
Tiga hari kemudian.....
Faisal, raka ,mondi dan naila merasa khawatir melihat Luna yang sudah tiga hari tidak keluar rumah meskipun mereka membujuk Luna untuk bercerita
"Sal...bagaimana ini, Luna masih tidak mau cerita " (rengek naila yang sudah khawatir)
" Kita tunggu saja Luna, gue tau dia cewe kuat. Kalo udah waktu nya pasti dia mau cerita sama kita "(jelas Faisal, yang sebenarnya lebih mengkhawatirkan Luna)
Begitu pula jeki dan roki mereka menunggu keputusan Luna, karena mereka takut rumah sakit S semakin curiga kepada mereka
Hari keempat.....
Luna akhirnya memberanikan diri untuk menghadapi semuanya setelah berfikir panjang
Pukul 10 . 00 di rumah sakit A
Krekkkkk.....
" Akhirnya lo datang juga ,bagaimana tawaran gue?" ( ucap Denis yang sudah tahu bahwa Luna akan menemuinya)
" Gue Terima.... mana berkas perjanjian nya? "(balas Luna dengan tegas )
Dengan senang hati Denis memberikan map perjanjian
Dengan teliti Luna membaca bait demi bait
isi perjanjian pernikahan
1.Tidak ada hubungan suami istri
2.Tidak akan pernah menanyakan urusan pribadi atau pun ikut campur
3.Setelah menyelesaikan masalah rumah sakit, suami ataupun istri bisa mengusulkan perceraian
4.Saham akan dibagi sama rata
5.Tidak ada satu orang pun yang mengetahui pernihahan palsu yang akan dijalankan
" Gue setuju semua persyaratan lo kecuali no 4 " ( jelas Luna yang baru selesai membaca persyaratan dari Denis)
__ADS_1
" Kenapa? " ( tanya heran Denis)
" Gue gak butuh semua saham itu, yang gue butuhin hanya satu , yaitu rumah sakit A tetep atas nama lo sesuai permintaan pak danial "
" Satu lagi persyaratan gue "( tegas Denis yang tidak menyukai Luna menyebut nama danial yang selama ini ia benci)
" Apa lagi? "
" Selama kita menjalani pernikahan palsu ini,gue gak mau lo nyebut nama si danial "
Mendengar perkataan Denis, hati Luna begitu sesak mengetahui Denis amat sangat membenci cintanya itu
" Baik, gue Terima semua persyaratan dari lo, tapi lo harus tau mulai saat ini detik ini gue amat sangat membenci lo, jadi jangan harap sikap gue sama lo , sama kaya dulu "
" Gue juga gak akan berharap lo suka sama gue, jadi lo jangan berharap sikap gue baik sama lo "
" Hahh... dengan senang hati gue Terima sikap lo " ( balas Luna yang mulai membenci Denis karena sikapnya tidak pernah berubah)
" Sekarang lo bisa pergi... Soal pernikahan jeki dan mondi yang urus pernikahan. Lo tunggu kabar dari gue lagi "
Dengan tatapan seperti ingin menghajar Denis, Luna meninggal kan ruangan denis
" Luna... lo kenapa sih ? tiga hari ini lo gak ada kabar? "( tanya naila yang langsung menghampiri Luna)
" Gue gak papa kok nai, gue cuman butuh istirahat sama nenangin pikiran gue "
" Lo gak bohong kan lun? " ( tambah raka)
" Gak kok.... Oh ya, gue ada kabar baik ni "
" Apa lun? "( sambar mondi)
" Gue mau nikah "
Glegar.... bak disambar petir keempat temannya dibuat kaget oleh ucapan Luna
" Lo gak becanda kan lun? " ( tanya Faisal)
" Gue gak becanda apa lagi ini soal pernikahan gue "
__ADS_1
" Siapa orang nya lun, maksud gue siapa calon suami lo? " ( naila)
Dengan berat hati Luna menjawab pertanyaan naila
" Denis "
Keempat temannya kembali mematung mendengar nama yang diucapkan Luna
" Kakak nya danil lun? si Denis "( mondi)
" Emmm... "
" Lo gak usah bohong , pasti lo punya masalah kan sama si Denis. Lo cerita aja lun kita pasti bantu "( Faisal)
" Iya lun, gak mungkin kan lo suka sama si Denis " (mondi)
"Kata siapa gue gak suka sama Denis, gue suka sama Denis karena dia mirip danil jadi gue Terima lamaran dari Denis" (bohong Luna)
"Tapi lun... " ( belum sempat melanjutkan kata²nya, Luna langsung memotong pembicaraan temannya)
"Gue gak mau debat sama kalian, ini keputusan gue. suka gak suka gue akan tetap nikah sama Denis" (tegas Luna)
"Oke².... tapi bagaimana sama mahendra lun, dia selama ini ngejar²lo "
"Gue sendiri yang akan bicara sama mahendra, kalian tenang aja"
Luna akan memberi tahu mahendra ketika dia sudah tiba di kota A karena saat ini mahendra sedang ditugaskan ke luar kota
Setelah memberi tahu semua temannya, Luna memutuskan memberi tahu tantenya bahwa dia akan menikah dengan Denis
Dengan susah payah, Luna dapat meyakinkan tantenya untuk merestui mereka berdua
Disini lain Denis sudah memberitahu semua para pemegang saham terutama direktur rumah sakit S bahwa dirinya akan menikah dengan luna
Sesuai rencana , rumah sakit S mengira Denis bener bener kakak danial yang menginginkan rumah sakit A ,bukan seseorang yang sedang memata matai rumah sakit S
#Jangan lupa like ya kak, butuh baget buat up nya
#Ditunggu di episode selanjutnya "Hari pernikahan"
__ADS_1