
Pagi yg indah menyambut semua orang Naira membuka mata nya yg pertama kali di lihat nya wajah Fathan yg tersenyum lebar dengan Fathan memeluk nya dan tangan Naira berada di bidang dada Fathan ,Naira mengusap nya dan tersenyum
"Pagi sayang".ucap Fathan tersenyum
''Pagi'' . jawab Naira tersenyum tulus tanpa di duga Fathan melahap bibir Naira yg merah merona
"Aku sedikit tidak enak badan jadi butuh kekuatan".ucap Fathan mengusap bibir Naira.Naira yg tersenyum mengigat kejadian kemarin merubah wajahnya menjadi datar
"Maaf".ucap Fathan kecewa melihat wajah Naira dan ingin pergi Naira menarik tangan Fathan ke posisi semula dan ******* bibir Fathan dengan cinta dan kasih sayang setelah puas Naira melepasnya
"Anggap saja hadia dari ku".ucap Naira masuk ke kamar mandi
"Agresif banget''.gumam Fathan tak percaya
''Itu hadia dari ku ya meskipun aku harus menahan malu melakukan nya tapi aku senang".gumam Naira dan lalu mandi setelah 20 menit Naira keluar dan mengeringkan rambut nya selama Fathan mandi Naira menyiapkan baju dan turun ke bawah
''Pagi semua".ucap Naira tersenyum dan duduk
"Senang banget tuh muka".ucap Saira
"Iya kayak orang jatuh cinta".ucap Gibran
"Iya dong."jawab Naira tersenyum lebar
"Kak Nai makin cantik jika tersenyum".ucap Laila dengan wajah imut nya
"Sayang jangan pasang wajah kayak gitu aku ngak sanggup".ucap Gibran
"Kenapa ngak sanggup".ucap Laila polos
"Rasanya aku ingin memakan mu".bisik Gibran menghentikan kunyahan Laila dan memandang nya
"Apa kau tidak ke kantor Gibran".ucap Naira
"Engak kak hari ini Laila mau cek kandungan".jawab Gibran
''Kenapa kak".ucap Saira penasaran
"Tidak ada."ucap Naira
"Gimana apa kakak ngak sakit kepala lagi". ucap Deon
"Menurut mu".jawab Naira
"Pagi semua".ucap Fathan tersenyum lebar mereka yg ada di sana saling memandang karna tadi sang istri tersenyum seperti orang jatuh cinta dan sekarang sang suami tersenyum bahagia
"Kayak nya wajah kakak sangat bahagia".ucap Gibran
"Hari ini aku ikut ke kantor" .ucap Naira dingin
"Bicara dengan siapa."ejek Saira
"Nai bicara sama suami itu harus lembut dan manis."tegur mama nya
"Suamiku yg tampan sayang ku cinta ku aku ikut ya ke kantornya".ucap Naira tersenyum dan menghadap Fathan
"Wajah kak Nai sangat lucu".ucap Laila cekikikan
"Kau mengejek ku".ucap Naira kesal
Cup
"Jangan marah marah Laila lagi hamil".ucap Fathan mencium pipi Naira
Kenapa harus cium segala sih kan malu .batin Naira
Setelah itu tidak ada keributan di ruang makan selesai sarapan mereka melakukan aktifitas seperti biasa Naira pergi ke kantor bersama Fathan
"Maaf aku memakai ruangan mu" .ucap Fathan masuk ke ruangan Naira
"Apa kau ada meeting".ucap Naira
''Iya mungkin bentar lagi".ucap Fathan
__ADS_1
"Kau persiapan saja meeting nya biar aku bantu mengetik saja".ucap Naira duduk di kursi nya
"Ok terimakasih sudah membantu".ucap Fathan menyiapkan meeting nya
"Fathan ini kerja sama dengan perusahaan mana".tanya Naira
"Sini biar aku lihat."ucap Fathan berdiri di belakang Naira dan memperhatikan yg di tunjuk Naira
''Aku belum periksa itu pekerja Gibran".ucap Fathan menghirup aroma Naira dan menghembuskan nafas nya di leher Naira karna dia berada di belakang Naira.
