
Markas Denis
Dengan penuh semangat luna melajukan mobilnya pergi
menjemput denis di markasnya
" Lun ngapain lo sepagi ini kesini ? " ( tanya jeki )
" Gue mau jemput kalian ? " ( jawab luna semangat )
" Lo pikir kita orang gak punya kaki ? " ( balas sinis jeki )
" Gue tau , tapi hari ini gue mau bawa denis ke suatu tempat ? "
" Ada apa sih , ganggu orang tidur aja " ( sahut denis yang tidak tahu luna ada di depannya )
" Lohh..... " ( sahut kembali denis )
" Ayo cepet ikut gue !! " ( ajak luna sembari menarik tangan denis )
" Apaan sih lo ? "
" Gue mau bawa lo kesuatu tempat , plisss.... mau kan ? "
" Gue mandi dulu !! " ( balas denis yang tidak tahan melihat wajah imut luna )
Setelah menunggu cukup lama akhirnya denis keluar dari ruangannya
" Jeki lo sama yang lainnya pergi duluan aja ke rumah denis nanti gue share lock !! " ( pinta luna )
" Oke... oke.... " ( balas jeki )
" Ayo denis..... " ( ajak kembali luna )
Pusat Perbelanjaan
Denis merasa bingung mengapa luna membawanya ke sebuah pusat perbelanjaan mewah di kota A
" Lo kenapa bawa gue kesini ? " ( tanya denis yang baru sampai di pusat perbelanjaan )
" Lo lupa ya , hari ini gue mau ngenalin lo sebagai direktur baru rumah sakit A jadi gue bawa lo kesini buat cari jas yang cocok buat lo " ( jelas luna )
" Gue gak butuh " ( ucap denis yang langsung pergi namun luna menahannya )
" Gue mohon !!! "
Melihat luna yang sangat memohon kepadanya membuat denis tidak bisa menolak permintaan luna
__ADS_1
Ruang ganti
Luna masih sibuk membeli dan memilih beberapa jas yang akan denis kenakan
" Lo pakai ini , kaya nya cocok buat lo ? " ( pinta luna sembari menyodorkan sebuah jas berwana biru tua )
Tanpa menjawab , denis langsung mencoba jas yang luna berikan kepadanya .Melihat denis mengenakan jas berwana biru tua luna sangat terpesona dengan ketampanan denis yang hampir mirip dengan danial
" Apa inih !! gue mimpikan ? " ( gumam luna dalam hatinya )
" Gimana ini udah cocok belum ? " ( tanya denis )
" Hahhh...... ? " ( tanya luna yang tidak sadar denis berbicara dengannya )
" Cocok enggak ? "
" Cocok kok , yaudah kita pulang.... " ( ucap luna yang masih tidak menyangka orang disampingnya adalah denis yang sama selama ini ia kenal )
Rumah denis
Pukul 11.00 denis dan luna telah tiba di rumah kediaman keluarga danial . Denis masih mengingat benar dulu ia dan keluarganya pernah hidup bahagia di rumah besar itu
" Ayo masuk ? " ( pinta luna yang sudah mengetahui bahwa tidak mudah untuk denis kembali memasuki rumah massa kecilnya itu)
" Wawwww..... bos lo keren banget " ( ucap roki yang tidak menyangka denis bisa sekeren
itu )
" Iya dong , siapa lagi yang mak over nya , oh ya ini buat kalian " ( ucap luna sembari memberikan beberapa baju untuk roki dan jeki )
" Apa ini lun ? " ( tanya jeki )
" Jas buat kalian , mulai hari ini lo berdua bakal jadi asisten pribadi denis "
" Wawwww...... gue coba dulu ya ? " ( ucap jeki dan mondi )
Setelah menunggu jeki dan roki berpakaian , luna mengajak mereka bertiga untuk ikut bersamanya ke rumah sakit A
" Jeki... ini kunci mobil buat kalian ! " ( ucap luna )
" Gak perlu.... kita sudah punya mobil kita sendiri " ( balas denis )
" Emmmm.... kalian terima saja , soalnya ini mobil khusus buat direktur rumah sakit ternama " ( bujuk luna )
" Terima saja den , mobil kita juga sudah jelek gitu gak pantes buat seorang direktur " ( bujuk roki )
__ADS_1
Denis hanya bisa mengikuti kemaun luna
Rumah sakit A
Disaat denis tiba di rumah sakit A , semua orang yang melihat nya tidak bisa mengalihkan pandangannya melihat ketampanan denis
" Ahhh apa itu direktur baru kita ya ? ganteng banget gak kalah sama alm pak danial " ( seru beberapa staf rumah sakit A )
" Ya ampun ganteng banget sih !!! " ( tambah salah satu pasien yang melintas melihat denis )
Luna membawa denis keruang rapat untuk memperkenalkan denis kepada para direktur
" Siang semuanya...... perkenalkan ini direktur baru kita namanya pak denis kakak dari alm pak danial " ( ucap luna )
" Senang bertemu anda pak denis " ( sambut beberapa pemegang saham rumah sakit A )
" Oh.....!! " ( ucap singkat denis )
" Mohon bantuannya , pak denis masih harus belajar menyesuaikan posisinya"
" Tidak masalah buk luna , kami bisa memakluminya !! ( ucap pak hengki )
Setelah selesai memperkenalkan denis kesemua staf rumah sakit , luna membawa denis untuk memperkenalkan denis dengan teman teman nya
Laboratorium
" Kenalin mereka temen temen gue , ini faisal , yang ini raka satu nya mondi . Lo pernah liat mereka kan ? " ( jelas luna )
" Emmmmm.... gue denis " ( ucap sinis denis)
" Kita semua sudah tau ..... " ( balas raka )
" Oh ya denis , rumah sakit kita sedang melakukan kerja sama dengan beberapa rumah sakit untuk membuat obat terbaru , jadi temen temen gue lagi mastiin kalo penelitian kali ini gak ada masalah " ( jelas luna )
" Jadi lo belum yakin sama penelitian mereka ? " ( tanya denis )
" E...e...e... gue yakin sih tapi akhir akhir ini kaya ada yang aneh sama penelitian mereka jadi gue sama temen temen cuman mau pastiin "
" Den.... mereka saja mulai curiga , gue sekarang yakin kalo orang yang kita cari ada di antara para direktur rumah sakit " ( bisik jeki )
" Tapi lo gak usah khawatir , biar gue sama temen gue yang ngurus semua ini " ( tambah luna )
Denis dan tim nya akan lebih mudah menyelidiki misi nya kali ini karena tanpa luna sadari dia sudah membantu denis
#Jangan lupa like and comen ya kak🙏🙏🙏
#Dukung author supaya lebih semangat up nya😍😍😍
__ADS_1