Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku

Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku
Hasil keburukan


__ADS_3

Mondi sesegera mungkin melepaskan jaketnya untuk menutupi tubuh naila .


" Mon.....gue minta maaf !!! " ( ucap naila yang sangat menyesali semuanya karena tidak mendengarkan perkataan temannya itu )


" Lo gak salah kok nai , yang salah tu gue . Gue udah tau kalo si erik gak bakalan berubah tapi gue tetep ngijinin lo jalan sama si brengsek erik . Tapi yang penting sekarang lo gak papa nai , yaudah sekarang kita pulang dulu nanti kita kasih pelajaran sama si erik . ( jelas mondi membuat naila mulai merasa lebih tenang )


Karena naila dalam kondisi setengah sadar , mondi menggendong naila keluar dari hotel .


Mondi menyadari bahwa kekhawatirannya pada naila bukan sebatas dari teman tetapi kepada seseorang yang amat ia sayangi.


" Gue janji nai mulai sekarang gue akan ngejaga lo semampu gue . Gue gak tau apa yang terjadi sama diri gue sendiri setiap lo merasa sedih seakan gue juga ngerasa apa yang lo rasain " ( ucap mondi yang sedang menggendong naila )


Mondi membawa naila ke restro milik luna. Raka dan luna yang mendapat kabar tentang naila langsung melajukan mobilnya sesegera mungkin.


Restro luna.....


Naila dan mondi sudah sejak dari tadi sampai di restro . Naila yang masih mengingat kejadian itu terus saja menangis tanpa henti


" Nai... " ( teriak luna yang langsung memeluk temannya itu dengan erat )

__ADS_1


" Lun....maaf " ( sambut naila yang langsung histeris meluapkan semua kesedihannya itu )


" Gue yang minta maaf nai , gue udah gagal ngejagain temen yang paling gue sayang "


Luna terus menenangkan naila yang sedang terpuruk yang merasa hidupnya sudah hancur berkeping keping .


Setelah naila tertidur luna , raka , dan mondi meninggalkan naila sendiri di dalam kamar . Luna yang sudah tidak tahan lagi langsung keluar dari restro .


" Nai lo mau kemana ? " ( tanya raka yang mengikutinya dari belakang )


" Gue mau cari si brengsek erik , dia udah berani membuat naila jadi begini apa lo pikir gue bakal ngelapasin ******** kaya si erik "


" Gue setuju , tapi ngomong ngomong faisal kemana dari tadi gue gak ngeliat batang hidungnya " ( ucap raka )


" Gue udah telpon beberapa kali tapi faisal tetep gak ngejawab telpon gue " ( jelas luna )


" Mungkin dia lagi sibuk sama si sonya , yang penting sekarang kita pergi dulu nemui ******** erik " ( ucap kembali mondi yang ingin sekali menghajar erik )


Mereka bertiga pun langsung mencari erik . Tidak butuh lama mereka bertiga langsung menemukan keberadaan erik .

__ADS_1


" Brakkkkkk " suara pintu yang telah mondi dan raka hancurkan


Tanpa berpikir panjang luna langsung berlari menghajar erik tanpa ampun , teman teman erik yang melihatnya langsung menyerang mondi dan raka dengan senang hati mereka berdua membalasnya tanpa ampun.


" Berani beraninya lo bikin naila nangis lo bakal nanggung akibatnya karena sudah berani cari masalah sama temen temen gue " ( ucap naila sembari memukul pipi erik )


" Buggggg " suara tinjuan luna kepada erik membuatnya tersungkur sehingga membuat bibirnya mengeluarkan darah .


" Kita bawa aja ******** ini kepihak yang berwajib supaya tidak ada lagi kejadian kaya gini lagi " ( jelas raka membuat luna menyetujuinya )


Mondipun menghubungi polisi agar segera datang ketempat markas erik . Setelah menunggu beberapa menit polisi pun datang untuk menangkap erik .


" Gue bakal bales semua ini , tunggu aja lo luna " ( teriak erik kepada luna sambil di seret oleh beberapa polisi )


Akhirnya semua masalah telah terselesaikan mereka bertiga memutuskan untuk kembali menemui naila .


# Yok kak ikuti kisah selanjutnya di episode perjalanan menuju takdir


# Jangan lupa like and comen ya kak🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2