Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku

Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku
Kembali menjadi Denis dahulu


__ADS_3

Rumah Denis


Denis masih teringat perintah bos nya untuk menikahi luna, dia merasa tidak sanggup untuk menentukan pilihan nya sendiri. Baru kali ini Denis tidak dapat langsung menerima perintah bosnya


" Sial... kenapa gue belum bisa nentuin pilihan gue? biasanya gue gak pernah berfikir lagi apa yang diperintahkan bos " ( pikir Denis sembari meneguk miras)


" Cukup den.... lo bisa mati, kalo gini terus " ( ucap jeki sembari menghentikan Denis yang terus meminum miras)


" Jangan hentikan gue jek... "


" Kenapa lo jadi gini den? biasanya lo gak pernah kaya gini "


" Kenapa harus luna jek... dia cewe baik baik yang gak tau apa apa tentang misi kita " ( lantur Denis yang masih mabuk)


" Kita gak punya pilihan lain den, ini jalan satu satu nya agar semua orang terselamatkan . Gue pengen lo kaya dulu lagi yang gak punya perasaan sama siapa pun terutama sama luna "


" Ini salah gue, gue jadi lemah sekarang, tapi mulai saat ini gue pastikan semuanya akan berjalan semana mestinya "


Rumah Luna


Seperti biasa setiap malam keempat temannya selalu menemani nya


" Lo kenapa lun, dari tadi kok melamun aja? " ( tanya naila sembari menepuk bahunya)


" Gue merasa aneh sama si Denis, sikapnya akhir akhir ini susah di tebak, kadang perhatian kadang-kadang cuek banget " ( jelas Luna)


" Lo kenapa mikirin si Denis, jangan jangan lo suka ya sama si Denis? "


" Gila lo nai! ! ya enggak lah masa gue suka sama kakak nya danial, gue takut aja Denis berubah pikiran untuk memegang rumah sakit danil , karena gue udah janji bakal jagain rumah sakit ama kakanya danil "


" Iya sihh... gimana kalo si Denis kembali lagi ke geng nya "


" Kalian ngomongin apa sih? " ( sambar mondi)


" Mau tau aja lo, sana sana jauh jauh " ( balas luna )

__ADS_1


Keesokan harinya....


" Temen temen... gue berangkat ke rumah sakit A dulu ya? " ( Ucap luna)


"Ngapain lun? bukannya hari ini ada mapel di kampus " ( balas naila)


" Ini dadakan nai, gue baru aja dapat pesan dari denis katanya harus dateng soalnya ada urusan penting. Kaya biasanya ya nai tolong urusin mapel gue "( pinta naila sembari meninggal kan keempatnya)


Rumah sakit


Denis sudah menunggu luna diruangan nya. Tatapan Denis berubah menjadi Denis yang dulu sombong, cuek, dan pemarah.


Krekkkkkkkk......


Suara pintu yang terbuka


" Kenapa lo telat? " ( tanya Denis dengan nada sinis nya)


" Dijalan macet.... ter.. "


" sudah sudah gue gak mau dengar alasan lo " ( Sambar Denis sembari melemparkan sebuah map biru)


" Ini orang kenapa sih? kok malah jadi kaya monster gini "( gerutu luna di dalam hatinya)


Luna langsung membawa map itu menuju meja milik nya. Dia membaca kata demi kata untuk memahami isi map itu


Mata nya membulat melihat tulisan perjanjian pernikahan.


" Apa maksud nya ini den? "( tanya Luna yang langsung berdiri memucat)


" Seperti yang tertulis, lo harus menikah dengan gue "


" Apa maksudnya, gue gak ngerti, kenapa gue harus nikah sama orang yang gak gue cintain "


" Apa lo pikir gue suka sama lo " ( jelas Denis sembari mendekati tubuh Luna yang mulai terpojok)

__ADS_1


" Lalu apa ini semua? "


" Lo juga tau banyak orang yang gak suka gue yang mengambil alih rumah sakit ini , para pemegang saham mulai merencanakan menjatuhkan posisi gue "


" Bukan begitu den... mereka belum memahami lo "


" Apa yang harus mereka pahami, mereka semua tau kalo gue bukan lulusan kedokteran mereka juga tau kalo gue hanya kakak bodoh nya si danial "


" Gue akan urus para pemegang saham, lo tenang aja "


" Gak ada cara lain selain lo menikah sama gue, jika kita menikah saham gue sama lo akan menjadi saham tertinggi di rumah sakit ini, bukan itu aja bakal jadi saham terbesar di kota ini "


" Gue gak bisa den... menikah sama lo? itu mustahil "


" Kalo begitu biarin gue ngundurin diri sebelum gue dipermalukan sama para kecoa kecoa itu "( tegas Denis membuat hati Luna menjadi bimbang)


Disisi lain luna ingin mempertahankan Denis dirumah sakit, tetapi disisi lain d


luna tidak ingin menghianati cinta nya kepada danil )


" Biarin gue sendiri dulu,nanti kita bahas lagi .... " ( balas luna dengan tatapan kosong meninggalkan ruangan Denis )


Di sepanjang jalan luna hanya menatap kosong memikirkan nasibnya yang tidak pernah berjalan seperti apa yang dia inginkan


"Kenapa Tuhan? kenapa...... " ( teriak luna yang tidak sadar jika dirinya sudah berada di tepi sungai dimana dirinya dan danial membuat kenangan indah )


" Sudah cukup kau mengambil danil, paman, sekarang cobaan apa lagi? menikah dengan orang yang sama sekali tidak aku cintai , kapan kebahagiaan datang pada ku, kapan Tuhan. Hahahahh😭😭😭 "( teriak Luna yang tidak dapat lagi menahan air matanya)


Disisi lain Denis menguatkan tekadnya untuk menemukan para penjahat yang mereka cari selama ini


" Gue gak akan lemah.... di dalam hidup gue tidak pernah ada siapa pun terutama Luna " ( tegas Denis )


#Jangan lupa like ya kak 🙏🙏🙏


#Nantikan cerita selanjutnya yang dijamin seru 😅😅😅

__ADS_1


__ADS_2