
Meskipun salah satu orang dari pasar gelap itu mengeluarkan belatinya tetapi luna tidak merasa takut sedikitpun .
Denis yang melihat luna berkelahi tidak bisa hanya diam saja , tubuhnya menolak meninggalkan luna yang sedang dalam bahaya . Denis langsung berlari menolong luna
" Siapa lo ? " ( tanya salah satu orang dari pasar gelap )
Tanpa menjawabnya , denis langsung menyerang orang itu tanpa ampun.
Disisi lain mahendra yang menyadari luna tidak ada disisinya , langsung mencari keberadaan luna
" Gue udah bilang jangan jauh jauh dari gue luna , gue gak mau lo kenapa napa " ( ucap mahendra sembari mencari luna )
Tidak butuh waktu lama denis dapat melumpuhkan orang itu
" Siapa lo ? " ( tanya luna , yang tidak bisa mengenali wajah denis karena ia menggunakan jaket berwarna hitam yang hampir menutupi wajahnya )
" Luna...... " ( teriak mahendra )
Mendengar suara mahendra , denis langsung berlari menjauhi luna
" Lo mau kemana ? " ( tanya kembali luna yang hendak menyusul denis )
" Diam disitu luna !! " ( bentak mahendra )
Mahendra langsung memeluk luna dengan erat
" Gue gak papa dra " ( ucap luna )
" Gue mohon sudah cukup bikin gue khawatir lun ! " ( balas mahendra )
" Gue minta maaf udah bikin lo khawatir "
" Jangan pernah lo ulangi kejadian kaya gini lagi , gue gak bisa lihat lo terluka "
" Gue janji !! "
Setelah menyelesaikan kejadian di pasar gelap itu , mahendra mengantar pulang luna ke rumah nya . Diperjalanan luna meminta mahendra untuk mengantarnya terlebih dahulu menemui denis di rumahnya . Luna ingin memastikan orang yang menyelamatkannya di pasar gelap itu denis atau bukan
Rumah Naila
Karena permintaan naila , mondi mendatangi rumah naila untuk memperbaiki komputernya yang terkena masalah
" Makasih ya mon , sudah datang " ( ucap naila yang melihat mondi datang ke rumahnya )
" Iya iya..... dimana komputer lo ? " ( tanya mondi )
" Di ruang belajar , ayo masuk ? "
" Papa mama lo mana kok gak kelihatan? "
__ADS_1
" Lagi di luar kota membesuk opah sama omah "
Mendengar perkataannya , mondi merasa canggung karena mereka hanya berduaan di dalam rumah. Tanpa berpikir panjang mondi mulai memperbaiki komputer naila yang terkena virus
" Gue bikinin minuman dulu ya ? " ( ucap naila)
" Emmmm..... "
Disaat naila ingin memberikan minuman kepada mondi , ia tidak sengaja menumpahkan minuman itu ke baju mondi . Sehingga membuat naila reflek langsung membersihkan baju mondi dengan tisu yang ada disampingnya. Mondi yang merasakan sentuhan naila di bagian dada nya tidak bisa membiarkan naila berlama lama menyentuhnya , karena sifat kejantanannya mulai muncul
" Cukup nai...uhuk...uhukkk" ( ucap mondi yang mulai merasa kepanasan karena sentuhan naila )
" Ahw..... maaf gue reflek , e...e..e... gue cariin baju yang cocok buat lo ya ? " ( pinta naila yang juga merasakan ada sesuatu yang aneh pada dirinya )
Dengan cepat naila langsung mencarikan baju untuk mondi
Setelah memperbaiki komputer naila , mondi pamit untuk pulang karena sudah larut malam
" Gue pulang dulu ya nai ? " (pamit mondi)
" Emmmmm..... hati hati ya mon ? " ( balas naila )
" Ohw ya nai.... jangan pernah membuka pintu sebelum lo tahu siapa yang datang , lo bisakan ? "
" Emmm.... kalo gitu gue tutup pintunya !! " ( ucap luna yang merasa senang dengan perhatian mondi )
