
Luna mulai mengkhawatirkan faisal , raka dan mondi , tanpa di duga duga geng mahesa bertambah banyak . Tetapi ketiga temannya
itu dapat mengatasinya dengan baik sehingga membuat mahesa turun tangan
" Dasar bodoh.....kalah sama anak ingusan , terpaksa gue turun tangan " ( ucap mahesa yang langsung menghampiri faisal karena menurutnya faisal lebih hebat dan agresif )
" Hebat juga lo , tapi lo gak akan sanggup ngelawan gue " ( sindir mahesa kepada faisal)
" Banyak bacot , lawan gue kalo berani " ( tanpa aba aba faisal langsung menyerang mahesa )
Mereka berduapun saling serang . Tapi akhirnya faisal kalah karena memang mahesa lebih hebat dari mereka bertiga. Begitu pula dengan raka dan mondi mereka tidak sanggup lagi menahan serangan geng mahesa yang begitu banyak.
Akhirnya faisalpun tumbang ketika itu juga mahesa langsung ingin menghabisi faisal dengan sebuah tongkat besi .
Bug............
Suara tongkat besi yang mengenai punggung luna yang dihadangnya untuk melindungi faisal , spontan raka , mondi dan naila kaget mendengar suara itu
" Lun apa yang lo lakuin ? " ( tanya faisal melihat luna menyelamatkan hidupnya dari ambang kematian )
__ADS_1
" Bodoh... tentunya gue mau lo selamat sal , tenang aja gue udah kembali menjadi luna yang tidak takut mati " ( ucap luna sembari menyambut tangan faisal , dengan senang hati faisal menyambutnya dan kembali berdiri tegak )
" Waw...waw...waw persahabatan kalian memeng luar biasa , kita layak beri tepuk tangan " ( saut mahesa yang belum tau sifat asli luna )
"Hahhhhhhh " ( suara tawa dari geng mahesa)
" Sekarang lo semua bisa ketawa bebas tapi sebentar lagi lo semua bakal nyesel pernah ketemu sama gue " ( ucap luna yang sudah siap untuk memberi pelajaran kepada geng mahesa )
ilustrasi luna
" Lawan gue kalo lo semua gak takut mati " ( pinta luna dengan penuh amarah )
Perkelahianpun tidak terelakan lagi .Faisal , raka , mondi dan luna langsung berlari menghapiri geng mahesa . Mereka berempat tersenyum bahagia karena mengingat masa masa SMA ketika menghajar para preman .
Luna yang sudah dari tadi menahan emosinya meluapkan semua nya dengan menghajar geng mahesa tanpa ampun .
Denis yang menyaksikan luna berkelahi merasa kaget dan langsung berdiri melihat kehebatan luna dalam berkelahi.
" Siapa dia sebenarnya , kenapa ketika di sandra oleh mahesa dia tidak melawan sedikitpun " ( ucap denis yang kagum melihat kehebatan luna )
__ADS_1
" Den kayanya kita harus cari tau siapa cewe itu , kenapa dia nyari lo sampe sampe dia gak takut mati " ( Ucap roki )
Semua geng mahesa hampir terkalahkan , mahesa yang melihat itu tidak bisa menahan diri lagi . Mahesapun menghampiri luna dan mengeluarkan belati miliknya.
Luna dengan senang hati menyambut kedatangan mahesa , ia tidak takut meskipun mahesa mengeluarkan belati .
Pak....pak...pak...
Akhirnya luna mengalahkan mahesa meskipun ia juga menerima beberapa luka akibat goresan pisau .
" Gue gak seperti lo semua yang mudah menghabisi orang , gue kasih lo satu kesempatan lagi jika lo berani melukai temen temen gue lagi , lo tanggung akibatnya " ( ancam luna yang langsung meninggalkan mahesa )
" Temen temen udah cukup , sekarang kita pulang udah gak ada gunanya lagi disini " ( pinta luna pada teman temannya )
Mahesa penuh dengan amarah ia bertekat untuk balas dendam kepada luna dan teman temannya.
Sebelum pergi luna menoleh ke aras denis , ia ingin sekali menghampirinya tetapi tidak mau menambah masalah lagi
Denis yang melihat luna menatapnya tidak bisa menghindari tatapan tajam luna . Denis merasakan ada sesuatu di hatinya tetapi tidak tau perasaan apa itu.
Lunapun meninggalkan markas denis , begitu juga dengan geng mahesa .
__ADS_1
# Penasaran kisah sanjutnya 😅😅😅
# Yok like and comen ya kak kalo udah reading 😍😍😍😍