
Pantai A kapal marcus 154......
Hari dimana kehidupan luna dan denis akan mulai saling terkait akan segera dimulai . Denis yang hari itu akan mendatangi sebuah pertemuan rahasia dimisi nya kali ini tidak menyangka akan bertemu luna yang juga akan melangsungkan pertemuan .
" Roki lo yakin salah satu dari mereka adalah orang yang kita cari " ( bisik denis )
" Gue yakin den , lo juga tau kalo mereka semua licik apapun bisa mereka lakukan " ( jelas roki )
" Kalo begitu kita tidak boleh gagal dan jangan sampai penyamaran kita semua terbongkar " ( tegas denis )
Seperti yang sudah direncanakan denis dan tim nya mereka menyamar menjadi palayan di kapal itu .
Disisi lain kegugupan luna bertambah ketika ia melihat begitu banyak orang besar yang datang di acara pertemuan itu
" Pak kenapa orang yang datang hari ini jauh dari yang saya bayangkan !! "
" ibu tenang saja..... Oh iya buk orang yang memakai jas hitam dekat meja no 4 dia adalah direktur rumah sakit C yang disebelahnya direktur rumah sakit F , sampingnya lagi direktur rumah sakit R . Dan yang paling berpengaruh dari semua orang yang datang disini adalah rumah sakit S " ( jelas pak hendri )
" Kenapa rumah sakit S sangat berpengaruh ? " ( tanya kembali luna )
" Karena selain rumah sakit mereka yang go internasonal direktur rumah sakit mereka adalah pak viki , dia profesor tinggi di negara ini , jadi kalo rumah sakit kita mendapatan kesempatan bekerja sama dengan rumah sakit S , itu bisa membuat rumah sakit kita menjadi lebih mudah untuk menangani masalah pengobatan "
" Saya akan berusaha pak.... "
" Apa kabar pak jogi , perkenalkan ini direktur baru rumah sakit A " ( sapa pak hendri sambil memperkenalkan luna kepada direktur rumah sakit C )
" Perkenalkan nama saya luna direktur rumah sakit A " ( ucap luna sambil menyodorkan tangannya kepada pak jogi )
__ADS_1
" Jogi..... senang bisa melihat direktur baru rumah sakit A dan ditambah lagi kecantikan buk luna yang luar biasa " ( sambut pak jogi)
" Makasih pujian nya pak "
" Mari buk , saya perkenalkan dengan direktur yang lainnya " ( tambah pak hendrik )
Dengan senang hati luna menuruti permintaan pak hendrik
Denis dan tim nya yang dalam penyamarannya mulai memasuki ruangan pertemuan itu . Disaat denis menuangkan jus kepada salah satu direktur rumah sakit , ia melihat luna yang sedang berbincang bincang dengan seseorang .
" Luna ?..... apa yang dia lakukan disini " ( gumam denis dalam hati nya )
" ... Den apa lo juga liat !!! " ( ucap jeki yang juga melihat luna )
" Gue udah pernah bilang jangan percaya sama cewe itu , buat apa dia ada di pertemuan besar kaya gini " ( tambah roki )
" Oke den , gue pergi dulu "
".... Den apa jangan jangan dia mata mata musuh kita , lo pikir aja semenjak kedatang cewe abal abal itu kita sering mendapatkan masalah " ( bisik roki )
" Kita tunggu jeki baru bisa memutuskan , sekarang yang paling penting mencari tau siapa dari mereka semua yang kita cari selama ini "
Setelah tiga puluh menit berlalu , salah satu direktur rumah sakit memulai acara pertemuan mereka.
" Untuk para direktur dan pemegang saham rumah sakit masing masing silahkan duduk di tempat yang sudah disiapkan " ( ucap salah satu direktur rumah sakit )
Mereka pun duduk di tempat yang sudah disiapkan
__ADS_1
" Setelah mengadakan pengambilan suara sebelum nya , disini saya sebagai direktur rumah sakit R sekaligus pemimpin rapat memutuskan untuk mengadakan pertemuan para direktur untuk membicarakan penelitian obat terbaru . Setelah kami meneliti beberapa satwa paus putih lah yang cocok untuk kita lakukan uji coba . Tolong lihat berkas di atas meja masing masing " ( jelas jogi direktur rumah sakit C )
Para direktur pun melihat dan mempelajari materi penelitian yang akan mereka sepakati
" Bukankah paus putih adalah binatang yang dilindungi bagaimana kita bisa menggunakan paus putih untuk bahan obat kita dan satu lagi kita harus mendapatkan ijin dari pemerintah" ( ucap dodi direktur rumah sakit D)
" .....Begini kita hanya membutuhkan sedikit cairan yang kita perlukan jadi kita tidak harus membunuh paus putih itu . Soal perijinan kami akan menanganinya " ( balas jogi direktur rumah sakit C )
" Bagaimana bapak akan menanganinya ini bukan masalah sepele , kalo kita tidak mendapatkan ijin dari pemerintah semua usaha kita akan terbuang sia sia " ( ungkap luna yang memberanikan dirinya memberi pendapat )
" .....Tunggu apakah ibu yang bernama luna direktur baru rumah sakit A " ( sambar Rafi direktur rumah sakit Q )
" ... Iya betul !!! " ( balas luna )
" Sebelum kami memutuskan penelitian ini , kami sudah memperhitungkan semuanya dan soal perijinan kami pasti mendapatkan nya karena ini semua demi kesehatan manusia " ( tambah rafi direktur rumah sakit Q )
" Kita semua maklum karena direktur rumah sakit A dipimpin oleh mahasiswa yang tidak tau sedikit pun soal pengobatan " ( tambah pak jogi direktur rumah sakit C )
Orang yang mendengar perkataan jogi hanya bisa duduk terdiam melihat semuanya . Sedangkan luna hanya bisa menahan emosinya yang sudah mulai terpengaruh oleh kata kata pak jogi
" Bila ada lagi yang tidak setuju dengan penelitian kami bisa mengajukan pertanyaan lagi "
Disaat para direktur sedang berdebat , denis yang sedang dalam penyamarannya mulai memasuki ruangan untuk memberikan secangkir minuman hangat .
" Bagaimana menurut prof.viki tentang masalah ini ? " ( tanya bobi direktur rumah sakit H )
# Ikuti kisah selanjutnya ya kak dijamin seruππ
__ADS_1
# Jangan lupa like , comen , kritik and sarannya ya kakπππ