
Polisi pun datang setelah mendengar ada perkelahian yang sedang terjadi .Preman preman itu berlari menghindari para polisi , namun luna tetap manangis melihat keadaan danial.
" Kenapa....kenpa kamu lakukan ini danil.Dasar bodoh....bangun danil...bangun.."( tangisan luna yang semakin histeris )
Polisi pun membawa danial kerumah sakit
Di rumah sakit.........
Danial langsung dibawa keruang oprasi.
pukul 16.00 oprasi selesai luna langsung menghampiri dokter yang menangani danial
" Bagaimana keadaan danial dok "( tanya luna dengan nada lemah nya )
" Masa kritisnya udah lewat , lukanya juga tidak terlalu dalam sekarang hanya menunggu pak danial sadar saja "( jawab dokter )
" Sukurlah " ( kecemasan lunapun berkurang setelah mendengar keadaan danial baik baik saja)
Keesokan harinya........
Luna selalu berada disisi danial dan menjaganya dengan baik. Luna yang tertidur di samping danial merasakan ada yang mengelus ngelus rambut panjangnya.
" Kamu udah bangun...." ( tanya luna yang senang melihat danial yang tersenyum padanya )
" Emmmm....gimana kamu baik baik saja kan ? " ( suara danial yang begitu lembut membuat jantung luna semakin berdegup kencang )
__ADS_1
" Kamu nih bodoh apa gimana sih , kamu yang terluka masih mengkhawatikan orang lain " ( luna marah karena danial malah mengkhawatikan dirinya )
" Orang lain ?...... yang aku khawatirin bukan orang lain tapi dia orang yang ingin aku lindungi karena aku gak bisa orang yang aku cintai terluka " ( jawab danial yang sedang mengungkapkan perasaannya )
" Kamu nih ngomong apa sih ?....gak jelas!!!! ( jantung luna seperti mau meledak mendengar pernyataan danial )
" Aku suka sama kamu lun , aku mau kamu tetap disampingku , kamu mau kan lun "
( danial tersenyum sembari memegang tangan luna )
" Aku......aku gak bisa " ( luna semakin gugup menjawab danial )
" Kamu gak mau "
Danial hanya tersenyum melihat tingkah luna yang menggemaskan apa lagi di tambah dengan pipinya yang memerah
Tiba tiba sekretaris danial datang sehingga membuat luna semakin gugup karena danial memegang tangannya
" Maaf pak mengganggu , saya hanya mau laporan tentang para preman " ( sandra sekretarisnya danial )
" Gak papa kok...ada berita apa ? "
" Preman preman itu sudah tertangkap semua pak "
" Bakal aku kasih pelajaran mereka semua " ( luna yang marah mendengar para preman itu tertangkap )
__ADS_1
" Sudahlah lun , kamu lupakan kejadian itu kalo kamu tetap mau menghajar mereka masalahnya gak bakalan selesai . Mungkin nanti mereka bakalan mengulanginya lagi " (danial yang membujuk dan berusaha menenangkan luna agar ia tetap sabar )
"Emmm...baiklah " ( luna hanya menuruti perkataan danial yang membuat hatinya lebih tenang )
" Kalo begitu saya pamit dulu pak " ( sandra )
Sandrapun meninggalkan ruangan
" Aku berangkat kerja dulu ya danil " ( luna yang sembari merapikan tempat danial tidur )
" Emmmm...tapi ada syaratnya "
" Apa "
" Sini mendekat " ( danial menarik tangan luna mendekati wajahnya membuat wajah cantik luna memerah karena malu
" Apa sih " ( luna berusaha menjauhi wajahnya dari danial , tapi danial kembali menarik tangan luna sehingga ia roboh diatas dada bidang danial )
" Dengar lun , nanti kalo aku sudah keluar dari rumah sakit kamu harus nurutin semua kemaun ku " ( danial membisikan di telinga luna )
" Mesum , udahlah aku dah telat kerja aku pamit ya dah..." ( luna langsung berdiri dan langsung pergi meninggalkan luna )
#Yok ikuti kisahnya sampai akhir😉😉😉
#Jangan lupa like and comen nya kk🙏🙏
__ADS_1