
Di perjalanan denis bertemu dengan roki dan jeki yang baru selesai menyelidiki kejadian tadi pagi
" Lo ngapain disini den ? " ( tanya roki )
" Cari angin !! " ( jawab ketus denis yang masih merasa kesal )
" Gak kaya biasanya..... gue sama jeki udah cari tau identitas penjahat yang mereka tangkap , ternyata mereka adalah geng hitam yang menyamar menjadi tim rumah sakit " ( jelas roki )
" Mereka lagi ? " ( ucap denis )
" Iya den.... bukan itu saja , aneh nya mereka tertangkap dengan mudah dan dari info gue cari tadi pagi , itu cuman kasus penculikan biasa karena orang yang mereka culik terlibat hutang piutang " ( tambah jeki )
" Mereka sudah tahu apa yang mereka harus lakukan jika sudah tertangkap " ( ucap denis )
" Itu berarti geng hitam punya dukungan dari orang berpengaruh di kota ini " ( tambah roki )
" Lo bener , gue baru ingat kalo bos besar pernah memberitahu gue kalo musuh kita kali ini menggunakan manusia untuk percobaan obat mereka " ( jelas denis )
" Jadi orang yang mereka sekap di mobil tadi pagi untuk bahan percobaan mereka " ( balas jeki )
" Betul " ( ucap denis )
" Brengsekkkk..... " ( teriak roki )
Setelah mendapatkan info , denis dan kedua temannya memutuskan kembali ke kota A untuk membuat rencana baru .
Pukul 13.00
Luna dan ketiga temannya sudah tiba di restro luna setelah kunjungan mereka ke pulau A
" Siang nai ?...... " ( sapa luna )
" Kalian udah pulang , bagaimana kunjungannya ? " ( tanya naila )
" Sukses kok..... nai kenapa muka lo pucat banget ? " ( tanya balik luna )
" Gak papa kok lun , mungkin kurang istirahat " ( jawab naila )
__ADS_1
" Maafin gue ya ? yang sudah buat lo repot "
" Gak kok lun !! "
" Yasudah gue antar naila kerumah sakit dulu" ( ajak mondi )
" Gak usah mon , gue tinggal istirahat aja !! " ( balas naila )
" Iya mon , lo bawa aja naila kerumah sakit A" ( pinta luna )
" Yaudah gue pergi dulu , kalian bertiga istirahat aja dulu biar naila gue yang urus " ( jelas mondi )
" Kalo ada masalah lo kabarin kita bertiga ya ?" ( pinta raka dan mondi )
" Emmmm !!! "
Mondi pun mengantar naila ke rumah sakit danial
Rumah sakit A......
" Siang dok ada yang perlu saya bantu ?...... " ( sapa salah satu suster rumah sakit A )
" Baik dok !! "
" Ayo nai ? " ( ucap mondi sembari memapah naila )
Setelah tiba di ruangan mondi langsung merawat naila dengan penuh kasih sayang karena mondi sudah menaruh rasa kepada naila semenjak kejadian yang menimpa naila malam itu
" Makasih ya mon , udah ngerawat gue !! " ( ucap naila )
" Lo gak usah berterimakasih karena gue bakal ada buat lo untuk selamanya !! " ( balas mondi yang tidak sengaja mengucapkan isi hati nya )
" Maksud lo ? " ( tanya naila yang tidak mengerti perkataan mondi )
" Lo mau makan kan ? gue ambilin dulu " ( ucap mondi yang berusaha mengalihkan pembicaraan mereka )
" Ada apa sama mondi ? jangan jangan dia suka lagi sama gue !!! ahhh.... gue pikirin apaan sih " ( gumam naila dalam hati nya )
__ADS_1
Markas denis.....
" Den..... apa yang harus kita lakukan sekarang ? kita sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi jika tidak pasti banyak orang yang akan terkena dampaknya " ( jelas jeki )
" Gue udah putusin , besok gue akan menemui luna untuk mengambil alih rumah sakit A dengan begitu gue akan lebih mudah menyelidiki penelitian mereka " ( jawab denis)
" Lo yakin , jika lo muncul dihadapan publik pastinya mahendra dan ferdi bakal ngenalin lo . Jika ferdi tau lo direktur ruma sakit A dia pasti memberitahu tuannya untuk lebih hati hati sama lo " ( saran jeki )
" Mungkin saja , tapi semakin mereka tertekan pasti akan meninggalkan jejak yang akan lebih mudah kita telusuri " ( ucap denis )
" Lo bener juga " ( jawab serantak jeki dan roki)
" Oke..... besok kita mulai rencana kita "
Restro luna......
Pukul 19.00
" Hallo mon , gimana keadaan naila ? " ( tanya luna yang sedang menelpon mondi )
" Lo tenang aja naila cuman kekurangan cairan , tuh orang nya lagi tidur barusan gue kasih obat " ( ucap mondi )
" Syukur deh..... kita orang kesana ya ? "
" Gak usah lun , lo istirahat aja lo pasti cape kan ? "
" Iya sih .... "
" Yaudah lo istirahat aja , naila gue temenin kok "
" Emmmm.... kalo gitu gue tutup telponnya ya ? "
" Iya lun "
Dengan tenang luna dapat beristirahat tanpa khawatir memikirkan naila
#****Like and comen ya kak 😊😊😊
__ADS_1
#Ikuti kisah denis untuk mengungkap siapa orang dibalik misi nya kali ini 😉😉**