Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku

Kumencintai Kakak Dari Mantan Pacarku
Jebakan


__ADS_3

" Bu ini obat nya !! " ( ucap denis sembari menyodorkan P3K kepada luna )


" Makasih mas !!! " ( tambah luna ) "


Ketika luna hendak membersihkan tangannya ia mulai merasa kesakitan karena terdapat beberapa pecahan gelas yang masih menancap ditelapak tangannya.


" Awwwww " ( suara rintihan luna )


Denis yang melihat luna kesakitan merasa tidak tega , ia pun memutuskan untuk membantunya


" Biar saya bantu bu ? " ( pinta denis sembari menarik tangan luna )


" Tidak usah mas , saya sendiri bisa kok !! "( jawab luna )


" Gak papa buk , saya bantu "


Denis mulai mencabut beberapa pecahan gelas yang tertancap ditelapak tangan luna


" Tahan ya bu !! " ( ucap denis )


" Manamungkin saya tidak bisa menahan luka sekecil ini , dalam hidup saya hanya ada luka dan luka . Selain masalah pekerjaan, saya juga harus berusaha menepati janji saya kepada seseorang untuk membawa nya kembali ke tempat yang seharusnya ia berada"


" Apa yang dimaksud janji nya itu adalah untuk membawa gue pulang " ( gumam denis)


Denis yang melihat sekilas wajah luna merasakan apa yang luna rasakan .


" Hahh kenapa saya malah jadi curhat gini !! " ( ucap luna yang tidak menyadari ia sudah mengatakan masalahnya kepada orang asing)


" Udah selesai buk !!! "


" Makasih karena sudah mengobati luka saya dan sudah mendengarkan cerita saya yang membosankan "


" Tidak masalah , kalo begitu saya pergi du


lu buk "


" Emmm..... "

__ADS_1


Sementara itu luna langsung menuju salah satu kamar yang berada di kapal marcus 154


Sementara itu denis dan tim nya masih berusaha mencari orang yang mereka cari


" Den.... gue udah dapat info tentang si luna , dia adalah direktur rumah sakit A tapi sebenarnya dia hanya pengganti karena direktur sebenarnya tidak ada " ( bisik jeki )


" Jadi si danial direktur sebenarnya , tapi kenapa luna mau menggantikan posisinya " ( ucap denis membuat jeki terkejut )


" Maksud lo rumah sakit A adalah milik adik lo ? "


" Mungkin , nanti kita urus masalah ini yang penting sekarang kita fokus sama tugas kita "


Tiba tiba roki menghampiri denis


" Den ada seseorang yang mencurigakan " ( jelas roki membuat denis dan jeki penasaran )


" Siapa ? " ( balas denis dan jeki )


" Ada seseorang pelayan yang gerak gerik nya mencurigakan semenjak gue ikutin "


" Sekarang dimana orangnya ?" ( tanya denis )


" Oke , lo semua tetap waspada biar gue yang cari tahu tentang pelayan itu " ( jelas denis )


Jeki , roki dan denis pun langsung menjalankan misi mereka. Setelah sampai di kamar no 16 denis mulai mencari celah untuk melihat keadaan di dalam kamar itu .


Setelah beberapa menit denis berhasil melihat keadaan di kamar itu melalui jendela yang gordennya terbuka sedikit.


Denis hanya bisa melihat seorang pelayan dan seseorang yang menggunakan jas hitam yang wajahnya tidak dapat denis lihat karena membelakangi pelayan itu.


" Bagaimana selanjutnya pak ? " ( tanya seseorang pelayan yang dalam penyamarannya )


" Kalian tenang saja , saya sudah mengurusnya jadi kalian tinggal tunggu perintah selanjutnya . Ingat jangan sampai ada yang tau apa yang kita rencanakan !! " ( jelas seseorang yang mengenakan jas hitam )


" Baik pak !! "


Karena jarak yang sedikit jauh membuat denis tidak dapat mendengar pembicaraan mereka.

__ADS_1


" Sial..... gue gak bisa denger apa apa " ( gumam denis )


Disaat denis lengah , kedua orang yang sedang ia awasi sudah tidak ada lagi di ruangan itu .


" Kenapa mereka tidak ada disini ? " ( ucap denis yang merasa kebingungan )


Denispun menghubungi salah satu tim nya untuk mengawasi orang yang keluar dari ruangan itu.


Pukul 15.00


kapal marcus 154 telah menepi di sisi pantai . Luna , pak hendri dan sekretarisnya langsung pergi dan langsung meninggalkan tempat itu.


Tidak dengan denis dan tim nya , mereka masih mengawasi pelayan yang memasuki kamar no 16 . Disaat pelayan itu turun dari kapal denis , roki dan jeki terus mengikutinya dari belakang . Tapi pelayan itu mulai merasakan bahwa ada seseorang yang mengawasinya , dengan cepat ia berlari menjauhi denis , roki dan jeki .


Denis langsung mengejarnya , tanpa aba aba pelayan itu menghentikan langkahnya . Pelayan itu pun membalikan tubuhnya sembari mengangkat kedua tangan keatas yang memberi aba aba kepada seseorang . Benar saja dengan sekejap beberapa orang yang mengenakan jas hitam muncul dihadapan denis , roki dan jeki .


" Ini jebakan den !!! " ( ucap jeki )


" Tidak ada pilihan lagi , hajar mereka semua "( perintah denis )


Perkelahian pun tidak bisa terelakan lagi , denis dan kedua temannya menghajar sekelompak orang berjas hitam itu .


Dengan keahliannya denis dengan mudah dapat mengalahkan orang orang itu , tetapi orang yang mereka incar sudah menghilang .


" Sial..... kemana brengsekk itu " ( ucap kesal denis yang menyadari pelayan itu sudah pergi jauh )


" Cepat jawab pertanyaan gue , siapa kalian sebenarnya ? kalo tidak tangan lo gue patahim " ( ancam roki kepada salah satu orang yang mengenakan jas hitam )


" Sampai mati pun gue gak bakal kasih tau lo siapa gue sebenarnya " ( balas salah satu orang yang mengenakan jas hitam itu )


" .... tunggu tanda ini bukankah tanda geng hitam !!!" ( sambar jeki yang melihat tanda geng hitam di dekat telinga kiri nya )


" Ehhhh... jadi kalian sudah tau , sekarang lo mau apa , sebentar lagi geng gue sampai disini " ( jelas salah satu geng hitam )


" Den... kita harus pergi dari sini sebelum geng mereka datang , percuma kita menanyakan kepada sampah seperti mereka . Lo juga tau kalo mereka hanya menjadi alat pelindung tuannya saja " ( saran jeki )


Tanpa menjawab , denis langsung meninggalkan geng hitam karena denis tau mereka tidak akan mengatakan kebenarannya meskipun mereka mati .

__ADS_1


# Jangan lupa like , comen , kritik , saran and vote ya kak biar author tambah semangat up nya 🙏🙏🙏


__ADS_2