
Beberapa hari kemudian....
Pasar gelap
Sesuai dugaan Denis, para pengedar pil yang selama ini mereka selidiki telah memasuki wilayah pasar gelap.
Malam itu tim Denis telah berkerjasama dengan tim kepolisian. Dengan cepat tim kepolisian membekuk semua pengedar pil yang berkaitan dengan rumah sakit S.
" Bos... sesuai rencana, anak buah kita dibekuk oleh beberapa orang " ( ucap salah satu Boydigat rumah sakit S)
" Bagus , dengan ini kita tau siapa yang mengawasi kita selama ini . Cepat cari info lagi siapa mereka sebenarnya " ( jawab bos besar)
" Siap bos "
Di tempat lain Denis dan seluruh tim nya hanya mengawasi gerak gerik rumah sakit S.
" Sesuai rencana semuanya lancar den " ( ucap roki)
" Oke... kita tunggu langkah mereka selanjutnya "
Tu.... tuttt.. tuttt
" Den... HP lo bunyi tu! " ( ucap jeki )
Dengan cepat Denis langsung mengambil handphonenya
" Hallo... kenapa? " ( ucap ketus Denis, yang ternyata telpon dari luna).
" Gua sama temen temen gua mau liburan ke kota C " ( balas Luna )
" Terserah lo "
" Gue berangkat "
Tanpa sadar Denis merasa khawatir mendengar Luna berlibur ke kota C meskipun bersama temen temennya
__ADS_1
Pukul 19.30
Denis tiba di rumah, ia mengamati semua seisi rumah yang sudah tertata rapi
Dengan penuh rasa letih Denis langsung merobohkan tubuhnya ke tempat tidur.
Denis mulai merasa kesepian dimana setiap ia pulang pasti akan berdebat dengan Luna
Di sisi lain Luna dan keempat temannya sedang bersenang-senang untuk terakhir kalinya karena faisal, raka, mondi dan naila akan melanjutkan studi mereka ke luar negeri.
Dengan berat hati ke empat temannya meninggalkan Luna untuk menggapai cita-cita mereka supaya bisa membantu Luna di masa depan nanti.
Hari telah berganti hari
Pukul 20.00 Luna tiba di rumah
Ting... tong
Dengan cepat Denis langsung membuka pintu
" Gue cape, mau istirahat " ( jawab Luna)
" Lo minum? " ( tanya kembali Denis sambil menarik tangan Luna )
" Apa urusannya sama lo? "
Tiba tiba Denis mendorong tubuh Luna ke arah tembok
" Apa sebenarnya yang lo mau hah? "( teriak Denis)
Tanpa Luna sadari ia mulai menangis
Hih. hihkkkkkkkkk
Denis merasa tidak enak hati kepada Luna atas sikapnya
__ADS_1
" Gue minta maaf... "
" Temen temen gue udah pergi " ( jelas Luna yang tidak sadar apa yang telah ia ucapkan)
" Temen temen lo kemana? "
" Jauh... mereka pergi jauh ke luar negeri " ( ucap Luna yang tidak dapat mengontrol tubuhnya dan langsung memeluk tubuh Denis )
Mendengar perkataan Luna, Denis langsung menelfon faisal
" Hallo sal lo dimana? "( tanya Denis)
" Gue studi ke Paris, gue mewakili raka, mondi sama naila minta tolong jagain Luna untuk sementara ini. Gue gak bisa lama lama pesawat gue mau terbang ,gue tutup telpon nya "
" Tanpa lo minta gue bakal jagain Luna "( seru Denis)
hikkkk... hihhhhh ( tangis Luna lagi )
Greppp ( Denis langsung membopong Luna ke tempat tidur nya )
" hemmm... siapa kamu? "
Tanpa memperdulikan perkataan Luna, Denis tetep membawa Luna
Dengan hati hati Denis membaringkan Luna. Ketika Denis hendak melepaskan tubuh Luna, dengan cepat Luna kembali merangkul tubuh Denis . Tanpa Luna sadari ia mulai mengecup bibir Denis dengan lembut
Seketika Denis mematung, jantung nya berdetak tidak karuan setelah merasakan kehangatan yang Luna berikan.
" I love you " kata kata lembut Luna setelah mencium bibir Denis
Perasaan Denis menjadi lebih tidak karuan, hasratnya semakin ingin menyentuh Luna setelah mendengar bisikan Luna.
Apa yang akan terjadi kepada Luna dan Denis pada malam ini ?
Ayo ikuti kisah selanjutnya 🙏
__ADS_1
jangan lupa like and comen kalo sudah selesai bacanya ya kak 🙏