Kisah Naira

Kisah Naira
31


__ADS_3

Flashback and


"Kenapa Dapit menolong mu". ucap Naira curiga


"Sebelum kami terpisah Dapit bilang Desi mengubah rencana nya dan mama mu menyetujuinya aku hanya takut tante Khaira melakukan hal yg nekat".jawab Nayira


"Aku hanya berpikir apa Dapit tidak menjebak mu lagi atau itu salah satu rencananya aku tak bisa percaya begitu saja dengan mu dan Dapit".ucap Naira


"Aku ngerti kok Nai."jawab Nayira


*D*ret dret.ponsel Naira berdering


"Kau kemana Nai kenapa telpon ku ngak di angkat."ucap Fathan video call dengan Naira


"Maaf Fathan aku sibuk."jawab Naira


"Apa si Deon itu genit sama kamu atau sekarang kau sibuk bersama nya".ucap Fathan kesal


"Ck! kau ini jangan aneh aneh ngak mungkin la dia berani genit sama aku yg ada dia akan menjadi makanan ikan jika dia berani".ucap Naira


"Apa yg membuat mu sampai mengabaikan ku ".ucap Fathan


"Aku lagi menangani pasien ku Fathan".ucap Naira kesal


" Baik la sekarang sebagai maaf nya kau harus mengucapkan tentang cinta pada ku".ucap Fathan


"Yg benar saja Fathan aku masih di kamar pasien".jawab Naira


kesal karna Naira malu sama Nayira


"Apa pasien nya laki laki".ucap Fathan cemberut


"Perempuan Fathan meski dia laki laki dia tidak bisa menarik perhatian ku karna hati ku sudah di penuhi nama mu seorang".ucap Naira malu


"Aku senang dengar nya jadi aku ingin cepat pulang".ucap Fathan


"Katakan pada ku kau dimana dan lagi ngapain".ucap Naira melirik Nayira yg tersenyum dan memperhatikan Fathan


"Oh aku lagi di kamar".ucap Fathan berjalan jalan


"Apa yg kau lakukan cepat pakai baju mu".ucap Naira


"Emang kenapa aku seksi lho Nai."ucap Fathan menggoda


"Cepat pakai aku ngak mau ada yg liat tubuh mu itu."ucap Naira kesal melihat wajah Nayira yg takjub melihat Fathan


"Disini tidak ada orang sayang".ucap Fathan


"Pakai aku ngak mau nanti Nayira tergoda dengan tubuh mu itu".ucap Naira kesal


"Hahaha! disini tak ada Nayira sayang."jawab Fathan


"Iya aku tau tapi dia disini melihat mu".ucap Naira kesal melihat wajah Naira yg kesal Fathan mengambil baju nya dan memakainya


"Posensif baget."sindir Nayira


"Diam kau burung hantu."ucap Naira kesal


"Sayang Nayira kenapa bisa ada di rumah sakit."tanya Fathan


"Mungkin bosan hidup."jawab Naira kesal


"Sayang jangan gitu dong kasian Nayira nya".ucap Fathan tersenyum

__ADS_1


"Bodoh amat."jawab Naira melihat wajah Nayira mengejek


Tut


"Apa liat liat."ucap Naira ke Nayira


"Tubuh nya sempurna."ucap Nayira ingin menggoda Naira


"Awas jika berani deket deket".jawab Naira kesal lalu pergi


"Naira Naira'' .ucap Nayira mengeleng kan kepala nya


Naira baru keluar dari ruangan Nayira tapi dari jauh Nayira melihat Dapit dengan pincang berlari menuju Naira


"Dimana Nayira".ucap Dapit panik


"Ngak usa sok peduli deh".jawab Naira


Dapit tidak peduli dia mengikuti arahan suster langsung masuk


Cklek


"Nayira kau tak apa.''ucap Dapit khawatir


"Kau ngapain disini".tanya Naira dingin


"Bukan urusan kau ini semua gara gara kamu".ucap Dapit


"Mulut mu di jaga ya aku tak melakukan apa apa". ucap Naira marah


"Karna obsesi Desi menghancurkan kau dia sudah gila aku tak akan lagi membantu nya aku ngak bisa kehilangan Nayira untuk kedua kali nya". ucap Dapit memeluk Nayira


"Hahahha! Dapit Dapit apa kau di suruh Desi untuk membunuh ku atau menjebak ku aku tak akan muda percaya begitu saja".ucap Naira


"Dia sahabatku aku mohon jangan bertengkar dengan nya wajar Naira tidak percaya karna kita pernah mengkhianati nya"..ucap Nayira menahan Dapit


"Baik la aku akan mengalah demi diri mu sebaik nya kita pergi dari sini secepatnya Desi ingin membunuh kita karna aku akan melaporkan nya ke polisi ".ucap Dapit


"Aku tidak bisa lari lagi kita harus hadapi masalah ini jika ingin bebas kau mencintai ku kan ingin bersama ku berjuang la demi cinta kita".ucap Nayira


