
Setelah lama mencari , akhirnya denis menemukan dua orang yang dimaksud jeki . Mereka berdua seperti sedang membicarakan sesuatu yang hal penting dengan pak jogi direktur rumah sakit C .
Denis berusaha mencari tahu apa yang mereka bicarakan . Kemudian dua dokter itu meninggalkan pak jogi , dengan segera denis mengikuti kemana dua dokter itu pergi
" Denis kemana sih ? telponnya kok gak aktif " ( gerutu luna yang masih menunggu kedatangan denis )
Disisi lain pak rudi ( om luna ) yang baru datang dari luar kota langsung menemui luna di rumah sakit S karena ia ingin memberikan berkas penting .
Rumah Sakit S
Pak rudi yang baru tiba di rumah sakit S langsung mencari luna
" Ada yang bisa saya bantu pak ? " ( tanya salah satu staf rumah sakit S )
" Saya mencari buk luna wakil direktur rumah sakit A " ( tanya pak rudi )
" Oh..... para direktur masih sedang melakukan kunjungan pak . Bapak bisa tunggu disini karena para direktur tidak bisa diganggu " ( jelas salah satu staf rumah sakit)
Pak rudi yang tidak bisa menunggu lagi langsung mencari luna karena ia akan kembali lagi ke luar kota
Disaat pak rudi tiba di lantai 4 ia tidak sengaja melihat seseorang yang sedang dipukul , pak rudi pun mengikuti orang itu yang masuk ke dalam ruangan.
" Bodoh.....kenapa lo bawa barang nya cuman segitu " ( ucap pak jogi sembari memukul anak buahnya itu )
" Maaf pak...polisi sudah mengetahui markas hitam jadi saya hanya bisa membawa segitu " ( balas salah satu geng hitam )
" Cepat cari beberapa orang lagi , kita butuh untuk eksperimen obat terbaru kita . Oh....ya awasin denis sama luna mereka berdua direktur rumah sakit A , sepertinya si luna mulai curiga sama rumah sakit ini "
" Apa ?..... jadi rumah sakit ini ada yang tidak beres , aku harus memberitahu luna" ( gumam pak rudi )
Disaat pak rudi ingin meninggalkan tempat itu , ia tidak sengaja menabrak tong sampah sehingga pak jogi dan anak buahnya mengetahui bahwa ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka
__ADS_1
" Tuan.... " ( ucap salah satu geng hitam )
" Beresin..... kalo perlu bunuh orang itu " ( balas pak jogi )
Pak rudi langsung berlari mencari luna , ia berusaha menghubunginya tetapi handphonenya tetap sibuk
" Dimana kamu lun ? om gak akan biarin kamu berhubungan dengan orang orang jahat seperti mereka " ( ucap pak rudi sembari berlari lari )
Karena pak rudi tidak bisa menemukan luna dimana mana , ia memutuskan untuk pulang menunggunya di rumah
Geng hitam langsung mencari orang yang telah mengetahui rencana mereka , karena bantuan pak jogi mereka berhasil menemukan dimana pak rudi berada
Rumah Luna
Disaat pak rudi sedang menunggu luna di rumahnya , ia menyadari bahwa ada seseorang yang mengawasinya . Ia berpikir untuk membuat video agar luna mengetahui kebenaran rumah sakit S
" Lun.... mungkin ini terakhir kalinya om bicara sama kamu . Kamu dengerin om ya ? sepertinya rumah sakit S melakukan sesuatu yang aneh , mereka melakukan eksperimen berbahaya yang melibatkan nyawa manusia . Kamu harus hati hati sama pak jogi direktur rumah sakit C " ( jelas pak rudi yang sedang merekam dirinya )
Tidak lama kemudian , beberapa geng hitam langsung menyerang pak rudi .
Jepppppp.......
Sebuah belati sudah menancap di perut pak rudi . Darah mulai mengalir deras dari perut pak rudi . Geng hitam langsung meninggalkan rumah pak rudi setelah mengambil barang berharga dari rumahnya agar polisi mengira pak rudi mati karena mengalami kerampokan.
Rumah sakit S
Setelah menyelesaikan kunjungannya , luna dan denis memutuskan untuk meninggalkan rumah sakit S . Luna memutuskan untuk kembali ke rumah nya , sedangkan denis langsung menemui kedua rekaannya .
Rumah Luna
Setelah sampai di rumah nya , luna merasakan ada sesuatu yang aneh karena gerbang pintu rumahnya terbuka
__ADS_1
" Loh kok gerbangnya terbuka ? jangan....jangan.... " ( ucap luna yang berpikir rumahnya telah kemalingan )
Trekkkkkkkk
Suara luna yang sedang menyalakan lampu di ruang tamu milik nya
Betapa terkejutnya ia melihat darah yang berasal dari perut om nya yang sudah terkapar di lantai
" Ahhhhhh..... om ??? " ( teriak luna yang langsung menghampiri om nya itu )
Rumah denis
Denis yang mendapatkan pesan dari seseorang tanpa nama merasa terkejut dengan isi pesan yang di bacanya
Massage :" Gue udah peringatin lo gak usah ngurus kerjaan gue . Gue gak pernah main main siapa pun yang menghalangi misi gue , gue pasti bunuh mereka terutama orang yang sudah membantu lo jadi seperti sekarang ini . Lo liat aja sebentar lagi lo pasti mendapat kabar kematiannya "
" Ini pasti kerjaan si ferdi " ( ucap jeki yang membaca pesan dari hp denis )
" Tapi disini tertulis " orang yang membantu lo jadi seperti ini " maksudnya siapa ? " ( tambah roki )
" Jangan jangan yang dimaksud adalah luna....... bukannya dia yang membantu lo jadi direktur rumah sakit A " ( jelas jeki )
Mendengar perkataan jeki , denis langsung berlari menuju mobilnya untuk melihat keadaan luna
Jeki dan roki yang melihatnya langsung berlari menyusul denis
" Brengsek lo ferdi..... kalo luna terluka sedikit saja , lo pasti gak bakal hidup lebih lama lagi " ( ucap denis sembari melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi )
bersambung.......
#Jangan lupa like and comen ya kak🙏🙏🙏
__ADS_1