucap Fathan
"Maaf tuan kami harus pulang".jawab Naira tak peduli
"Apa mereka anak ku". teriak Fathan
"Mereka anak ku ".ucap Naira menghentikan langkah nya
"Bagas bawa mereka ke mobil".ucap Naira
"Saya tegaskan dia anak saya jangan ikut campur masalah saya dan jangan nganggu kehidupan saya".ucap Naira dingin lalu pergi
"Tapi sebelum Naira pergi dia ngak bilang jika dia hamil".ucap Fathan
''Merasa aneh deh kak, kak Nai tidak mengenali kita tapi kenapa anak anak nya memakai nama belakang keluarga kita ".ucap Laila
"Kakak bilang 7 tahun lalu kakak melihat kak Nai dengan pria lain".tanya Gibran
"Iya dia memegang tangan Naira saat itu".ucap Fathan
"Deon apa kamu melihat Naira tadi dia mengalami sakit parah".ucap mama nya
__ADS_1
"Mama kok ngomong gitu".ucap Saira
"Sebelum Naira pergi dia pernah ngomong sama mama jika dia sering sakit kepala dan mimisan dan dia bilang mama ngak boleh bilang siapa siapa".ucap mama nya