Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku

Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku
Trauma 2


__ADS_3

Luna yang mulai tenggelam ke dasar laut tidak bisa melakukan apapun


" Sepertinya ini akhir dari hidupku , tapi sekarang aku bisa pergi dengan tenang karena aku sudah berhasil membawa denis pulang . Danil sebentar lagi kita pasti bertemu" ( pikir luna yang sudah hampir tidak sadarkan diri )


Disaat denis tiba di tempat faisal dan mondi yang sedang membakar ikan , denis tidak sengaja mendengar pembicaraan mereka


" Kemana luna sama si denis pergi ? " ( tanya faisal sembari membakar ikan )


" Berenang kali !! " ( pikir mondi )


" Gak mungkin lah , lo lupa apa pikun ? luna kan trauma kalo suruh berenang karena hampir tenggelam waktu kecil " ( jelas faisal )


Denis yang mendengar perkataan faisal , langsung berlari menuju dimana luna terjatuh.Denis yang baru tiba langsung membuka bajunya dan meluncur langsung ke dalam air .


Denis berusaha mencari luna ke dasar laut . Sementara itu luna sudah tidak sadarkan diri karena sudah terlalu lama di dalam air.


" Gue gak akan pernah memaafkan diri gue sendiri jika terjadi sesuatu sama lo lun , maafin gue.... dimana lo lun ? " ( gumam denis yang masih berusaha berenang mencari luna )


Melihat luna dari kejauhan , denis langsung mempercepat gerakannya menuju luna . Denis menarik tangan luna dan membawanya ke permukaan.


Setelah berhasil membawa luna kedaratan , denis langsung memberikan pertolongan pertama , ia mulai menekan nekan dada luna dan memberikan napas buatan untuk luna .


" Bangun lun gue mohon..... " ( ucap denis yang sangat terluka melihat keadaan luna)


Denis kembali membuat napas buatan untuk luna .


Faisal , raka , mondi dan mahendra yang mendengar ada seseorang yang tenggelam langsung berlari ketempat kejadian . Seketika mereka terkejut melihat luna yang sedang terbaring .


Mahendra yang melihat denis melakukan napas buatan merasa kesal dan langsung mendorongnya


" Beraninya lo..." ( teriak kesal mahendra )


" Apa yang terjadi den ? " ( tanya khawatir faisal )


Tanpa menjawab pertanyaan faisal , denis langsung membopong luna ke dalam villa.


" Biar gue yang bawa luna !! " ( pinta mahendra , tetapi denis tetap saja menghiraukan perkataan mahendra )


" Sudahlah dra , yang penting sekarang keselamatan luna !! " ( jelas mondi membuat mahendra menyetujuinya )

__ADS_1


Villa


Faisal langsung memeriksa keadaan luna .


" Bagaimana sal keadaan luna sekarang ? " ( tanya mahendra )


" Luna baik baik saja , tetapi karena traumanya luna masih butuh waktu untuk siuman " ( jelas faisal )


" Kenapa luna bisa tenggelam hahhh ? " ( tanya mahendra )



" Gue kira luna bisa berenang jadi gue membiarkan dia di dalam air " ( jelas denis yang merasa bersalah atas kejadian yang menimpa luna )


Bugggggg........


Suara pukulan mahendra yang mendarat di pipi denis . Tanpa melawan , denis membiarkan mahendra memukulnya karena ia berhak mendapatkan pukulan itu


" ...Apa yang kalian berdua lakuin , luna lagi sakit....kalian malah? " ( ucap raka sembari memisahkan mereka berdua )


" Mulai sekarang jangan pernah menemui luna " ( pinta mahendra yang langsung meninggalkan mereka )


Menyesali perbuatannya , denis mencari tempat untuk melampiaskan semua kekesalannya


"....Laki laki apa gue sebenarnya ? yang tidak bisa menjaga seorang wanita yang sudah tahu dalam bahaya " ( ucap denis )


Pukul 20.00


Luna mulai membuka kedua matanya , mahendra dan yang lainnya merasa senang melihat luna sudah siuman


" Lun lo gak papa kan ? " ( tanya mahendra )


Tanpa menjawab pertanyaannya , luna langsung memeluknya karena masih merasa trauma . Denis yang melihat itu tidak menyadari bahwa dirinya mulai kesal melihat mereka saling berpelukan .


" Sekarang lo akan baik baik saja , ada gue !! " ( ucap mahendra )


" Kalo begitu lo istirahat saja dulu lun " ( tambah raka )


" Emmm... lo istirahat saja dulu " ( ucap mahendra )

__ADS_1


Mereka pun meninggalkan luna sendiri agar dia bisa istirahat dengan tenang . Disaat luna tertidur , denis memasuki kamar luna untuk melihat keadaannya . Melihat luna tertidur sambil mengigau karena traumanya , denis memutuskan untuk menenangkan luna


" Pah..tolong luna...mamah tolong luna....tolong bantu luna " ( teriak teriak luna yang masih mengingat kejadian disaat luna berumur 10 tahun )


" Lo udah selamat.... lo tenang ya lun ada gue disini " ( ucap denis sembari mengelus ngelus rambut luna )


Tanpa luna sadari ia memegang tangan denis dengan erat , denis membiarkan luna memegang tangannya agar ia merasa lebih tenang


Pagi hari


Pukul 06.00


Luna yang sudah terbangun dari tidurnya , baru menyadari bahwa denis berada di sampingnya sembari memegang tangannya


" Kenapa denis ada disini ? " ( gumam luna )


Menyadari luna sudah terbangun , denis langsung melepaskan genggamannya


" Tadi malam lo mengigau ngigau jadi gue pegang tangan lo " ( jelas denis )


" Makasih !! " ( balas luna )


" Maaf.... kemarin sore gue terlambat menolong lo !! "


" Jadi lo yang menolong gue ? "


" Gue pergi dulu , kalo lo masih butuh istirahat lo bisa disini dulu . Biar gue yang mengunjungi rumah sakit S " ( ucap denis tanpa menjawab pertanyaan luna )


" Ahhhh ? gue baru ingat kalo jam 10 nanti kita harus mengunjungi rumah sakit S , kalo begitu kita siap siap "


" Lo yakin ? "


" Gue udah gak papa kok !!! "


" Kalo begitu , ayo kita pergi ? "


" Emmm..... "


Denis dan yang lainnya kembali ke kota A . Setelah sampai di kota A , denis dan luna bersiap siap untuk kerumah sakit S . Sedangkan faisal , raka dan mondi pergi ke kampus dan mahendra kembali menjalankan tugasnya

__ADS_1


Bersambung.......


#Jangan lupa like , comen , vote and kasih bintang lima ya kak🙏🙏🙏


__ADS_2