Rumah Denis
Ting...tong..ting...tong
Suara bel rumah denis , dengan cepat jeki langsung membuka pintu rumah
" Ada apa malam malam kesini lun ? " ( tanya jeki yang baru membuka pintu )
" Denis ada ? " ( tanya luna )
" Tuh denis , dari pagi kita kedatangan temen lama " ( jawab jeki berbohong )
" Oh.... kalo gitu gue pulang dulu "
" Oke " ( dengan cepat jeki menutup pintu rumah )
" Kenapa lo nyari denis ? " ( tanya bingung mahendra )
" Gak papa kok , ayo kita pulang " ( pinta luna )
" Wahhhh..... akhirnya mereka pergi juga !! " ( ucap jeki yang merasa lega )
" Beres juga..... jek cepat lihat cctv dekat jalan melati nomor 4 " ( perintah denis yang ingin segera tahu keberadaan mobil truk yang dibawa oleh salah satu anggota geng hitam )
__ADS_1
" Kenapa emang den ? " ( tanya jeki sembari melihat komputernya )
" Tadi gue melihat kalo salah satu anggota geng hitam membeli barang baru yang mereka bawa menggunakan mobil dengan plat no B2314V , ada kemungkinan mereka akan membawa barangnya ke tempat yang kita cari " ( jelas denis )
" Wahhhh..... hebat lo den " ( balas jeki )
Dengan cepat jeki langsung memeriksa cctv untuk mencari keberadaan mobil yang mereka cari . Tim denis dapat dengan mudah melihat semua cctv yang mereka inginkan karena mereka mempunyai dukungan dari markas besar.
Setelah memeriksa beberapa tempat , akhirnya tim denis menemukan mobil dengan plat B2314V .
" Tunggu.... ada yang aneh , kenapa orang yang turun dari mobil itu bukan orang yang tadi gue lihat di pasar gelap ? " ( ucap denis )
" Jadi maksud lo bukan ini orang nya ? " ( tanya roki )
" Emm bukan..... coba periksa rekaman sebelumnya " ( pinta denis )
Setelah melihat rekaman sebelumnya , denis baru tahu kalo disaat mobil itu berhenti di SPBU terdapat mobil ambulance yang berada di belakang mereka
" Lihat mobil ambulance ini mencurigakan , kenapa ia berhenti setelah kedatangan mobil truk itu dan kembali pergi setelah mobil truk itu juga pergi . Ada kemungkinan barang yang berada di mobil truk itu dipindahkan ke mobil ambulance ini " ( jelas kembali denis )
" Lo bener den...... mereka pintar juga , kita tidak bisa melihat aksi mereka karena posisi cctv yang tidak mungkin terjangkau " ( pikir roki )
" Hehhh.... sekarang kita ikuti kemana mobil ambulance ini pergi " (tambah jeki)
Markas Geng Hitam
Beberapa dari geng hitam juga kembali merencanakan sesuatu untuk mencegah tim denis menemukan tuang mereka
" Hallo tuan...... kami sudah mendapatkan barang yang tuan inginkan !! " (ucap ferdi)
" Bagus..... segera kirim ke tempat biasa " ( balas tuan ferdi )
" Tuan harus lebih berhati hati lagi dengan orang yang bernama denis , dia adalah ketua tim agen rahasia " ( jelas ferdi )
" Tenang saja , mereka tidak akan pernah berpikir jika saya pelakunya " ( balas tuan ferdi )
" Baik tuan..... saya tutup telponnya "
Setelah menunggu kemana mobil itu pergi denis dan tim nya sudah mengetahui bahwa mobil ambulance itu pergi ke rumah sakit S .
Disaat pagi hari tim denis kembali merencanakan sesuatu agar mereka bisa ke rumah sakit S
bersambung.........
#Yok ikuti kisah tim agen rahasia mengungkap siapa tuan ferdi sebenarnya
#Like , comen , and vote author ya kak🙏🙏🙏
__ADS_1
#Ditunggu jempolnya 👍👍👍