
Rumah luna
Sesampainya denis di rumah luna , ia langsung berlari menuju rumah luna setelah mendengar tangisan luna
Brakkkkkkk ( suara bantingan pintu )
Betapa terkejutnya denis melihat seorang pria yang sudah terkapar di lantai dengan darah yang mengalir dari perutnya
" Siapa dia ? " ( tanya denis )
" Denis......." ( balas luna yang langsung memeluk tubuh denis dengan erat )
" Apa yang terjadi lun ? "
" Om...... " ( teriak luna )
Setelah mengetahui orang yang terluka itu adalah om nya luna , denis langsung membawa om luna ke rumah sakit .
Rumah Sakit A
Denis langsung membawa om luna ke ruang UGD . Sementara luna masih larut dalam kesedihannya
" Hehhhhh...... om " ( isak luna yang masih terus menangis )
Melihat luna yang masih terpukul atas kejadian yang menimpa om nya , denis merasa tidak tega melihat luna dalam keadaan seburuk itu .
Tanpa diduga duga denis mendapatkan telpon dari ferdi , dengan cepat denis langsung menjauhi luna
" Ini cuman peringatan , kalo lo masih melanjutkan misi lo jangan salahin gue kalo nanti gue bisa berbuat lebih dari ini " ( ancam ferdi )
Belum sempat denis menjawab , ferdi langsung menutup telponnya
" Brengsekkkkk " ( ucap denis sembari memukul dinding di depannya )
" Apa ? gak mungkin....... dokter bohongkan ? " ( teriak luna yang baru mendengar bahwa om nya sudah meninggal )
Mendengar terikan luna , denis langsung berlari menghampiri luna
__ADS_1
" Apa yang terjadi dok ? " ( tanya denis )
" Maaf pak denis , pak rudi telah meninggal dunia " ( jawab dokter )
Brukkkkk
Luna yang langsung pingsan mendengar kembali kata kata dokter itu . Dengan cepat denis langsung membopong luna ke ruang pasien . Denis memutuskan untuk menghubungi teman teman luna
Mendengar kabar dari denis , keempat temannya langsung menuju ke rumah sakit A . Mereka berempat tidak percaya apa yang sudah terjadi kepada om luna
Mahendra yang mendengar kematian om luna langsung menangani kasus pembunuhan itu
Rumah sakit A
Melihat kedatangan keempat temannya , luna kembali menangis di pelukan naila
" Nai kenapa ini terjadi lagi ? satu persatu orang yang gue sayangi pergi ninggalin gue " ( ucap luna sembari menangis tersedu sedu )
" Luna lo harus tetap sabar , semua ini pasti ada hikmahnya " ( balas naila sembari mengelus ngelus rambut luna )
Faisal , raka dan mondi hanya bisa terdiam melihat keadaan luna
" Lo gak usah khawatir , gue udah kasih tahu tante lo "
Setelah menunggu hampir satu jam , tante luna tiba di rumah sakit A . Tantenya langsung memeluk luna dengan erat dan saling meluapkan kesedihan mereka
" Tan.... maafin luna yang gak bisa jaga om rudi " ( sesal luna )
" Ini bukan salah kamu sayang , mungkin ini udah takdir tuhan buat om kamu " ( jelas tante luna , yang sudah merelakan suami tercintanya itu )
" Hahhhhhhh......."( suara isak tangis luna dan tantenya )
Disaat luna dan tantenya masih saling menguatkan satu sama lain , mahendra datang memberikan info tentang kematian om nya itu
" Turut berduka cita atas meninggalnya om kamu lun , lo tetap harus kuat menghadapi semua ini " ( ujar mahendra yang baru tiba menyelesaikan kasus om nya )
" Makasih dra " ( balas luna yang mulai merasa sedikit tenang )
__ADS_1
" Lo teang aja , pembunuh om rudi sudah tergangkap "
" Apa , mana orang nya ? biar gue bunuh bajingan itu " ( ancam luna yang langsung berdiri hendak menghampiri pembunuh om nya itu )
" Sayang kamu tenang dulu , biar polisi yang mengurus semuanya " ( tambah tantenya )
" Kamu tenang dulu ya lun ? kondisi lo masih lemah " ( tambah lagi naila )
" Apa yang sebenarnya terjadi sama om gue dra ? " ( tanya luna )
" Rumah lo kemalingan dan salah satu pencuri itu telah menyerang om rudi sampai meninggal " ( jelas mahendra )
" Gue seharusnya pulang lebih awal , mungkin ini semua gak bakalan terjadi sama om " ( ucap luna )
Mendengar pembicaraan mereka , denis langsung mencari tahu apa yang sudah terjadi sebenarnya , sehingga om luna menjadi korban misi nya kali ini
" Gak mungkin kalo mereka membunuh om rudi karena dia om nya luna , kalo memang mereka ingin mengancam gue , kenapa tidak langsung menyakiti luna ? " ( gumam denis sembari mencari roki dan jeki )
Ruangan denis
Denis, roki dan jeki langsung mencari info tentang kematian om rudi . Mereka bertiga meminta bantuan kepada markas besar untuk mencari tempat terakhir om rudi kunjungi melalui dari beberapa cctv kota A
Setelah menunggu lama , mereka bertiga mendapatkan video dimana terakhir pak rudi lewati .
Betapa tekujutnya mereka bertiga melihat bahwa om rudi sempat ke rumah sakit S sebelum kematiannya
" Gue sudah curiga , kalo kematian om rudi ada kaitannya dengan misi kita " ( jelas denis)
" Maksud lo ? " ( tanya roki )
" Pak rudi pasti mengetahui tentang rencana mereka , jadi geng hitam membunuh om rudi sebelum dia memberitahu luna " ( tambah denis )
" Jadi kita harus bagaimana ? " ( tanya jeki )
" Kita cari tahu tentang om rudi , seberapa banyak dia mengetahui kejahatan mereka "
Denis dan rekan rekan nya memutuskan untuk lebih fokus mencari info tentang om rudi
__ADS_1
bersambung......
#Jangan lupa like and comen ya kak🙏🙏🙏