
Luna adalah gadis cantik berumur 19 tahun , meskipun luna masih kuliah dia sudah mampu mendirikan lestoran yang ia dirikan sendiri .
Luna gadis mandiri dan tertutup semenjak kematian kedua orang tuanya.Luna sendiri tinggal bersama tante dan om nya
Pagi itu.........
Luna yang sedang mengantar tantenya ke rumah sakit ternama di kota A tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang akan menyinari hidupnya
" *Tante duduk dulu disini ya , luna mau ke toilet dulu " ( pinta luna )
" Jangan lama - lama ya lun*" ( balas tantenya)
Lunapun pergi.....
Diperjalanan luna tidak sengaja menabrak Danial. Danial adalah pria tampan berumur 20 tahun. Diumurnya yang masih muda danial sudah memiliki rumah sakit terbesar di kota A , tetapi ia mempunyai sifat dingin terutama terhadap wanita.
" *Aduh....." ( luna terjatuh karena menabrak danial* )
" ***Lain kali matanya dipakai " ( seru danial yang langsung meninggalkan luna tanpa memperdulikan luna)
" Itu orang sombong bange**t** " ( sindir luna)
" *Lun..kok lama ? " ( tanya tanten luna )
" Maaf tan , tadi ada sedikit masalah "
" Masalah apa lun ? "
" Bukan apa - apa tan "
" Ibu Amirah " ( ucap salah satu suster** )
" *A****yo tan kita masuk* "
Setelah selesai berobat , luna dan tantenya pun pergi meninggalkan rumah sakit A .
Setelah selesai mengantar tante nya berobat luna pun pergi ke kampus.
" **Lun kok kamu telat " ( naila , teman dekat luna )
" Tadi nemenin tante dulu ke rumah sakit "
__ADS_1
" Tante kamu sakit apa lun ? "
" Kecapean "
" Emmmm....makan yo , aku belum makan ni "
" Hemmm** "
Lunapun mengikuti kemauan teman nya itu meskipun luna tidak lapar.
Setelah jam kuliah selesai , luna langsung pergi ke lestoran miliknya yang tidak jauh dari kampus.
" **Lun , maaf ya hari ini aku gak bisa nemenin kamu ke lestro "
" Enggak kaya biasanya , kenapa ? "
" Luna ku sayang , kamu lupa sekarang aku kan mau jalan sama erik "
" Oh...tapi kamu taukan erik orangnya kaya mana "
" Tenang aja lun , kalo dia berani macam - macam kan ada sahabatku yang pemberani ini "
" Sudahlah , sana pergi !!! "
" Dah lun , jangan lupa cari pacar "
Setelah naila pergi lunapun pergi ke lestorannya . Disana ia langsung disibukan dengan pesanan - pesanan yang semakin ramai.
" **Mba luna , ada telpon dari rumah sakit A , katanya mau pesan makanan "
" Rumah sakit , sini telponnya** "
Lunapun menjawab telpon itu , ia tidak tau yang memesan makanannya adalah rumah sakit danial .
" **Baiklah buk luna , sore ini kami akan datang langsung ke tempat lestro anda "
" Kami akan menunggu** "
Lunapun semakin sibuk dengan pesanan - pesanan yang begitu banyak .
Pukul 16.00 danial tiba di restro luna.....
" **Selamat datang di restro ka..." ( kata - kata luna langsung terhenti melihat danial dihadapannya )
__ADS_1
" Buk luna kami dari rumah sakit A , oh ya ini derektur sekaligus pemilik rumah sakit kami "
" Oh.... silahkan duduk "
"Jadi begini buk luna , kami butuh ketring setiap harinya buat pegawai kami "
" Emmm setiap hari " ( luna kaget mendengar sekretaris danial )
" Jika buk luna sanggup , kami akan memesan makanan disini , karena tempatnya tidak terlalu jauh dengan rumah sakit kami "
"Sanggup , kami pastikan restro kami akan memberikan yang terbaik "
" Baiklah buk luna , pembayaran akan kami lakukan setiap makanan sampai "
" Tidak masalah** "
Luna dan danial pun berjabat tangan untuk pertama kalinya.
" **Kalo begitu kami pergi dulu " ( ucap sekretaris danial )
" Iya ....tunggu dulu " ( balas luna )
" Ada apa buk luna ? "
" Saya butuh bicara empat mata dengan pak danial "
" Baik buk "
" Ada perlu apa ? " ( seperti biasa danial melihatkan wajah dinginnya )
" Saya minta maaf soal di rumah sakit "
" Tidak masalah , kalo tidak ada lagi yang dibicarakan boleh saya pergi "
" Oh...tentu** "
Danial pun pergi meninggalkan luna tanpa mengucapkan kata sedikit pun
" Dasar es balok , kalo aja bukan rekan bisnis udah aku pites kamu "
Luna dan danial tidak sadar bahwa mereka sudah memiliki ketertarikan satu sama lain.
Like and comen ya kakak๐๐
__ADS_1
jangan lupa saran and kritiknya๐๐
Butuh banget , biar bisa terus up nya๐**๐**