
Restro.....
Setelah menyusun rencana untuk menyelidiki denis , luna dan keempat temannya kembali ke rumah masing masing.
" Kringgggggg........"
Suara alarm membuat luna terbangun dari tidurnya .
" Ahw......Ayo bangun lun , kamu pasti bisa !!! " ( ucap luna menyemangati dirinya sendiri )
Pukul 08.00 luna kembali mendatangi markas denis untuk mencaritahu kebenaran yang selama ini denis sembunyikan .
Ketika luna hendak memasuki ruangan denis ia mendengarkan pembicaraan denis dan rekan rekannya di balik pintu.
" Gue mau malam ini loh semua kerja yang bagus jangan sampai meninggalkan jejak . Apalagi membuat mereka semua curiga akan kehadiran kita " ( jelas denis kepada rekan rekannya )
" Siap bos.....tapi bagaimana sama polisi yang mengejar kita . Apa harus kita beresin ini bos ? " ( tanya salah satu rekan denis )
" Soal itu gak usah dipikirin , polisi polisi itu gak akan mudah menemukan kita " ( tambah denis )
" Den... loh yakin gak mau ngeberesin soal polisi itu " ( saran roki )
"Apa maksudnya ngeberesin . Apa jangan jangan roki menyuruh denis membunuh mahendra " ( pikir luna dalam hatinya )
__ADS_1
" Serahin aja semuanya sama gue . Yang penting sekarang loh semua fokus aja sama misi kita sekarang . Kita mulai malam ini " ( jelas kembali denis )
Luna yang melihat denis dan rekan rekan ingin keluar langsung meninggalkan ruangan denis
" Hai semuanya !!! " ( sapa luna yang pura pura tidak mengetahui pembicaraan mereka )
" Den...kita gimanain ni cewe , lama kelamaan takutnya dia tau soal kita " ( guman roki yang masih tidak menyukai kedatangan luna )
" Gak usah dipikirin dia cuman mikirin uang jadi kita gak usah khawatir lama kelamaan juga pasti dia nyerah " ( ujar denis )
Jeki , roki dan rekan rekannya meninggalkan luna dan denis berduaan agar mereka cepat menyelesaikan masalahnya.
" Gue gak takutkan sama loh , ni buktinya gue masih berani dateng ke markas loh !!!" ( seru luna percaya diri )
" Sekarang loh mau apa ? "
" Kalo enggak , loh mau apa emang ? " ( sambar denis membuat luna tersipu karena denis tiba tiba mendekati tubuhnya )
" E...e...e... gue bakal masuk ke geng kalian " ( jawab gugup luna )
" Hahahaha...... loh yakin udah siap bunuh orang "
" Hahhhhh...bu..nuh orang " ( ucap luna yang merasa terkejut mendengar perkataan denis )
__ADS_1
" Iya bunuh orang... gue tau loh punya seni bela diri jadi gue yakin loh pasti bisa "
" Gue memang jago tapi inget ya !!! gue gak pernah bunuh orang . Gue cuman ngehajar orang orang yang menindas orang lemah gak lebih kok "
" Terserah loh...... " ( ujar denis yang langsung meninggalkan luna )
" Yaudah gue pulang dulu kalo lo berubah pikiraan telpon gue . Nomor telpon gue ada sama si jeki " ( teriak luna )
" Gue yakin loh gak bakalan berbuat sejahat itu karena yang gue tau adik loh sangat baik dan penyayang . Apalagi kata danial , loh adalah anak yang berprestasi dan tidak suka kekerasan " ( gumam luna yang masih mempercayai denis )
Restro luna......
" Siang temen temen !!!! " ( ucap luna kepada teman temannya )
" Emmm.... lun gue mintaa maaf gue sama temen temen belum dapat kebar tentang kasus denis " ( ucap naila yang merasa bersalah karena belum mendapatkan info kasus denis)
" Gak papa kok.... gue tau gak bakal mudah dapet info tentang mahendra di tambah sama kasusnya denis "
" Tapi gue dapet info kalo mahendra memang lagi megang kasus geng jalanan . Mungkin yang dimaksud geng nya denis " ( tambah mondi )
" Bisa jadi....kalo gitu terus kalian cari tau tentang kasus kasus denis ya ? "
" Siap "
__ADS_1
#Tunggu episode selanjutnya" Cahaya Bulan " di jamin ketagihan 😱😱😱
#Like and comen ya kak😍😍😍