
Rumah Luna
Pukul 18.00 luna tiba di rumah setelah selesai bekerja di restro nya . Di saat luna tiba ia sudah di sambut oleh tantenya , ia mengetahui bahwa tantenya pasti menunggu nya menceritakan tentang danial . Setelah mandi dan makan malam luna langsung menemui tantenya di ruang keluarga.
" Malam tan , om mana ?...." ( sapa luna pada tantenya yang berusaha tenang akan pertanyaan nya )
" Om kamu keluar sebentar , langsung aja ke intinya siapa yang tadi pagi " ( tanya tante luna )
" Begini tan.....yang pagi tadi tuh namanya danial dia direktur rumah sakit sekaligus rekan bisnis luna .Kita baru pacaran dua minggu terakhir ini " ( jelas luna )
" Kamu jangan salah paham ya lun , tante begini karena tante sayang sama kamu . Kamu juga kan baru pertama kali pacaran jadi tante khawatir kamu salah pilih " ( ucap tantenya membuat luna semakin sayang padanya )
" Iya tan tenang aja danial orangnya baik kok "
Hampir dua jam mereka berbincang bincang tentang danial , akhirnya tantenya menyetujui luna bersama dengan danial.
Disisi lain faisal dan sonya merayakan hari pertama mereka berpacaran .
" Makasih ya sal kamu udah mau nerima aku jadi pacar kamu " ( ucap sonya sembari memegang tangan faisal )
" Iya " ( jawab singkat faisal sembari melepaskan tangannya )
" Aku tau kamu pasti butuh waktu buat nerima semuanya , aku juga tau kalo kamu belum cinta kan sama aku " ( ucap sonya membuat farhan kaget bahwa ia sudah mengetahuinya )
" Maksud kamu " ( tanya faisal yang mulai bingung dengan sikap sonya )
" Aku tau kamu cinta kan sama luna , aku udah tau kok semenjak kita SMP, tapi aku yakin cinta aku bakalan membuat kamu jatuh cinta sama aku " ( jelas sonya )
__ADS_1
" Tapi kenapa kamu gak pernah berhenti mencintai aku "
" Aku yakin sama cinta aku , kamu mau kan buka hati kamu ? toh luna juga sudah punya pacarkan "
" Aku akan berusaha mencintai kamu " ( ucap faisal membuat sonya bahagia )
Meskipun faisal bersama sonya tapi hatinya tetap untuk luna seorang karena ia adalah cinta pertama faisal.
Seminggu telah berlalu......
Sikap danial berubah dingin seperti dulu , ia tidak terlalu memikirkan percintaannya bersama luna . Luna yang merasa sikap danial berubah mulai khawatir bahwa cinta danial mulai pudar padanya .
Pagi itu di rumah sakit danial
" Pagi danil....." ( seru luna yang mendatangi rumah sakit danial )
" Aku kangen sama kamu , akhir akhir ini kita kan jarang ketemu jadi aku mau nemui kamu duluan "
" Gak perlu , kamu pulang aja ini juga kan jam kerja kamu "
" Kamu kok berubah danil ? " ( sahut luna merubah suasa semakin tegang )
" Gak ada yang berubah , itu cuman pikiran kamu aja " ( danial sembari memalingkan wajahnya yang sebenarnya ia juga sangat merindukan luna )
" Coba kamu tatap mata aku dan katakan sekali lagi " ( luna sembari perlahan lahan mendekati danial )
" Aku banyak kerjaan lun , kamu jangan begini dong seharusnya kamu ngertiin posisi aku sebagai direktur rumah sakit ini "
__ADS_1
" Kamu juga harus nya ngertiin aku dong danil,setiap malam aku mikirin kamu , kenapa kamu berubah sama aku "
" Nanti kita bicara lagi , aku ada miting penting kamu pulang dulu nanti kita bicara lagi "( ucap danial sembari meninggalkan luna)
Lunapun meninggalkan rumah sakit , disisi lain danial hanya bisa menangis melihat luna dari kejauhan .
" Mungkin dengan cara ini kamu akan melupakan aku lun , maaf karena aku membuat kamu merasakan semua ini " ( seru danial dalam hatinya )
Restro
Luna hanya bisa menangis dengan sikap danial pada nya . Disaat itu juga keempat temannya datang menemui nya .
" Lun , kamu kenapa ? " ( tanya naila membuat luna bingung harus menjawab apa )
" Kamu anggap kami apa lun , seharusnya kamu cerita kalo punya masalah " ( ucap mondi )
" Hahhhh.....danil nai...danil " ( luna larut dalam tangisannya sembari memeluk naila )
" Kenapa sama danil lun ? " ( tanya raka )
" Dia berubah....kayanya dia udah gak sayang lagi sama aku " ( jawab luna )
" Kurang ajar danil , berani beraninya kamu menyakiti luna seperti ini , liat aja biar aku kasih pelajaran dia " ( tegas fais dan langsung mencari danial kerumah sakitnya )
" Kamu mau apa ? hentikan faisal raka , cepat " ( luna khawatir melihat amarah faisal pada danial )
Faisal yang tidak terima atas perlakuan danial pada luna membuat nya sangat marah dan ingin sekali menghajar danial .
__ADS_1
# Like and comen dong kakak 😍😍😍