Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku

Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku
Terbongkar


__ADS_3

Pukul 10.00


Kantor Polisi.......


Mahendra dan tim nya yang sedang sibuk menangani kasus kematian di bar berubah menjadi ketegangan setelah atasan mereka memanggil mahendra.


" Lapor kep , komisaris memanggil kep. keruangannya " ( lapor salah satu anggota kepolisian )


" Laporan diterima !!! " ( sambut mahendra )


Tanpa berfikir panjang mahendra langsung menemui komisaris di ruangannya .


" Lapor dan , kenapa anda mencari saya ? " ( tanya mahendra )


" Duduk dulu.... "


" Siap "


" Saya tahu bahwa kasus pembunuhan di kota A tepatnya di bar , tim kalianlah yang menangani nya "


" Betul komisaris , kenapa anda menanyakan hal itu ? "


" Tutup kasus itu !! "


" Kenapa ? "


" Saya yakin tim kalian bisa memecahkan kasus ini tapi tidak untuk sekarang , lupakan kasus ini dan segera tutup kasusnya"


" Bagaimana saya bisa menutup kasus pembunuhan ini , mungkin saja ada keluarga yang mencari keberadaannya mana mungkin kita bisa menutup kasus ini "


" ....Serahkan ini kepada saya , kalian hanya perlu menutup kasus ini "


" Tapi..... "


" Saya atasan kalian , ikuti semua perintah yang saya berikan "


" Baik , saya mohon undur diri "


" Emmmm "


Dengan berat hati mahendra meninggalkan kantor komisaris


" Ada apa kep ? " ( tanya salah satu tim nya )


" Kita tutup kasus pembunuhan di bar malam itu " ( jawab mahendra dengan berat hati mengatakan kebenarannya )


" Kenapa kep ? " ( tanya kembali tim nya )


" Emang kalian pikir saya ingin menutup kasus ini hahhh " ( bentak mahendra )


" Maaf kep kami hanya bertanya..... "


" Komisaris ingin kita menutup kasus ini jadi kita hanya bisa menurutinya . Tapi dengar , kita akan tetap melanjutkan kasus ini tanpa sepengetahuan komisaris "


" Siap kep "


" Oke baik . Ini kasus baru kita " ( ucap mahendra sembari meletakan berkas berkas baru )


Kampus.......


" Hai temen temen..... !!! " ( sapa luna kepada keempat temannya )


" Hai lun , gimana pertemuan kemarin ? " ( balas naila )

__ADS_1


" Baik kok , emmmm... sal lo sama mondi , lo juga raka bisa bantu gue gak ? " ( pinta luna )


" Lo masih nanya , gue sama mondi dan raka pasti bantu lo sebisa mungkin !!! " ( ucap faisal )


" Kalian bisa bantu gue ngurus rumah sakit danial gak .Gue tau kalian bertiga pasti bisa karena lo semua mahasiswa terbaik di kampus ini ? "


" Hahhhh.... tapi sebentar lagi kita semua akan ditugaskan magang di rumah sakit berbeda " ( jelas mondi )


" Kalian gak usah khawatir , apa kalian lupa kalo gue direktur rumah sakit ternama di kota ini " ( tambah luna )


" Tapi bagaimana cara nya ? " ( tanya kembali mondi )


" Aiss.... gue tinggal rekrut kalian bertiga jadi salah satu dokter rumah sakit gue "


" Lo yakin lun ? " ( tanya raka )


" Gue yakin sama keahlian lo bertiga "


" Baiklah kita bertiga bersedia......!!! "


" Jadi gue udah putusin sementara ini kita tutup restro sampai keadaannya stabil " ( jelas luna )


" Gak perlu lun , apa lo lupa ada satu temen lo lagi yang bisa bantu lo ngurus restro " ( balas naila )


" Lo yakin nai , mungkin kita berempat jarang datang ke restro buat bantu lo "


"......tenang aja lun , gue pasti bisa "


" Makasih naila ku sayang " ( tambah luna sembari memeluk temannya itu )


" Kita juga mau dong dipeluk !!! " ( becanda raka )


" Sini kalo mau gue hajar " ( sambar luna )


Setelah selesai meyakinkan ketiga temannya , luna juga dapat meyakinkan pihak kampus untuk merekrut ketiga temannya .


