
Rumah luna
Pukul 08.00 danial sudah berada di depan rumah luna untuk mengantarnya ke kampus.
Di waktu yang bersamaan om dan tante luna tiba di rumah .
" Maaf mau cari siapa ya ? " ( tanya tante luna yang baru sampai di rumah )
" Luna tan....." ( jawab danil )
" Oh luna....saya tantenya dan ini pamannya "
" Saya danial tan , pacarnya luna " ( danial memperkenalkan dirinya sembari menyodorkan tangannya )
" Pacar , kenapa luna gak pernah cerita" ( sahut om luna yang tidak menyangka luna sudah mempunyai pacar )
Luna yang melihat om dan tante nya tiba di rumah langsung menghampiri mereka karena luna belum memberitahu mereka tentang danial.
" Tante sama om udah pulang , kok gak beritahu luna sih ? " ( tanya luna yang meresa bingung menceritakan soal danial )
" Tante mau kamu cerita semuanya . Nanti malam tante tunggu , sekarang berangkat kuliah dulu " ( ucap tante luna )
Lunapun bergegas pergi dan menyalami om dan tantenya .
Di perjalanan danial bertanya pada luna tentang om dan tante nya .
" Lun , kaya nya om dan tante kamu gak suka sama aku geh " ( tanya danial )
" Bukan gak suka danil , dari kecil aku dirawat mereka jadi aku sudah dianggap sebagai anak mereka sendiri . Mereka juga pasti kaget aku sudah punya pacar karena ini baru pertama kalinya aku pacaran " ( jelas luna membuat danial memahami perasaan paman dan tantenya )
" Jadi aku cinta pertama kamu " ( danial merasa senang karena dirinya cinta pertama luna )
" Emmm....." ( luna merasa malu mengungkapkan masalah percintaannya yang baru pertama kalinya .
Merekapun tiba di kampus.....
__ADS_1
Luna langsung meninggalkan danial karena keempat temannya sudah memandang kearah mereka berdua.
" Ayo masuk.....kok malah bengong " ( ucap luna kepada teman temannya )
" Cieeee...ciee...gue gak nyangka seeorang luna bisa benar benar jatuh cinta " ( ejek raka membuat farhan yang mendengar nya tidak tahan melihat luna benar benar jatuh cinta )
" Udah lah ayok masuk....." ( sahut farhan sembari meninggalkan mereka berempat )
" Kenapa tu si faisal " ( tanya mondi yang melihat faisal berubah )
" Mana gue tau " ( jawab raka )
Naila dan luna pun berpikiran sama mengenai perubahan faisal yang semakin hari berbeda.
Perpustakaan
Disaat mereka berlima berkumpul .... menghampiri faisal karena ingin menagih janjinya .
" Hai sal ....gimana kamu udah mau nepatin janji kamukan ? " ( tanya sonya kepada faisal membuat keempat temannya terheran heran )
" emmm...iya aku mau jadi pacar kamu " ( ucap faisal membuat keempat temanya kebingungan dengan ucapannya )
" Makasih sayang....nanti malam kita kencan oke ? Aku pergi dulu ya , dah !!!! ( ajak sonya yang kegirangan mendengar ucapan faisal)
" Ada apa ni bro , cerita dong ? " ( tanya raka yang semakin penasaran apa yang sudah terjadi pada temannya itu )
" Intinya gue udah pacaran sama sonya , gue pergi duluan " ( sahut faisal meninggalkan mereka )
Raka , mondi , luna dan naila merasa bingung dengan sikap faisal yang berubah drastis.
Rumah sakit danial
Danial yang hendak menjemput luna tiba tiba merasa pusing dan akhirnya pingsan .
Beberapa menit berlalu , danial kembali sadar
__ADS_1
" Dokter arya gimana hasilnya " ( tanya danial penasaran dengan keadaannya )
" Seperti yang sudah kita duga pak , bapak mengidap kangker " ( jawab dokter arya dengan berat hati mengatakannya )
" Bukannya ini baru gejala dok ? " ( sahut danial yang mulai mencemaskan keadaannya)
" Awal nya begitu pak , tapi ini kenyataanya dan juga kangkernya cepat sekali berkembangnya " ( dokter arya )
" Apa.......sudah stadium berapa ? ( tanya danial dengan berat hati )
" Stadium empat pak " ( dokter arya )
" Hehh......kenapa ketika aku ingin hidup lebih lama dan aku sudah mempunyai tujuan untuk hidup malah begini , kenapa tuhan ? " ( sesal danial membuatnya semakin terpuruk dengan keadaannya )
" Maaf pak....." ( dokter arya )
" Berapa lama lagi " ( danial yang mulai bangkit dari tidurnya )
" Dua bulan pak " ( jawab dokter arya dengan berat hati )
Danialpun hanya bisa pasrah dan mulai menguatkan dirinya agar luna dan tidak mengetahui keadaanya .
Kampus
Luna yang sudah dari tadi menunggu danial menjemputnya terus menghubungi danial karena semenjak dari tadi ia tidak menjawab telponnya.
" Angkat dong danil......., halo danil kamu gak papa kan ? " ( tanya luna yang mulai mengkhawatirkan danial )
" Gak papa kok lun , maaf ya aku gak bisa jemput kamu soalnya ada keadaan darurat " ( jawab danial , yang berbohong padanya )
" Kirain aku kenapa , yaudah gak papa aku bisa pulang sama naila . Udah dulu ya naila udah keluar tu !!! "
" Emmmmm....hati hati ya "
# Like and comen ya kakak 😍😍😍
__ADS_1