
Zahra memeriksa keadaan Naira yg berbaring di kasur dan infus di tangan nya dengan wajah pucat
"Apa saya akan cepat tiada Zahra."ucap Naira tersenyum pahit
"Nona bisa aja penyakit nona bisa sembuh asal nona ada kemauan" .jawab Zahra tersenyum
''Saya mempunyai kabar baik dan kabar buruk''.ucap Zahra lagi serius
''Katakan saja Zahra''.ucap Naira
"Kabar baik nya nona sedang hamil 2 minggu."ucap Zahra
"Benar kah Zahra aku mengandung ."ucap Naira dengan mata berkaca kaca
''Iya nona tapi kabar buruk nya penyakit kanker otak nona harus segera di tangani jika tidak nona akan tiada."ucap Zahrah menunduk
''Hahaha! aku tak apa tiada Zahra yg penting sebentar lagi aku akan menjadi seorang ibu".ucap Naira mengusap perut nya
''Jika nona pergi dari rumah karna penyakit nona siapa nanti nya akan merawat anak nona dan saran saya nona sebaiknya nona kembali pada tuan Fathan dan keluarga nona."jelas Zahra
"Hah!aku tak bisa Zahra Fathan sedang banyak masalah aku tau sebagai istri yg baik aku harus ada di samping nya saat terjatuh dengan kondisi ku seperti ini yg ada aku menambah beban nya jika dia harus mengurus ku kapan dia akan menyelesaikan masalah nya aku bakal jadi beban untuk nya jadi lebih baik aku pergi aku sangat mencintai nya tapi aku ngak rela nanti dia bersedih saat aku tiada lebih baik aku pergi dengan di benci nya".jelas Naira
"Nona tau sendiri kan jika dalam keadaan hamil seorang istri membutuhkan suaminya dan dalam melawan sakit nona, nona harus di perhatikan dan di temani oleh orang yg nona cinta".ucap Zahra
"Tak apa Zahrah aku akan mengurus diri ku sendiri aku ngak mau menyusahkan orang orang yg aku cinta aku harap kau tidak akan memberi tau siapa siapa dan merahasiakan ini semua ini demi kebaikan ku Zahra".ucap Naira
"Iya nona saya tidak akan memberi tau siapa siapa."jawab Zahra
Satu bulan kemudian Naira pergi Fathan tetap mencari Naira tapi Naira seakan di telan bumi dari kejauhan Naira memperhatikan seseorang yg sangat di kenal nya dan berlari memeluk nya
"Jangan tinggal kan aku Nai''. ucap Fathan memeluk Naira
''L..lepas Fathan ".ucap Naira yg di pegang oleh seorang laki laki
"Nai siapa dia kita belum resmi lho berpisah".ucap Fathan
"Ayo kita pergi dari sini".ucap Naira di pegangi pria itu
'"Naira kau mengkhianati ku aku membenci mu Naira Nandana".teriak Fathan
"Aku juga ".ucap Naira tersenyum lalu pergi
"'Terimakasih Fathan kau mengobati kerinduan ku dan keinginan anak kita ".ucap Naira di dalam mobil karna dia sangat ingin bertemu dengan Fathan dan memeluk nya
"'Nona jika mencintai tuan Fathan kenapa harus menjadi kan saya seperti pebinor."ucap laki-laki itu
"Itu pantas Andri kau dapatkan playboy seperti dirimu."ucap Naira ya yg bersama Naira tadi anak buah nya menemani Naira jalan jalan
''Nona di kelilingi banyak wanita itu menyenangkan".jawab Andri
"Tapi kau jangan lupa kau itu punya istri".ucap laki laki lain
"Hei Bagas harus nya kau itu cari cewek jangan iri pada ku ".ucap Andri
"Sekarang kita pulang sudah cukup jalan jalan nya aku udah capek."ucap Naira
####
Fathan menghancurkan barang barang nya di kamar nya Fathan masih tinggal di rumah Nandana karna mama dan orang tua nya menyuruh Fathan tinggal di sana orang tua Fathan tinggal bersama kakak nya rumah nya juga tidak di tepati
"Aku membenci mu Naira."ucap Fathan mengepal kan tangan nya
"Sial kenapa hati ini selalu merindukan nya". gumam Fathan frustasi
