
Setelah satu tahun berlalu luna mendapat kabar bahwa kakak danial sudah di temukan . Luna yang mendengar kabar itu merasa bahagia dan ingin segera menemui denis.
Kampus.....
Dikampus luna langsung menemui faisal untuk menanyakan keberadaan denis.
" Sal....ayo temuin kakak danial , aku udah gak sabar " ( ajak luna dengan kegirangan )
" Tapi ada masalah lun " ( Jawab faisal )
" Masalah apa lagi ? "
" Denis yang kita cari yang hampir mirip ciri ciri yang kamu berikan dia adalah ketua geng"
" ketua geng....yang dikatakan danial benar kakak nya sudah salah jalan "
" yang lebih parahnya denis adalah orang pembunuh bayaran " ( jelas faisal membuat luna mematung mendengar kebenaran yang di ucapkan farhan )
" Apa.....tapi aku harus bisa menemukan denis bagaimana pun cara nya "
" Kamu udah gila lun , ini bahaya buat kamu "
"Meskipun aku harus ngorbanin nyawa , aku rela karna aku udah janji sama danial aku pasti menemukan denis "
Faisal yang mendengar kata kata luna semakin khawatir dengan tekad luna . Sementara itu luna langsung pergi meninggalkan farhan tanpa kata kata sedikitpun.
" sal....kok luna pergi ? " ( tanya naila yang menghapiri nya )
" Gak papa " ( faisal pun meninggalkan naila tanpa menjelaskan sedikitpun masalah luna )
Luna sesegera mungkin mencari info denis kepada detektif yang ia sewa. Tanpa butuh lama ia sudah menemukan keberadaan denis.
Akhirnya luna melajukan mobilnya menuju kota A meskipun ia tahu bahwa kota itu di kenal sebagai kota para penjahat.
__ADS_1
Sesampainya di kota A luna langsung mencari info keberadaan denis . Ia menunjukan foto masa kecil denis ya ia temukan di kamar danial. Semua orang yang ia tanyai soal foto itu merasa takut dan tidak mengatakan sedikitpun.
" Kenapa semua orang takut sama foto ini , apa mereka tau sama foto kecil kakak denis " ( ucap luna sambil berfikir keras )
Luna tidak putus asa mencari denis , pada akhirnya ia memberanikan diri menanyakan kepada anggota geng
" Permisi mas , apa saya boleh tanya " ( pinta luna dengan nada gugup )
" Waww akhirnya ada bidadari yang datang sendiri " ( ucap salah satu anggota geng )
" Kalo mulus gini , gue punya kali " ( saut kembali salah satu anggota geng )
"saya cuman mau nanya , kalian kenal gak sama foto ini " ( tanya kembali luna )
" Coba kita liat neng " ( jawab salah satu geng sembari menarik tangan luna , tetapi luna dengan sigap langsung melepaskannya )
" Ada apa ini , kenapa ribut sekali " ( tanya mahesa )
ilustrasi Mahesa
" Ini bos , ternyata cewe ini nyari si brengsek denis " ( bisik salah satu anggota geng pada mahesa )
" Siapa lo ? kenapa nyari si denis " ( tanya mahesa sembari memperhatikan luna )
" Ada perlu aja " ( jawab singkat luna )
Mahesa mulai merencanakan sesuatu untuk memberi pelajaran pada denis melalui luna . Ia berfikir bahwa luna adalah wanita yang di cintai denis .
" Gue tau markas denis , kalo mau gue anterin lo sama dia "
" Iya , makasih sudah mau membantu " ( jawab luna tanpa berpikir panjang )
__ADS_1
" Dengan senang hati " ( mahesa tersenyum jahat )
Mahesa membawa luna ke sebuah gedung tua dan langsung membiusnya .
" Liat aja lo denis , gue bakalan buat lo menderita " ( ucap mahesa )
Mahesa langsung mengikat tangan dan kaki luna. Lunapun tersadar dan kaget meliat dirinya sudah terikat
" Apa yang lo lakuin sama gue " ( tanya luna dengan nada marahnya )
" Jawab pertanyaan gue dulu , siapa lo sebenarnya ?" (tanya balik mahesa yang sedang duduk bersama anggota geng nya )
" Gue luna , gue mahasiswi universitas B " ( jawab lantang luna )
" Bukan itu yang gue tanya , siapa lo bagi si brengsek denis "
" Bukannya lo juga brengsek "
Pakkkkkkkkk
Tangan salah satu anggota mahesa menampar pipi luna sehingga membuat bibir mungil luna berdarah
" Bro......jangan kasar sama wanita cantik " ( ucap mahesa sembari mengusap bibir luna tetapi luna langsung menghindari sentuhan mahesa )
" Kalo bukan demi mengetahui keberadaan denis gue udah lupain janji gue sama danil , gue tetap harus sabar cuman mereka yang tahu keberadaan denis " ( seru luna dalam hatinya )
" Oke kalo lo gak mau jawab gue bakalan ketemuin lo sama denis tapi sekarang bukan saatnya . Tunggu sebentar lagi oke " ( jelas mahesa)
Mahesa dan kawan kawan nya pun meninggalkan luna sendiri dalam keadaan terikat .
# Yok ikuti kisah selanjutnya
# Like and comen juga ya kakak 🙏🙏🙏
__ADS_1