Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku

Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku
Kecerdikan


__ADS_3

Meskipun salah satu orang dari pasar gelap itu mengeluarkan belatinya tetapi luna tidak merasa takut sedikitpun .


Denis yang melihat luna berkelahi tidak bisa hanya diam saja , tubuhnya menolak meninggalkan luna yang sedang dalam bahaya . Denis langsung berlari menolong luna


" Siapa lo ? " ( tanya salah satu orang dari pasar gelap )


Tanpa menjawabnya , denis langsung menyerang orang itu tanpa ampun.


Disisi lain mahendra yang menyadari luna tidak ada disisinya , langsung mencari keberadaan luna


" Gue udah bilang jangan jauh jauh dari gue luna , gue gak mau lo kenapa napa " ( ucap mahendra sembari mencari luna )


Tidak butuh waktu lama denis dapat melumpuhkan orang itu


" Siapa lo ? " ( tanya luna , yang tidak bisa mengenali wajah denis karena ia menggunakan jaket berwarna hitam yang hampir menutupi wajahnya )


" Luna...... " ( teriak mahendra )


Mendengar suara mahendra , denis langsung berlari menjauhi luna


" Lo mau kemana ? " ( tanya kembali luna yang hendak menyusul denis )


" Diam disitu luna !! " ( bentak mahendra )


Mahendra langsung memeluk luna dengan erat


" Gue gak papa dra " ( ucap luna )


" Gue mohon sudah cukup bikin gue khawatir lun ! " ( balas mahendra )


" Gue minta maaf udah bikin lo khawatir "


" Jangan pernah lo ulangi kejadian kaya gini lagi , gue gak bisa lihat lo terluka "


" Gue janji !! "


Setelah menyelesaikan kejadian di pasar gelap itu , mahendra mengantar pulang luna ke rumah nya . Diperjalanan luna meminta mahendra untuk mengantarnya terlebih dahulu menemui denis di rumahnya . Luna ingin memastikan orang yang menyelamatkannya di pasar gelap itu denis atau bukan


Rumah Naila


Karena permintaan naila , mondi mendatangi rumah naila untuk memperbaiki komputernya yang terkena masalah


" Makasih ya mon , sudah datang " ( ucap naila yang melihat mondi datang ke rumahnya )


" Iya iya..... dimana komputer lo ? " ( tanya mondi )


" Di ruang belajar , ayo masuk ? "


" Papa mama lo mana kok gak kelihatan? "

__ADS_1


" Lagi di luar kota membesuk opah sama omah "


Mendengar perkataannya , mondi merasa canggung karena mereka hanya berduaan di dalam rumah. Tanpa berpikir panjang mondi mulai memperbaiki komputer naila yang terkena virus


" Gue bikinin minuman dulu ya ? " ( ucap naila)


" Emmmm..... "


Disaat naila ingin memberikan minuman kepada mondi , ia tidak sengaja menumpahkan minuman itu ke baju mondi . Sehingga membuat naila reflek langsung membersihkan baju mondi dengan tisu yang ada disampingnya. Mondi yang merasakan sentuhan naila di bagian dada nya tidak bisa membiarkan naila berlama lama menyentuhnya , karena sifat kejantanannya mulai muncul


" Cukup nai...uhuk...uhukkk" ( ucap mondi yang mulai merasa kepanasan karena sentuhan naila )


" Ahw..... maaf gue reflek , e...e..e... gue cariin baju yang cocok buat lo ya ? " ( pinta naila yang juga merasakan ada sesuatu yang aneh pada dirinya )


Dengan cepat naila langsung mencarikan baju untuk mondi


Setelah memperbaiki komputer naila , mondi pamit untuk pulang karena sudah larut malam


" Gue pulang dulu ya nai ? " (pamit mondi)


" Emmmmm..... hati hati ya mon ? " ( balas naila )


" Ohw ya nai.... jangan pernah membuka pintu sebelum lo tahu siapa yang datang , lo bisakan ? "


" Emmm.... kalo gitu gue tutup pintunya !! " ( ucap luna yang merasa senang dengan perhatian mondi )