Setelah menyelesaikan jam kampus nya , luna sesegera mungkin melajukan mobil nya untuk kembali menemui denis


Markas Denis


" Jek...denis ada ? " ( tanya luna )


" Di ruangannya " ( jawab ketus jeki yang sudah mengetahui bahwa luna telah membonginya selama ini )


" Ada apa sama jeki ? tidak seperti biasanya dia seperti ini " ( gumam luna )


"....Yaudah gue masuk dulu ya.... ? " ( jawab kembali luna )


" Emmmm..... "


Ruangan denis


Sejak dari tadi denis sudah menunggu kedatangan luna karena ia sudah mengetahui kebenaran tentang nya selama ini .


" Akhirnya lo datang juga.... " ( sambut denis dengan tampang sinis )



" Kenapa lo nunggu gue ? " ( balas luna yang tidak mengetahui denis sudah mengetahui segalanya )


" Jelasin apa maksud dari berkas ini...? " ( bentak denis sembari melemparkan berkas biodata luna )


Luna yang merasa bingung langsung membuka berkas yang denis tunjukan

__ADS_1


" Jadi lo udah tau tentang gue ?..... "


" Hahhhh....lo masih tanya ? sekarang jelasin apa sebenarnya motif lo selama ini ?...." ( bentak kembali denis sembari mencengkram kedua bahunya )


" Gue gak ada maksud apa apa den , gue cuman mau lo pulang kerumah "


" Untuk apa.... uang ? "


" ....e...e...e. " ( luna yang tidak bisa menjawab pertanyaan denis )


" Gak bisa jawabkan , karena lo punya segalanya direktur rumah sakit , rumah bagus , restoran , mobil mewah , sahabat dan lo juga mahasiswa terbaik jadi apa yang danial janjikan sama lo hahhh ?...."


" Gue sama danial..... " ( jawab luna dengan mata berkaca kaca )


" Jawab luna ?...... " ( bentak kembali denis sembari memukul tembok yang berada di belakang luna )


" Sebelum di akhir hidupnya gue udah janji kalo gue bakal bawa lo pulang kerumah " ( jawab luna terpaksa mengatakan kebenarannya )


" Di akhir hidupnya ? maksud lo apa ? " ( tanya kembali denis yang benar benar tidak bisa berfikir dengan jernih )


" Danial sudah meninggal.....hahahahh..... " ( jawab luna yang langsung menangis )


" Bohong...." ( ucap denis yang tidak menyangka adik satu satunya telah meninggal )


" Gue gak bohong , rumah sakit yang lo maksud sebenarnya milik danial yang harus gue kasih sama lo "


" Cukup luna.... gue gak mau denger lagi "


" Ini kenyataannya denis , gue tahu kalo lo pasti sedih kalo tau kematian danial "


" Hahhh lo pikir gue sedih ? gak mungkin , gue sekarang bahagia karena orang yang selama ini gue benci sudah mati "


" Lalu kenapa lo nangis ?... "


" Ini air mata kebahagian gue "


" Kenapa lo sangat membenci danial hahhh ?"


" Lo gak perlu tau , lalu kenapa lo mau bantu si danial ?


" Karena kami ber enam sudah berteman lama , jadi kami sudah berjanji akan bawa lo pulang " ( jelas luna yang tidak ingin denis tau kalo ia adalah mantan danial karena luna takut denis tidak menyukai orang terdekat danial )


" Gue gak akan pulang...."


" Aku mohon den , kabulin permintaan terakhir danial.... gue mohon sama lo !!! " ( pinta luna sembari memohon )


" Roki.... roki cepat masuk " ( perintah denis )


Dengan cepat roki memasuki ruangan denis


" Ada apa den ?..... " ( tanya roki )


" Bawa luna keluar , jangan pernah biarin dia masuk kesini !!! "


" Oke....ayo lun... !!! "


" Gue gak mau , lepasin gue..... " ( teriak luna )


" La harus ikut gue , kalo enggak denis akan lebih murka lagi " ( jelas roki )


Dengan berat hati luna meninggalkan markas denis


#Jangan lupa like and comen ya kakπŸ‘πŸ‘πŸ‘

__ADS_1


#Dukung author supaya up nya tambah semangat😍😍😍


__ADS_2