
Pemakaman
Suasana haru menyelimuti pemakaman alm pak rudi . Terutama tante sarah dan luna , mereka berdua larut dalam kesedihan .
Denis yang menyaksikan itu semua , merasa bersalah karena semua yang terjadi kepada luna terjadi karena misi nya kali ini
Disaat luna dan tante sarah hendak meninggalkan pemakaman , mahendra menghentikan luna dan tantenya
" Tan.... biar mahendra yang antar tante sama luna pulang ya ? " ( pinta mahendra )
" Biar gue yang antar mereka berdua , lo fokus saja sama tugas lo " ( sambar denis menghentikan mahendra )
" Iya dra.... biar gue sama denis aja , lo fokus saja sama tugas lo " ( balas luna )
" Yaudah..... kalo ada apa apa , lo hubungi gue ya ? "
" Emmmmm "
Mereka semua meninggalkan pemakaman
Diperjalanan......
" Oh ya tan..... kenalin ini denis , kakak dari danial sekarang dia yang menjadi direktur rumah sakit A yang baru " ( jelas luna )
" Oh jadi ini kakak danial ? " ( balas tante sarah )
" Iya tan !! " ( ucap singkat denis )
" Kalian berdua sama ya ? sama sama punya sikap dingin " ( canda tante sarah )
" Emmmmm " ( ucap singkat denis )
" Den..... nanti sore kita punya rapat penting di rumah sakit " ( jelas luna yang baru mendapatkan pesan penting )
" Biar gue aja , lo temenin tante lo aja . Dia lebih membutuhkan lo " ( jawab denis )
" Gak papa kok nak denis , tante udah gak papa kok " ( tambah tante sarah )
" Lo tenang aja , tante gue orang kuat kok. Ya kan tan ? " ( tanya luna )
" Iya kalian berdua tenang aja !! " ( jawab tante sarah )
__ADS_1
Markas geng hitam
" Bos.....tuan besar menyuruh kita mencari barang lagi " ( ucap salah satu geng hitam )
" Kalo begitu nanti malam kita pergi ke pasar gelap " ( jelas ferdi )
" Oke bos..... tapi kita tidak bisa datang lagi ke pasar gelap di kota A karena tempat itu sudah diketahui polisi "
" Kita pergi ke kota B , disana masih banyak barang yang kita cari "
" Bos.... bagaimana keadaan toni ? " ( toni adalah salah satu anggota geng hitam yang sengaja ferdi jadikan umpan untuk mengelabui polisi agar geng hitam tidak mereka ketahui )
" Lo tenang saja si toni sebentar lagi keluar , bos besar bakal urus semuanya "
Geng hitam kembali mencari barang , karena bos besar mereka membutuhkan barang sebanyak mungkin untuk melakukan eksperimen baru mereka
Pukul 19.00
Setelah menyelesaikan rapat , denis memutuskan untuk mengajak luna keluar untuk menghiburnya
" Kita mau kemana ? ini bukan jalan ke rumah " ( tanya luna )
" Gue butuh udara segar , lo bisa temenin gue kan ? " ( ucap denis yang sebenarnya ingin menghibur luna )
Taman
Meraka berdua berjalan jalan menyelusuri indahnya taman kota A di malam hari .
Disaat luna sedang menikmati indahnya taman kota , dia dikejutkan oleh sikap denis yang hangat kepada nya
" Cuacanya dingin , lo gak usah berpikir aneh aneh , gue cuman takut lo sakit kalo lo sakit siapa yang bantu gue ngurus rumah sakit " ( jelas denis yang sebernarnya mulai mengkhawatirkan luna )
" Apa sihh lo , gue cuman kaget aja kalo lo punya hati juga " ( balas luna )
" Aihh..... hahhhh " ( tawa denis )
Tanpa terasa mereka berdua hampir dua jam menghabiskan waktu bersama
Pukul 21.00 denis mengantar luna pulang ke rumah nya . Setelah mengantar luna pulang , denis langsung pulang ke rumahnya untuk kembali mencari info tentang kematian om nya itu .
__ADS_1
Rumah denis
" Bagaimana jek udah ada kabar baru belum ? " ( tanya denis yang baru tiba di rumah nya )
" Belum den , tapi gue punya info penting dari markas besar kalo mereka mulai melakukan eksperimen mereka " ( jawab jeki )
" Apa ? jadi mereka sudah memulai aksi mereka , kita tidak bisa hanya diam saja " ( ucap kaget denis )
" Sekarang kita harus kembali ke rumah sakit S untuk menyelediki semua ini " ( tambah denis )
" Malam ini ? " ( tanya roki )
" Iya..... kita bagi tugas , lo sama yang lain cari tahu lebih banyak lagi dari geng hitam , gue sama jeki akan ke rumah sakit S " ( jelas denis )
" Oke.... gue sama yang lainnya pergi dulu . Ayo gays kita cabut " ( pinta roki )
Begitu pula denis dan jeki , mereka berdua kembali ke rumah sakit S dengan menyamar menjadi office boy
Rumah Sakit S
Denis dan jeki langsung menjalankan misi mereka , mereka mencari dua dokter yang mereka ketahui ada hubungannya dengan pak jogi
Setelah berusaha mencari dokter itu , denis dapat menemukan mereka berdua yang sedang makan di kantin rumah sakit .
Dengan keahlian yang mereka punya , denis berhasil menemukan sesuatu yang aneh pada diri mereka
" Jek....dari semua dokter yang kita lihat , cuman dua dokter itu yang berbeda , mereka tidak sibuk sama sekali buat apa mereka kesini kalo tidak punya kerjaan " ( bisik denis yang sudah semenjak dari tadi memperhatikan mereka )
" Lo bener , mereka berdua hanya diruangan itu saja dan cuman sesekali keluar itupun selalu berdua . Kalo dilihat lihat lagi jas mereka ada yang berbeda geh " ( tambah jeki)
" Lo betul , dari semua dokter disini cuman mereka yang memiliki jas yang berbeda "
" Jas mereka seperti ada sebuah kata kata , tapi tidak terlalu jelas "
" Gue punya ide , lo tunggu di mobil siapkan laptop lo "
" Oke "
Denis mulai menjalankan rencananya , ia mendekati dua dokter itu sambil berpura pura membersihkan lantai sambil mambawa alat rekaman .
bersambung.......
__ADS_1
#Jangan lupa like , vote and comen ya kak 🙏🙏🙏