
Rumah sakit danial
Di saat danial sedang mengadakan rapat tiba tiba faisal datang dan langsung memukul danial . Saking kerasnya pukulan faisal membuat danial tersungkur ke lantai dan bibirnya berdarah . Sandra yang melihat kejadian itu langsung menghampiri danial
" Apa yang lo lakukan ? " ( teriak sandra yang tidak terima laki laki yang ia cintai terluka )
" Tanya saja sama bos kamu , apa yang sudah ia lakukan sama luna " ( ucap faisal)
" Semuanya keluar " ( seru danial kepada seluruh rekan bisnisnya )
" Tapi pak " ( sandra )
" Keluar " ( bentak danial membuat sandra marah dan langsung meninggalkan danial )
" Sekarang jelasin sama gue kenapa lo membuat luna kecewa " ( tanya faisal sembari menarik kerah baju danial )
Lunapun datang dan menghentikan faisal yang mulai menjadi jadi .
" Faisal lepasin , sudah cukup " ( pinta luna sembari menangis )
" Kenapa harus aku lepasin lun , dia yang udah buat kamu menangis " ( jawab faisal)
" Emang apa yang udah gue lakukan hah ? " ( tanya danial pada faisal sembari melepaskan tangannya dari kerahnya )
" Apa kamu bilang....seminggu ini kamu kemana danial , kamu mulai berubah . Apa kamu udah gak sayang lagi sama aku ? ( sahut luna sembari memukul mukul dada danial )
" Aku mulai bosan " ( danial hanya bisa membohongi dirinya sendiri meskipun ia sangat mencintai luna )
" Bosan ? " ( langkah demi langkah luna mulai menjauhi danial )
" Ia aku mulai bosan sama kamu luna " ( danial sembari menyembunyikan perasaan nya yang sebenarnya )
" Brengsekkkk......" ( Ucap faisal yang kembali memukul wajah danial )
" Satpam......" ( panggil danial )
Satpum datang menghampiri danial
" Iya pak " ( satpam )
" Usir mereka berdua " ( Teriak danial membuat luna semakin kecewa pada danial )
__ADS_1
Luna dan faisal pun meninggalkan danial . Disisi lain danial sangat terluka atas perlakuannya pada orang yang sangat ia cintai.
" Maaf lun , mungkin ini bisa membuatmu membenci ku dan melupakan aku " ( seru danial dalam hatinya )
Raka , mondi dan naila yang sudah dari tadi menunggu mereka dari luar langsung menghampiri luna yang sedang menangis .
" Kenapa lun ? " ( tanya naila sembari memeluk luna )
" Semuanya sudah berakhir nai , cinta pertamaku gagal " ( jawab luna yang semakin menangis di pelukan naila )
" Ayo kita pergi " ( ajak faisal meninggalkan rumah sakit danial )
Seminggu kemudian
Rumah luna
Meskipun luna tidak bisa melupakan danial tatapi ia tetap berusaha sebisa mungkin melupakan danial .
Faisal , raka , mondi , dan naila selalu bersama luna agar ia bisa cepat melupakan danial .
" Siang luna " ( seru keempat temannya menghampiri luna dirumahnya )
" Kalian kesini ? " ( tanya luna )
Merekapun larut dalam kebahagian , meskipun luna terlihat bahagia tetapi ia masih memikirkan danial.
Ketika mereka sedang makan bersama naila mendapat kabar bahwa ibunya masuk rumah sakit.
" Apa ? " ( teriak naila membuat keempat temannya kaget mendengarnya )
" Kenapa lo nai ? "( tanya raka )
" Mamih gue masuk rumah sakit " ( jawab naila )
" Yaudah ayo kerumah sakit " ( ajak luna )
Merekapun pergi dan langsung menuju rumah sakit . Tanpa luna ketahui ternyata ibu naila di rawat di rumah sakit danial .
" Mamih kamu dirawat disini ? " ( tanya luna )
" Iya lun , kamu gak papa kan ? ( Ucap naila yang khawatir luna bertemu dengan danial )
__ADS_1
" Gak papa kok , ayo masuk " ( ajak luna )
Di pertengahan perjalanan luna tidak sengaja melihat danial di masukkan ke ruang UGD
" Danil ? " ( ucap luna yang langsung berlari mengejar danial )
" Lun , mau kemana ? " ( tanya naila )
" Duluan saja , nanti aku nyusul " ( jawab luna )
Disaat luna berdiri di luar ruang UGD salah satu dokter tiba .
" Kenapa sama pak danial dok " ( tanya luna yang khawatir akan kesehatan danial )
" Maaf buk , kami gak bisa memberitahu " ( jawab dokter yang langsung meninggalkan luna )
" Kamu kenapa danil , aku harus tanya siapa ? ahhh....sandra pasti dia memberitahu aku " ( luna pun langsung mencari luna )
Disaat luna ingin menemui sandra ia mendengar sandra dan salah satu dokter sedang berdebat hebat .
" Kita harus melakukan oprasi bagaimana pun dok " ( ucap sandra kepada salah satu dokter ahli bedah )
" Tapi kita gak bisa buk , kemungkinannya hanya 10 % , pak danial juga tidak mau melakukan oprasi " ( dokter )
" Apa kita menunggu pak danial mati , kangkernya sudah menyebar kemana mana ( ucap sandra membuat luna yang mendengarnya seperti di sambar petir )
" Apa ? kenapa kalian menyembunyikan ini semua dari aku " ( tanya luna )
" Luna......" ( seru sandra yang membuatnya kaget melihat luna sudah di depannya )
" Sandra jelasin sama aku , apa yang terjadi ?"
" Ini semua karna kamu , semenjak danial kenal kamu dia berubah " ( ucap sandra membuat luna semakin menyalahkan dirinya )
" Ini gak mungkin , danil bisa sembuh kan dok ? " ( tanya luna sembari menarik narik jasnya )
" Maaf buk luna , terlalu berbahaya jika kita lakukan oprasi " ( jelas dokter )
Luna merasa bersalah karena meninggalkan danial di saat ia membutuhkannya.
# **Jangan pelit jempolnya kakak 🙏🙏
__ADS_1
# Satu like buat bisa terus up😯😯**