Kisah Naira

Kisah Naira
07


__ADS_3

Karna harus menyelesaikan pekerjaan semalam Naira bangun telat dan buru buru ini tidak pernah di lakukan Naira karna Naira disiplin


"Maaf aku telat".ucap Naira di meja makan


"Bilang aja jika kau memamg pemales."ejek Fathan


Apa dia lagi pms sewot banget.batin Naira


"Kakak cuek."ucap seseorang membuat yg ada di ruangan itu menoleh ke asal suara


"Sayang panggil aunty Naira."ucap bunda membenarkan ucapan nya


"Tapi nek kata kak siapa".ucap nya berpikir


"Saira."jawab Naira singkat


"Iya kata kak Saira nama nya kakak cuek."ucap nya polos


"Hahaha ! kamu lucu Nadhira."ucap Fathan tertawa


"Dia sekarang udah jadi aunty kamu Nandhira jadi panggil aunty ya."ucap bunda Nia lembut


"Ye jadi aku punya teman untuk main".seru Nandhira


"Eh kau ngak tau aja dia itu pemarah".bisik Fathan ke Nadhira


"Tapi aunty lucu jika marah paman".jawab Nadhira


"Nenek aku ikut aunty ya ".ucap Nadhira


"Jangan dong sayang aunty kan mau kerja."ucap bunda nya


"Boleh ya aunty aku ikut janji ngak nakal boleh ya aunty".ucap Nandhira memegang lengan Naira


"Aunty lama kerja nya nanti Nadhira bosen nungguin aunty yg lagi kerja".ucap Naira lembut


"Ngak apa aunty aku tungguin ."ucap Nadhira


"Gini aja Naira kamu ajak aja Nadhira jalan sebentar setelah itu antar dia pulang dan kamu boleh berangkat kerja".ucap papi memberi saran


"Iya pi".jawab Naira


"Maaf tuan di depan ada nona Saira".ucap bibik memberi tau


"Baru semalam di tinggal udah ngunjungin aja tuh anak."ucap Fathan


"Bun pi aku tinggal dulu".ucap Naira pergi di ikuti Nadhira


"Hai kakak Saira".sapa Nadhira


"Bocil kenapa kau ada disini."ucap Saira kaget


"Ini kan rumah ku kakak tau sekarang aunty cuek udah jadi aunty Nadhira".ucap Nadhira semangat memeluk Naira


"Hei dia itu kakak ku jangan peluk peluk."ucap Saira cemberut


"Ih dia kan aunty ku."ucap Nadhira cemberut


"Hahaha ! kau lucu sekali bocil."ucap Saira mengelus kepala Nadhira


"Kenapa pagi pagi udah ada di sini."tanya Naira

__ADS_1


"Kakak pasti susah kemana mana karna ngak ada mobil jadi aku anterin aja mobil kakak" .ucap Saira memberikan kunci mobil


"Aku bisa suruh sekretaris ku ngambil nya lagian kan kau bisa mengantar mobil nya ke kantor sekalian pergi bekerja ".ucap Naira tersenyum kecil


"Aku ngak mau kerja di kantor aku mau kerja di rumah sakit aja meski aku bukan seorang dokter tapi aku akan mengurus rumah sakit kita apa boleh kan"ucap Saira


"Boleh dong tapi kakak harap kamu juga siap bekerja di perusahaan ayah ".ucap Naira


"paman Fathan bilang kita ngak boleh jadi seorang pemalas."ucap Nadhira


"Paman sama keponakan sangat menyebalkan ternyata."gumam Naira


"Dan paman sama keponakan mengambil kakak dari aku".ucap Saira cemberut


"Siapa yg mengambil kakak kamu".ucap Fathan tiba tiba


"Nadhira sebagai anak yg baik ngak boleh nyusahin orang Nadhira ngak boleh nyusahin aunty Naira dia kan mau kerja nanti jika aunty Naira pulang dari kerja Nadhira bisa kok main atau jalan sama aunty Naira nya."ucap Fathan lembut


"Iya deh aku ngak jadi ikut aunty."ucap Nadhira


Ternyata dia bisa lembut juga.batin Naira


"Aku tau aku tampan dan mempesona ngak usah di liatin kayak gitu".ucap Fathan pd


Astaga nyebelin banget.batin Naira


"Ngak peduli".jawab Naira singkat


"Nadhira sebaiknya makan gih sana sama nenek ".ucap Fathan


"Iya paman".jawab Nadhira lalu pergi


"Kak ayo kita berangkat sekarang ".ucap Saira


"Ngak perlu ini udah aku bawain."ucap Fathan memberikan tas ke Naira


"Apa kau belum mau berangkat kerja "tanya Naira ke Fathan


"Ini aku juga mau kerja apa kau mau berangkat dengan ku".ucap Fathan


"Ngak usa aku berangkat sama Saira aja kamu hati hati di jalan aku berangkat dulu" .ucap Naira lalu pergi