####
Hari hari mereka lewati saling merindukan tapi meski Fathan membenci Naira Fathan masih mencari Naira begitu pun keluarga nya tapi informasi tak mereka dapat kan rumah sakit juga Zahra yg memegang dan mengurus bersama Andri dan Bagas keadaan Naira begitu menghawatirkan karna Naira mengandung anak gembar 3 setiap Naira merindukan Fathan Naira melihat Fathan dari kejauhan atau menatap foto Fathan
"Nona sebaiknya nya bersiap siap karna seperti nya nona akan segera melahirkan".ucap dokter Zahra
"Zahra jika nanti terjadi sesuatu pada ku berikan anak anak ku pada keluarga ku atau ayah mereka".ucap Naira
"Nona akan baik baik saja berjuang la demi tuan Fathan dan anak anak nona".ucap Zahra
"Zahra ini semakin sakit."ucap Naira
"Ini sudah waktunya nona".ucap Zahra dan memanggil team nya setelah merasa sudah saat nya Naira melahirkan
"Ayo nona dorong" .ucap Zahra
Fathan maafkan aku sakit sekali.batin Naira menahan sakit
"Faathannnn".teriak Naira
Lahir la anak bayi laki laki dengan panduan kedua orang tua nya dengan wajah yg tampan dan mata yg tajam
__ADS_1
"Ayo nona berjuang".ucap Zahra.Naira berusaha lagi dengan sekuat tenaga lahir la bayi laki laki yg meniru wajah sang kakak tampan seperti ayah nya
"Nona ini yang terakhir apa nona masih kuat".ucap Zahra
"Aku masih kuat Zahra".ucap Naira lemas Naira berjuang dengan sisa tenaga yg ada dan lahir la bayi perempuan yg cantik seperti ibu nya mata nya seperti ibu nya dan Naira tak sadar kan diri
7 tahun kemudian
"Hah! apa bunda ku akan sembuh".ucap anak berumur 7 tahun itu seperti orang dewasa
"Tuan muda perlu menyemangati bunda tuan".ucap dokter
"Zahra boleh aku bertanya".ucap nya
"Silakan tuan muda".jawab Zahra tersenyum karna anak nona nya yg satu ini Athan Nickoles dia lebih dingin cuek suka memerintah dan senyuman nya tak tampil karna dia selalu memikirkan keadaan bunda nya yg sakit dan kedua adik nya
"Bang Athan bunda bilang lebih sopan la terhadap orang yg lebih tua dari kita".ucap sang adik yg bernama Tathan Nickoles murah senyum dan ceria
"Iya bang aku bilang bunda lho."ucap sang adik paling bontot di kenal dengan Kiara Nandana lebih ceria dan senyuman nya seperti bunda nya yg manis dan cantik
"Kalian berdua diam la".ucap Athan dingin
"Bunda selalu menceritakan tentang ayah tapi kami di larang mengetahui nama dan wajah nya apa alasan bunda Zahra".ucap Athan
"Sebaiknya tuan muda bicara sama nyonya". ucap Zahra
"Abang karna bunda ngak mau kita bertemu dengan ayah itu nanti membuat bunda sedih dan merindukan ayah."ucap Kiara
"Tapi abang cuman ingin bunda sembuh ".ucap Athan
"Kalian anak yg baik sebaiknya kalian temuin bunda kalian".ucap Zahra mereka pergi menemui bunda mereka Naira
"Kenapa kalian berdiri di sana mari sini."ucap Naira yg berbaring pucat
"Bunda jangan banyak gerak".ucap Tathan tersenyum
"Iya sayang cerita sama bunda kenapa anak bunda yg cantik ini cemberut."ucap Naira tersenyum
"Abang bunda ngak izinin Kiara datang ke rumah teman Kiara abang mah gitu".ucap Kiara cemberut
"Abang sini deh".ucap Naira dan Athan naik ke berandar Naira
"Abang ngak boleh kayak gitu kalian masih anak anak dan tidak baik lama lama di sini liat la bang Athan kayak orang dewasa aja padahal masih kecil."ucap Naira lembut
"Jelas la bunda kan cinta sama ayah kalian."jawab Naira meneteskan air mata
"Jika begitu bunda cepat sembuh demi kami dan ayah."ucap Athan mencium wajah Naira
"Iya sayang bunda akan berjuang".ucap Naira
"Kami sayang bunda".ucap anak anak nya memeluk Naira
"Bunda juga seperti kalian menyayangi bunda begitu juga dengan bunda."jawab Naira
"Maaf nyonya menganggu waktu nya ini saat nya tuan muda bermain."ucap seseorang dengan pakaian hitam nya Athan yg mengerti maksud nya segera turun
"Bunda kami pergi dulu nanti kami kembali lagi".ucap Athan pergi bersama adik adik nya
