
Restro luna.......
Naila , mondi , dan raka yang mengetahui luna tidak ada dimana mana mulai merasa cemas karena mereka berfikir luna melakukan hal yang buruk lagi .
" Mon... lo udah cari luna ke kampus ? " ( tanya naila yang semakin khawatir pada luna karena sejak pagi sampai sekarang tidak ada kabar )
" Gue yakin luna gak ada di kampus , bukannya lo satu jurusan sama luna masa lo gak tau !!! " ( jawab ketus mondi )
" Iya sih luna absen hari ini . Jadi sebenarnya luna kemana sih dia gak pernah kaya gini sebelumnya "
" Jangan jangan....luna kembali ke markas si
denis " ( ucap raka )
" Gue minta maaf temen temen !!! " ( sambar luna yang tiba tiba datang tanpa sepengetahuan naila , raka dan mondi )
" Luna.....kemana aja lo ? " ( desak naila )
" Gue minta maaf temen temen , gue bakal ceritaan semuanya " ( jelas luna )
Akhirnya luna menceritakan semuanya pada
teman temannya meskipun ia tahu keempat temannya tidak mudah menyetujui keputusannya.
" Gue tau kalian sayang sama gue , jadi gue mohon dukung gue karena ini udah jadi keputusan dan tekad gue buat memenuhi janji gue sama danial . Kalian mau kan dukung gue " ( jelas luna membuat ketiga sahabatnya luluh dan merasa luna sudah semakin dewasa )
__ADS_1
" Oke...kalo gitu kita bertiga bakal dukung lo dan pastinya bantu lo bawa si denis sesuai keinginan danial " ( ucap raka )
" Makasih temen temen.... tapi faisal kemana dari semalem gak ada kabar ? " ( tanya luna yang baru sadar faisal sudah semenjak tadi malam tidak bersama mereka )
" Gue baru di kasih kabar nih sama si faisal , dia katanya mau ke luar kota buat nemuin omahnya yang lagi sakit " ( jawab mondi yang tidak tau masalah faisal sebenarnya )
" Emmmm....kalo gitu gue pulang dulu ya , oh ya jaga resto gue baik baik , awas aja kalo restonya sepi " ( pinta luna pada teman temannya )
" Tenang aja lun , liat aja ni daftar keuangan udah semakin naik aja tiap harinya " ( jawab lantang naila )
" Sip...gue pulang dulu . Nai jangan lupa kirim tugas hari ini ke email gue " ( seru luna sembari berlari menjauhi ke tiga temannya )
Setelah mendapat persetujuan dari ketiga temannya , luna semakin bersemangat untuk membawa pulang denis .
" Tan...luna pulang " ( ucap luna menyapa tantenya yang sedang memasak di dapur )
" Ada kerjaan tan "
" Emmm....oh ya lun tante sama om kamu mau ke luar kota dulu soal nya ada kerjaan "
" Yahh....luna sendiri lagi dehh "
" Maafin tante ya lun , kamu kan masih ada naila suruh aja dia minep disini "
" Oke tan , luna mandi dulu ya udah bau nih "
__ADS_1
" Yaudah sana , nanti turun ya makan dulu "
" Siap tan "
Pagi hari di kampus........
Sudah menjadi kebiasan luna dan teman temanya selau berkumpul di perpustakaan sebelum memulai pelajaran
" Pagi temen temen..... " ( sapa luna pada teman temannya )
" Pagi juga lun " ( jawab naila )
" Uhhh pangeran kita sudah pulang nih , gimana kabar omah lo sal ? " ( tanya mondi )
" Alhamdulilah baik kok . Nai gue minta maaf ya disaat lo punya masalah gue gak ada di samping lo " ( sesal faisal yang tidak dapat melindungi temannya itu )
" Tenang aja sal , gue udah semakin jadi cewe kuat kok karena punya temen temen kaya kalian ini . Dan kita semua sudah sepakat kalo kita gak bakal bahas ini lagi" ( sambung naila )
" Baguslah kalo gitu , lun kamu yakin mau berusaha bawa pulang si denis ? "
" Gue yakin sal karena ini udah jadi keputusan gue , lo mau kan bantu gue ? "
" Tenang aja gue pasti bantu lo semampu gue"
" Makasih sal " ( ucap luna sembari memeluk faisal sehingga membuatnya semakin berdegup kencang )
__ADS_1
" Udah....udah..." ( seru faisal yang langsung melepaskan pelukan luna karena ia tidak ingin luna mengetahui detak jantungnya yang semakin berdegup kencang )
# Jangan lupa like and comen ya kak