
Pukul 07 .00 luna sesegera mungkin bangun dan mempersiapkan diri nya untuk menyapa semua pegawai rumah sakit danial.
" Aku pasti bisa , ayo lun semangat " ( seru luna pada dirinya sendiri )
Di saat luna hendak pergi , tante luna tiba di rumahnya.
" Tan , kok gak bilang bilang mau pulang " ( ucap luna yang langsung memeluk tantenya itu )
" Maafin tante ya lun , tante baru dengar soal danial ( jawab tantenya sembari mengelus ngelus rambut luna dengan penuh kasih sayang )
Tanpa luna sadari air matanya menetes begitu derasnya
" Tenang aja tan , luna kan gadis kuat "
" Tante yakin kamu bisa ngelewatin semua ini"
" Ya udah tan , luna mau kerumah sakit danial dulu "
" Buat apa lun ? "
" Nanti luna ceritain semuanya , luna udah terlambat nih luna pergi dulu ya...dah tan " ( ucap luna sembari berlari meninggalkan tantenya )
Tante luna pun bahagia dan merasa lega melihat luna kembali seperti biasa nya lagi .
Rumah sakit
Luna memberanikan dirinya memasuki rumah sakit danial dan bertekad untuk menemukan kakak nya .
Setelah menyelesaikan semua tugasnya di rumah sakit luna kembali ke restronya.
Restro
Disaat luna tiba di restronya keempat temannya sudah tiba untuk menemui luna.
__ADS_1
" Kalian disini , pas banget aku mau bicara sesuatu " ( ucap luna pada keempat temannya )
" Ya elah semenjak kapan lo minta ijin buat ngomong " ( jawab mondi )
" Biasa aja kali , aku mau minta tolong sama kalian " ( jelas luna )
" Ya elah lun , tinggal ngomong kali gak usah sungkan, kaya sama siapa aja " ( naila )
" Gini....kalian tau kan kalo aku sekarang di minta ngurusin rumah sakit danial jadi aku mau kalian berempat ngurusin restroku dulu " ( pinta luna )
" Tenang aja lun , kita pasti bantu kok " ( jawab faisal )
" Iya lun , yang penting ada imbalannya hahhhhhhh " ( canda raka )
" Tenang aja , kalian gratis makan disini sepuasnya "
" Setuju " ( sambar mondi )
" Wah kaya nya preman preman pasar udah mulai beraksi lagi nih , ayo lun kita hajar " ( ucap mondi dengan lantangnya )
" Itu bukan lagi urusan aku mon " ( jawab luna dengan santai nya tetapi dalam hati kecilnya ia sudah merasa terbakar ingin sekali menghajar sampah jalanan itu )
" Ada apa sama lo lun ? "( tanya mondi yang membuat teman temannya heran mendengar ucapan luna )
" Aku udah janji sama alm. danial aku gak akan berkelahi lagi " ( jawab luna )
" Tapi kita berkelahi buat nolong orang yang lemah lun " ( ujar mondi )
" Udah lah mon , itu pilihan luna. Bukannya kita mau luna berhenti berkelahi " ( jelas faisal)
" Emmmm oke lah "
Keesokan harinya........
__ADS_1
" Tan aku berangkat kuliah dulu ya ? " ( ucap luna )
" Hati hati ya lun , tante udah tau semuanya jadi kamu harus semangat ya " ( tante luna )
" Siap tan , aku berangkat kuliah dulu dah tante "
Kampus
Di kampus luna dan teman temannya semakin serius apa lagi faisal , raka ,dan mondi mereka bertiga bertekad menjadi dokter yang sukses.
" Lun , kamu lagi apa kok sibuk amat ? " ( tanya naila pada luna yang sejak tadi sibuk dengan laptopnya )
" Aku lagi nyari info kakak nya danial " ( jawab luna )
" Ohw aku bantu ya "
" Bantu apa ? " ( tanya faisal yang tidak sengaja mendengar obrolan mereka )
" Kita bantu luna nyari info kakak nya danial " ( seru naila )
" Aku saranin buat nyewa detektif aja lun " ( saran faisal )
" Boleh juga tuh "
" Kalo masalah sewa menyewa kamu serahin sama aku , kamu tinggal kasih aku ciri ciri kakaknya danial "
" Makasih ya , udah mau bantu aku "
" Iya sama sama "
Bulan berbulan luna masih bersabar menunggu kabar baik tentang keberadaan denis.
#Yok kak like and comen setiap episodenya 😘😘
__ADS_1