"Gimana Jek".ucap Athan
"Kami sudah menemukan tempat tinggal nya tuan muda".jawab Jek anak buah Naira
"Kalau begitu aku perintah kan suruh 10 orang untuk menemani ku dan nantinya suruh Bagas ke tempat itu aku mau kesana sekarang".ucap Athan masuk ke dalam mobil
"Baik tuan".ucap Jek meluncur ke sebuah rumah di ikuti dengan anak buah nya sekitar 20 menit mereka sampai
Ting nung ting nung
Cklek
Dan mereka tiba tiba masuk tanpa permisi
''Hei siapa kalian''.ucap tuan rumah karna rumah nya rame dengan orang memakai baju hitam dan 3 anak kecil yg ada di dalam rumah keluarga karna ini hari libur jadi tidak ada yg bekerja
"Ada apa ma".ucap sang anak
"Bang kita ngapain di sini."bisik Tathan
"Dimana dia Jek".ucap Athan
"Kamu kamu cari dia di sini dan bawa ke sini."ucap Jek mereka mencari seseorang
"Hei anak kecil jangan membuat keributan".ucap nya lain
'"Wah aunty sini deh."ucap Tathan
__ADS_1
"Ada apa."ucap nya
Cup
"Aunty sangat cantik."ucap Tathan menciumnya
"Maukah aunty jadi kekasih ku".ucap Tathan lagi
"Hei jangan berani dia istriku Saira Nandana".ucap nya
"Ck! orang jelek diem deh".ucap Tathan meremehkan
"Kami menemukannya tuan".ucap anak buah nya turun membawa seseorang
"Wah dia sangat tampan".ucap Kiara
"Jelaskan pada ku Jek tentang diri nya."ucap Athan
"Maaf tuan muda saya tidak berani menyebut nama nya".jawab Jek menunduk
Bugh
"Kenapa Jek kau ingin membantah ku".ucap Athan menendang kaki Jek
"Maaf tuan muda baik la
nama nya Fathan Nickoles dia seorang pengusaha tapi perusahaan nya pernah di hancurkan oleh tuan Pronoto sampai sekarang mereka masih bermusuhan karna tuan Prononto tidak hanya menghancurkan perusahaan nya tapi tuan pronoto pernah membuat adik nya ke guguran."jelas Jek dan Athan mengelilingi Fathan memperhatikan baik baik
"Apa kau mau membantu ku tuan".ucap Athan berdiri di depan Fathan
"Anak kecil pergi sana jangan bermain dengan ku."ucap Fathan kesal
"Kau! Jek".teriak Athan
"Aku tak suka menerima penolakan".ucap Athan
"Abang tunggu jangan bang Kiara mohon jangan menyakiti nya."ucap Kiara
"Kenapa Kiara ini demi kesembuhan bunda".ucap Athan
"Liat deh bang aunty ini."ucap Kiara
"Perhatikan wajah nya dengan baik".ucap Kiara menunjuk Saira
"Dia sangat mirip dengan bunda bang".bisik Tathan
"Aku tak peduli."ucap Athan dingin
"Tuan muda tunggu".ucap Bagas datang bersama Zahra
"Kau !"ucap Fathan
"Maafkan atas kelancangan tuan muda kami tuan".ucap Bagas
"Kau sangat cantik hari ini sayang ku".ucap Tathan
"Dia istri ku ini semua gara gara Andri mengajarkan tuan kecil dengan sifat playboy nya."ucap Bagas kesal
"Haha ! aku hanya becanda Bagas"".jawab Tathan tertawa
"Sebaiknya tuan muda dan adik adik tuan kembali karna bunda tuan mencari tuan dan nona".jelas Bagas
"Tapi aku harus membawa nya Bagas."teriak Athan
"Sayang siapa nama mu mata dan wajah mu sangat mirip dengan anak nenek."ucap mama Khaira
"Kiara nek."jawab Kiara
"Apa nama panjang mu nak".ucap mama Khaira
"Bunda bilang Kiara ngak boleh bilang nama panjang Kiara ".jawab Kiara
"'Baik la aku akan pergi Bagas tapi aku ingin membawa nya Bagas".ucap Athan menunjuk Fathan
"Tuan muda seperti nya tidak perlu karna bunda tuan membutuhkan tuan" .ucap Zahrah
"Baik la Tathan Kiara ayo pulang".perintah Athan
"Baik bang Athan".ucap adik adik nya bersama
''Nama ku Athan akan melakukan apa pun demi kesembuhan bunda ku dan aku akan datang lagi menculik mu tuan Fathan".ucap Athan dingin lalu pergi
"Kenapa nama mereka sangat mirip Athan Tathan dan Kiara".gumam mama Khaira
Mata anak anak itu menenangkan ku siapa sebenarnya mereka.batin Fathan
__ADS_1