"Ini di kantor".ucap Naira tapi Fathan memutar kursi Naira dan mendekat kan wajah nya dengan menatap mata Naira
"Fathan".ucap Naira mengigat kan dan Fathan semakin mendekat kan wajah nya
"Jika di kantor memang nya kenapa" . ucap Fathan
"Kenapa kau selalu membuat hati ku tidak karuan dan mengiginkan diri mu".ucap Fathan dengan suara seksi nya
"Maafkan aku ini akan segera berakhir" . ucap Naira,Fathan tidak peduli lagi langsung mencium bibir Naira yg menurut nya menggoda Naira membalas nya karna ada respon dari Naira ,Fathan mencumbui Naira menciumi leher Naira dengan bernafsu Naira menerima nya tapi Naira tersadar
"Ini di kantor."ucap Naira mendorong Fathan
"7 tahun aku menunggu mu aku yakin kau akan kembali dan kau kembali tapi kenapa kau menjadi Naira Nandana aku ingin kau menjadi Naira Nickoles".ucap Fathan
"Ini akan segera berakhir".ucap Naira merapikan baju nya yg berantakan
"Dan aku sudah kembali menjadi Naira Nickoles".ucap Naira menatap Fathan
Tok tok tok
Ketukan pintu menghentikan Fathan yg ingin bicara
"Masuk''.teriak Naira
Cklek
"Maaf tuan anda sudah di tunggu di ruang meeting".ucap sekretaris
"Saya akan segera datang".ucap Fathan mengambil dokumen nya. seharian Fathan di sibuk kan dengan meeting nya saat Fathan ingin mengajak Naira pulang Naira tidak ada dan menghilang
Ting
Ada pesan masuk di ponsel Fathan yg mengirim vidio anak anak dan istrinya di sekap
Sudah ku katakan jangan kembali ke Naira.isi pesan nya
"Papi".gumam Fathan lalu berlari dengan panik ke diaman Nickoles
Brak
"Papi di mana anak anak dan istriku".teriak Fathan langsung masuk ke dalam rumah. keadaan rumah gelap gulita tidak ada yg terlihat kecuali ke gelapan
"Papi kembali kan anak anak dan istriku aku mohon".teriak Fathan lagi
"Fathan".terdengar suara yg sangat di kenal nya
"Naira" .gumam Fathan
"Naira sayang kau dimana".ucap Fathan ada sebuah cahaya lampu menerangi seorang wanita di atas tangga wanita itu sangat cantik dengan gaun nya di tambah dengan cahaya lampu menambah kecantikan nya ia berjalan mendekati Fathan
"Dari awal kita bertemu dan menikah aku tidak peduli dengan mu biar la takdir yg menentukan bahkan aku membenci mu".ucap nya
"Nai apa yg kau katakan".ucap Fathan
"Setiap hari aku melihatmu dari tidur sampai bangun tidur melihat wajah tampan mu hati yg tak pernah tertarik menjadi tersentuh merasakan jatuh cinta kembali".ucap Naira mendekat ke Fathan
"Aku mencintai seorang laki-laki lebih dari ku mencintai nyawa ku bersama dengan nya membuat hidupku yg awalnya tidak ada ke ceria menjadi berwarna" .ucap Naira
"Itu berkat dirimu kau memberi ku cinta sehingga hati ini milikmu terimakasih untuk semua atas cinta yg kau berikan" .ucap Naira memeluk Fathan dan menyalakan lampu di ruangan itu dengan teriak kan
"Kejutan".ucap semua
"Kalian".ucap Fathan dan memandang Naira
__ADS_1
"Hehehe maaf" .ucap Naira menyegir
"'Selamat ulang tahun sayang".ucap Naira tersenyum tulus
"Kau ingat".ucap Fathan senang