Rumah Denis


Ting...tong..ting...tong


Suara bel rumah denis , dengan cepat jeki langsung membuka pintu rumah


" Ada apa malam malam kesini lun ? " ( tanya jeki yang baru membuka pintu )


" Denis ada ? " ( tanya luna )


" Tuh denis , dari pagi kita kedatangan temen lama " ( jawab jeki berbohong )


" Oh.... kalo gitu gue pulang dulu "


" Oke " ( dengan cepat jeki menutup pintu rumah )


" Kenapa lo nyari denis ? " ( tanya bingung mahendra )


" Gak papa kok , ayo kita pulang " ( pinta luna )


" Wahhhh..... akhirnya mereka pergi juga !! " ( ucap jeki yang merasa lega )


" Beres juga..... jek cepat lihat cctv dekat jalan melati nomor 4 " ( perintah denis yang ingin segera tahu keberadaan mobil truk yang dibawa oleh salah satu anggota geng hitam )

__ADS_1


" Kenapa emang den ? " ( tanya jeki sembari melihat komputernya )


" Tadi gue melihat kalo salah satu anggota geng hitam membeli barang baru yang mereka bawa menggunakan mobil dengan plat no B2314V , ada kemungkinan mereka akan membawa barangnya ke tempat yang kita cari " ( jelas denis )


" Wahhhh..... hebat lo den " ( balas jeki )


Dengan cepat jeki langsung memeriksa cctv untuk mencari keberadaan mobil yang mereka cari . Tim denis dapat dengan mudah melihat semua cctv yang mereka inginkan karena mereka mempunyai dukungan dari markas besar.


Setelah memeriksa beberapa tempat , akhirnya tim denis menemukan mobil dengan plat B2314V .


" Tunggu.... ada yang aneh , kenapa orang yang turun dari mobil itu bukan orang yang tadi gue lihat di pasar gelap ? " ( ucap denis )


" Jadi maksud lo bukan ini orang nya ? " ( tanya roki )


" Emm bukan..... coba periksa rekaman sebelumnya " ( pinta denis )


Setelah melihat rekaman sebelumnya , denis baru tahu kalo disaat mobil itu berhenti di SPBU terdapat mobil ambulance yang berada di belakang mereka


" Lihat mobil ambulance ini mencurigakan , kenapa ia berhenti setelah kedatangan mobil truk itu dan kembali pergi setelah mobil truk itu juga pergi . Ada kemungkinan barang yang berada di mobil truk itu dipindahkan ke mobil ambulance ini " ( jelas kembali denis )


" Lo bener den...... mereka pintar juga , kita tidak bisa melihat aksi mereka karena posisi cctv yang tidak mungkin terjangkau " ( pikir roki )


" Hehhh.... sekarang kita ikuti kemana mobil ambulance ini pergi " (tambah jeki)


Markas Geng Hitam



Beberapa dari geng hitam juga kembali merencanakan sesuatu untuk mencegah tim denis menemukan tuang mereka


" Hallo tuan...... kami sudah mendapatkan barang yang tuan inginkan !! " (ucap ferdi)


" Bagus..... segera kirim ke tempat biasa " ( balas tuan ferdi )


" Tuan harus lebih berhati hati lagi dengan orang yang bernama denis , dia adalah ketua tim agen rahasia " ( jelas ferdi )


" Tenang saja , mereka tidak akan pernah berpikir jika saya pelakunya " ( balas tuan ferdi )


" Baik tuan..... saya tutup telponnya "


Setelah menunggu kemana mobil itu pergi denis dan tim nya sudah mengetahui bahwa mobil ambulance itu pergi ke rumah sakit S .


Disaat pagi hari tim denis kembali merencanakan sesuatu agar mereka bisa ke rumah sakit S


bersambung.........


#Yok ikuti kisah tim agen rahasia mengungkap siapa tuan ferdi sebenarnya


#Like , comen , and vote author ya kak🙏🙏🙏

__ADS_1


#Ditunggu jempolnya 👍👍👍


__ADS_2