Kok bisa ya dia seperti itu membuat wajah nya cantik luar biasa.batin Fathan


####


"Kak kita langsung kekantor ."tanya Saira


"Kita ke rumah sakit dulu kakak mau kenalin kau sebagai di rektur utama yg akan menggantikan kakak".ucap Naira santai


"Apa perlu itu kak."ucap Saira


"Iya karna jika kau tiba tiba masuk ke sana jadi apa dokter bukan suster apa lagi jadi cuman itu yg bisa kamu lakukan."jawab Naira


"Terserah yg penting aku ada kesibukan" .jawab Saira senang mereka sampai ke rumah sakit Naira dan Saira turun


"Kak apa setakut itu mereka mendongak untuk melihat kakak aja ngak berani apa kakak orang yg kejam."ucap Saira penasaran


"Enak aja kau pikir kakak ini ngak waras apa apa harus pakai kekerasan kakak ngak tau mungkin mereka ngak berani karna kakak ngak pernah bicara pada mereka."jawab Naira


"Saira".teriak seseorang langsung memeluk Saira

__ADS_1


Bugh


"Berani nya kau memeluknya".ucap Naira memukul orang itu


"M..maaf nona."ucap orang itu


"Aku senang ketemu sama kamu Saira".ucap orang itu semangat


"Kau Deon Wijaya kan."ucap Saira malu


"Iya kau masih ingat aku."ucap Deon senang


"Dia Deon kak cinta pertama ku saat SMA dulu tapi ngak ke sampai karna aku pindah sekolah".bisik Saira malu


"Aku sudah lama mencari mu tapi ngak pernah ketemu".ucap nya


"Emm nona Naira nya siapa nya kamu Sai" ucap nya takut melihat Naira


"Oh dia kakak ku".jawab Saira tersenyum


"Apa! k...kakak kau'".ucap nya kaget


"Ngak usah kaget gitu kakak ku orang yg baik kok keadaan membuat nya seperti ini."ucap Saira melihat keterkejutan Deon


"Jadi kau Saira Nandana."ucap Deon di benar kan Saira


"Kau sendiri ngapain di sini."tanya Saira


"Aku bekerja disni".ucap nya


"Benarkah."ucap Saira semangat


"Saira kakak masih banyak kerjaan apa kita akan mengobrol di sini".ucap Naira melirik jam di tangan nya


"Oh ya siapa tadi nama nya Deon ya perintahkan semua orang untuk berkumpul aku ingin mengumumkan sesuatu ".ucap Naira santai


Astaga aku baru kali ini bicara sama nona Naira dan ternyata kakak cinta pertama ku yg aku cari selama ini habis la aku.batin Deon


Deon pergi untuk memanggil pekerja yg lain untuk berkumpul di ruang meeting setelah 15 menit mereka sudah berkumpul semua orang bertanya tanya ada apa tidak lama Naira masuk bersama Saira


"Maaf semua menganggu waktu kalian maksud saya mengumpulkan kalian saya akan mengumumkan bahwa akan ada penganti saya sebagai di rektur utama dan saya akan datang sesekali disini untuk membantu sebagai dokter" .ucap Naira santai ya memang cita cita Naira menjadi dokter


"Di samping saya ada nona Saira Nandana dia yg akan menggantikan saya ,saya harap kalian bisa nerima nya disini dengan senang hati."ucap Naira lagi


"Perkenalkan nama saya Saira Nandana saya baru ingin bekerja disini mohon bantuan dan kerja sama nya."ucap Saira tersenyum


"Jika semua sudah paham kalian boleh kembali bekerja kecuali dokter Deon wijaya".ucap Naira mereka keluar tinggal Naira Saira dan Deon


Apa aku melakukan kesalahan.batin Deon menelan Saliva nya


"Maaf nona apa saya melakukan kesalahan."ucap Deon berusaha menghilangkan kegugupan nya


"Saya tau kamu teman SMA adik saya dan saya harap kamu bisa menjaganya dan membantu nya".ucap Naira memandang Deon


Apa ini apa aku mimpi.batin Deon


"Saya akan menjaga nona Saira seperti saya menjaga nyawa saya sendiri."ucap Deon percaya diri


"Jika ada apa apa kabari saya jangan sungkan".ucap Naira santai karna Naira melihat begitu besar cinta Deon saat memandang Saira


"Iya nona".ucap Deon

__ADS_1


"Kakak tinggal dulu ya dek bekerja sama la dengan baik bersama dokter Deon jika nanti kau sesak nafas atau jantung mu berlari tinggal bilang ke dokter Deon buat di periksa".goda Naira lalu pergi


"Apa ini ! apa kakak berusaha menggoda ku."teriak Saira karna kakak nya sudah pergi


__ADS_2