
Luna yang mulai tenggelam ke dasar laut tidak bisa melakukan apapun
" Sepertinya ini akhir dari hidupku , tapi sekarang aku bisa pergi dengan tenang karena aku sudah berhasil membawa denis pulang . Danil sebentar lagi kita pasti bertemu" ( pikir luna yang sudah hampir tidak sadarkan diri )
Disaat denis tiba di tempat faisal dan mondi yang sedang membakar ikan , denis tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka
" Kemana luna sama si denis pergi ? " ( tanya faisal sembari membakar ikan )
" Berenang kali !! " ( pikir mondi )
" Gak mungkin lah , lo lupa apa pikun ? luna kan trauma kalo suruh berenang karena hampir tenggelam waktu kecil " ( jelas faisal )
Denis yang mendengar perkataan faisal , langsung berlari menuju dimana luna terjatuh.Denis yang baru tiba langsung membuka bajunya dan meluncur langsung ke dalam air .
Denis berusaha mencari luna ke dasar laut . Sementara itu luna sudah tidak sadarkan diri karena sudah terlalu lama di dalam air.
" Gue gak akan pernah memaafkan diri gue sendiri jika terjadi sesuatu sama lo lun , maafin gue.... dimana lo lun ? " ( gumam denis yang masih berusaha berenang mencari luna )
Melihat luna dari kejauhan , denis langsung mempercepat gerakannya menuju luna . Denis menarik tangan luna dan membawanya ke permukaan.
Setelah berhasil membawa luna kedaratan , denis langsung memberikan pertolongan pertama , ia mulai menekan nekan dada luna dan memberikan napas buatan untuk luna .
" Bangun lun gue mohon..... " ( ucap denis yang sangat terluka melihat keadaan luna)
Denis kembali membuat napas buatan untuk luna .
Faisal , raka , mondi dan mahendra yang mendengar ada seseorang yang tenggelam langsung berlari ketempat kejadian . Seketika mereka terkejut melihat luna yang sedang terbaring .
Mahendra yang melihat denis melakukan napas buatan merasa kesal dan langsung mendorongnya
" Beraninya lo..." ( teriak kesal mahendra )
" Apa yang terjadi den ? " ( tanya khawatir faisal )
Tanpa menjawab pertanyaan faisal , denis langsung membopong luna ke dalam villa.
" Biar gue yang bawa luna !! " ( pinta mahendra , tetapi denis tetap saja menghiraukan perkataan mahendra )
" Sudahlah dra , yang penting sekarang keselamatan luna !! " ( jelas mondi membuat mahendra menyetujuinya )
__ADS_1
Villa
Faisal langsung memeriksa keadaan luna .
" Bagaimana sal keadaan luna sekarang ? " ( tanya mahendra )
" Luna baik baik saja , tetapi karena traumanya luna masih butuh waktu untuk siuman " ( jelas faisal )
" Kenapa luna bisa tenggelam hahhh ? " ( tanya mahendra )
" Gue kira luna bisa berenang jadi gue membiarkan dia di dalam air " ( jelas denis yang merasa bersalah atas kejadian yang menimpa luna )
Bugggggg........
Suara pukulan mahendra yang mendarat di pipi denis . Tanpa melawan , denis membiarkan mahendra memukulnya karena ia berhak mendapatkan pukulan itu
" ...Apa yang kalian berdua lakuin , luna lagi sakit....kalian malah? " ( ucap raka sembari memisahkan mereka berdua )
" Mulai sekarang jangan pernah menemui luna " ( pinta mahendra yang langsung meninggalkan mereka )
Menyesali perbuatannya , denis mencari tempat untuk melampiaskan semua kekesalannya
"....Laki laki apa gue sebenarnya ? yang tidak bisa menjaga seorang wanita yang sudah tahu dalam bahaya " ( ucap denis )
Pukul 20.00
Luna mulai membuka kedua matanya , mahendra dan yang lainnya merasa senang melihat luna sudah siuman
" Lun lo gak papa kan ? " ( tanya mahendra )
Tanpa menjawab pertanyaannya , luna langsung memeluknya karena masih merasa trauma . Denis yang melihat itu tidak menyadari bahwa dirinya mulai kesal melihat mereka saling berpelukan .
" Sekarang lo akan baik baik saja , ada gue !! " ( ucap mahendra )
" Kalo begitu lo istirahat saja dulu lun " ( tambah raka )
" Emmm... lo istirahat saja dulu " ( ucap mahendra )
__ADS_1
Mereka pun meninggalkan luna sendiri agar dia bisa istirahat dengan tenang . Disaat luna tertidur , denis memasuki kamar luna untuk melihat keadaannya . Melihat luna tertidur sambil mengigau karena traumanya , denis memutuskan untuk menenangkan luna
" Pah..tolong luna...mamah tolong luna....tolong bantu luna " ( teriak teriak luna yang masih mengingat kejadian disaat luna berumur 10 tahun )
" Lo udah selamat.... lo tenang ya lun ada gue disini " ( ucap denis sembari mengelus ngelus rambut luna )
Tanpa luna sadari ia memegang tangan denis dengan erat , denis membiarkan luna memegang tangannya agar ia merasa lebih tenang
Pagi hari
Pukul 06.00
Luna yang sudah terbangun dari tidurnya , baru menyadari bahwa denis berada di sampingnya sembari memegang tangannya
" Kenapa denis ada disini ? " ( gumam luna )
Menyadari luna sudah terbangun , denis langsung melepaskan genggamannya
" Tadi malam lo mengigau ngigau jadi gue pegang tangan lo " ( jelas denis )
" Makasih !! " ( balas luna )
" Maaf.... kemarin sore gue terlambat menolong lo !! "
" Jadi lo yang menolong gue ? "
" Gue pergi dulu , kalo lo masih butuh istirahat lo bisa disini dulu . Biar gue yang mengunjungi rumah sakit S " ( ucap denis tanpa menjawab pertanyaan luna )
" Ahhhh ? gue baru ingat kalo jam 10 nanti kita harus mengunjungi rumah sakit S , kalo begitu kita siap siap "
" Lo yakin ? "
" Gue udah gak papa kok !!! "
" Kalo begitu , ayo kita pergi ? "
" Emmm..... "
Denis dan yang lainnya kembali ke kota A . Setelah sampai di kota A , denis dan luna bersiap siap untuk kerumah sakit S . Sedangkan faisal , raka dan mondi pergi ke kampus dan mahendra kembali menjalankan tugasnya
__ADS_1
Bersambung.......
#Jangan lupa like , comen , vote and kasih bintang lima ya kak🙏🙏🙏