"Iya sebenarnya saat kita hampir menabrak kepala ku sangat sakit dan saat ku di kamar semua bayangan menyerang ku hingga pingsan saat aku sadar aku ingat semua nya dan berpura pura membenci mu untuk memberikan kejutan ke kamu aku minta bantuan bunda dan papi dan meminta maaf ke mereka jadi gini deh".ucap Naira tersenyum
"Sayang aku senang kau ingat semuanya".ucap Fathan memeluk Naira
"Jangan tinggal kan aku lagi".ucap Fathan
"Tidak akan" jawab Naira
"Aku mencintaimu sayang".ucap Fathan
''Aku mencintaimu sebesar kau mencintai ku".jawab Naira
"Ternyata nona cuek bisa memberikan kejutan juga."ucap Saira
"Iri aja kamu''.ucap Naira dan datang la ketiga anak mereka dengan membawa kue
"Selamat ulang tahun ayah".ucap mereka dan Fathan mensejajarkan tubuhnya di ikuti Naira
"Berdo'a dan tiup lilin nya."ucap bunda Fathan berdoa
"Tiup bersama".ucap Fathan ke Naira dan anak anak nya mereka meniupnya bersama dan mereka bertepung tangan
"Maaf kan papi nak".ucap papi nya memeluk Fathan
"Iya pi Fathan juga minta maaf."ucap Fathan
"Sayang mereka sangat romantis ya".bisik Laila
"Kau mau".bisik Gibran
"Tentu tapi kisah ku tak seperti kisah kak Naira".jawab Laila
"Foto dong''.ucap Daffa mereka foto dengan keluarga masing masing Fathan mencium pipi kanan Naira dan anak anak mereka dengan pipi kiri
"Sangat pas".ucap Daffa
"Aku sangat bahagia sayang."ucap Fathan memeluk Naira
"Ayah bagi dong bunda nya jangan semua nya ayah ambil".ucap Tathan cemburu
"Bunda mau peluk juga".ucap Kiara manja
"Kalian ini ayah kan lagi usaha mau bikin adik baru lagi."ucap Fathan dan mendapatkan sikutan dari Naira
"Ngomong apa sih banyak orang".ucap Naira malu
"Sini sayang bunda peluk".ucap Naira memeluk anak anak nya setelah selesai acara nya Naira dan Fathan berada di kamar mereka
"Jadi kau mengerjain ku".ucap Fathan memeluk Naira dari belakang yg berada di balkon
"Maaf sayang".ucap Naira
"Aku bahagia hari ini kau kembali dan di lengkapi anak anak yg menyebalkan itu".ucap Fathan
"Aku juga sangat bahagia memiliki kalian kisah ku tak semudah nya di bayangkan".ucap Naira .Fathan membalikkan badan Naira memberikan kehangatan karna dingin nya angin malam mereka merasa kan kehangatan masih masing
Kisah ku tidak semudah orang pikir kan dari kebencian menjadi cinta dari ujian mempererat kasih sayang dari kebersamaan memberi kekuatan saat mama membenci ku rasanya aku ingin menyerah dan datang la Fathan Nickoles merubah semua nya memberikan aku kekuatan terimakasih tuhan mengirim kan dia untuk ku
tamat
Dari kisah ini kita belajar jika permasalahan itu ada jalan nya hanya membutuhkan waktu untuk menyelesaikan nya setiap orang mempunyai masalah entah kecil atau besar .jangan menyerah saat penderitaan datang kepada kita karna tuhan merancang kebahagiaan kita yg perlu kita lakukan bersabar dan berdoa kepada tuhan tetap kuat menghadapi masalah .
terimakasih atas like nya maaf jika cerita nya kurang memuaskan kan karna saya juga baru belajar dan tidak punya pengalaman cinta dan saya sedikit kaku terhadap beradaptasi dgn lawan jenis hehe
__ADS_1
dan maaf jika kata kata nya ada menyingung perasaan pembaca terimakasih untuk semua