"Baik la kau benar aku harus cari cara supaya bebas dari Desi".ucap Dapit


"Aku peringkat kan sama kamu Naira percaya atau tidak aku peduli karna kau sahabat orang yg aku cintai, mama mu sekongkol ingin menghancurkan mu dan Desi bisa aja berubah rencananya kau harus berhati hati terhadap orang terdekat mu karna Desi akan mengunakan itu jika dia tidak mau orang yg di sayang nya akan disakiti Desi".ucap Dapit


"Aku tak tau apa tujuan mu aku harap kau bisa menjaga Nayira dengan baik."ucap Naira


"Apa kau memaafkan kami Nai ."ucap Nayira semangat


"Anggap saja iya."jawab Naira tersenyum


"Terimakasih Nai."ucap Dapit refleks memeluk Nayira


"Kena kau Naira."ucap Desi di balik pintu karna Desi sengaja melepas Dapit supaya bertemu dengan Nayira tapi yg di dapat nya lebih dari itu


"Maaf aku terlalu senang karna beban selama ini terangkat aku benar merasa bersalah mempermainkan mu dan menghancurkan kehidupan Nayira".ucap Dapit menyesal


"Yg penting kau mau berubah menjadi lebih baik dan menyesali perbuatan mu" .ucap Naira


"Terimakasih Nai ".jawab Nayira


"Iya aku permisi dulu berbahagia la kalian".ucap Naira lalu pergi


Satu minggu telah berlalu hari ini Fathan pulang tapi Fathan mengabari Naira saat pertama dia pergi dan Fathan juga tidak menelponnya atau mengangkat telpon Naira,Nayira juga sudah pulang

__ADS_1


"malem gini kenapa Fathan belum pulang".gumam Naira karna kelelahan Naira tertidur di sofa mendengar suara pintu terbuka Naira terbangun


"Fathan kau kenapa malem datang nya ".ucap Naira


" Aku merindukan mu" .ucap Naira memeluk Fathan


"Aku capek Nai kau tidur duluan aja aku mau mandi dulu".ucap Fathan melepas pelukan Naira


"Fathan kenapa mungkin dia kecapekan".ucap Naira melanjutkan tidurnya


Sudah 2 hari Fathan diam dan menghindari Naira papi dan bunda nya juga sudah ke luar kota untuk menemui Nadhira


"Sini biar aku bantu".ucap Naira melihat Fathan mengenakan dasi nya


"Ngak usa urus saja urusan mu".jawab Fathan lalu pergi


"Fathan kenapa sih apa aku pernah ada salah".gumam Naira


Saat Naira pulang dari rumah sakit Fathan sudah ada di rumah dan duduk santai


"Kau udah pulang."ucap Naira pelan


"Menurut kamu''.ucap Fathan ketus


"Habis dari mana kau suami pulang kau ngak ada."ucap Fathan


"Maaf di rumah sakit lagi banyak pasien".ucap Naira duduk di depan Fathan dan Fathan beranjak dari duduk nya


"Jika aku punya salah bilang aku ngak tau di mana kesalahan ku jika kau diam kayak gini kapan permasalahan nya akan selesai".ucap Naira mengikuti Fathan


"Baik la kita selesai kan masalah ini katakan apa ada yg ingin kau katakan atau apa kau bertemu dengan mantan mu akhir akhir ini".tanya Fathan


"Ngak ada aku hanya kerja di rumah sakit setelah itu aku pulang kerumah".jawab Naira


"Bahkan kau bohong Naira kau pernah kan bertemu dengan Dapit".ucap Fathan menahan emosi nya


"Iya tapi itu beberapa minggu lalu di sana juga ada Nayira ".jawab Naira


"Sudah la Nai aku tak mau menyakitimu ".ucap Fathan masuk ke kamar nya


"Katakan dengan jelas Fathan permasalahan nya."ucap Naira


"Liat ini Naira bahkan kau sangat senang saat Dapit memeluk mu".teriak Fathan memberikan foto Naira saat dapit memeluk nya


"Ini salah paham Fathan memang benar Dapit memeluk ku karna dia refleks karna aku memaafkan kedua nya".ucap Naira


"Tapi kenapa kau tak bilang pada ku ".bentak Fathan


"Selama berapa minggu ini kau mendiami aku Fathan gimana aku mau bilang"..ucap Naira


"Apa benar kau memang mencintai ku Naira".ucap Fathan


"Pertanyaan macam apa itu ya jelas aku mencintaimu".jawab Naira


"Tapi aku tak yakin Naira kau mencintai ku jujur saja kau masih cinta kan sama Dapit" .ucap Fathan


"Kau tak percaya pada ku Fathan."ucap Naira kecewa


"Gimana rasa nya jika kau melihat bukti bahwa aku berpelukan dengan mantan ku dan tertawa."ucap Fathan


"Aku akan mencari Dapit dan Nayira supaya kau percaya apa yg aku bilang".ucap Naira


"Buat apa kau mencari Dapit biar kalian bisa bersama lagi".ucap Fathan

__ADS_1


__ADS_2