Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 124 : Pertemuan


__ADS_3

Region Demon-God—


Tempat tersebut sangat luas sampai di mana ungkapan kata tidak sebanding dengan seberapa menakjubkan tempat ini. Bangunan-bangunan besar membentang ratusan mil luasnya, ada banyak lapangan bela diri dan Paviliun besar menembus lapisan langit.


Awan putih mengambang di bawah istana utama, begitu megah untuk Clan Demon-God yang mempunyai sejarah panjang dalam pemberontakan melawan surga.


Qin Chen turun di halaman utama bersama Tetua dan murid-murid yang ada.


Menyambut kedatangan Ancestor!


Semuanya bersuara, ia hanya diam melangkah masuk kedalam Istana di mana banyak tetua berkumpul di dalam bersama dengan sosok penting tengah duduk di singgasana.


Ia bergerak ke tengah-tengah ruangan menutup matanya dengan elegan menatap kesunyian dengan pandangan cemoohan. Ia bahkan membangkitkan rasa takut orang-orang di sekitarnya seperti jurang yang dalam.


Ia mendongak membuka matanya melihat eksistensi yang di sebut Demon-God!


Kekuatannya tak terduga, ia bahkan tampak memandang rendah kehidupan di matanya terdapat kekacauan terbesar menghantui masa-masa awal kehidupannya.


"Siapa kau baginya?"


Ia bertanya kepada Qin Chen dengan suara yang tak terduga, Qin Chen yang mendengar tersenyum tipis. "Generasi kedua Ancestor Qin, datang untuk membuat kontrak dengan Demon-God melawan surga!"


Dia membuat sosok itu tertawa terbahak-bahak mendengarnya. "Melawan surga? Aku ingin mengkonfirmasi sesuatu, apa kau sudah mendapatkan senjatanya?"


Qin Chen bingung, tetapi ia tampak memahami maksudnya. "Sword Of Judgment! Aku mendapatkannya di dunia atas tersegel menunggu penerusnya, dan saat ini aku menyegelnya di dalam kekosongan untuk mendapatkan kekuatan sejatinya."


Ia menyipitkan matanya, tidak ada kebohongan dalam kalimatnya.


"Jika kau tidak percaya, aku dapat mengeluarkannya. Dan segala bentuk bencana dan bahaya dapatkah kau menanggungnya?" Ia memberikan pertanyaan yang sudah jelas ia menolaknya dengan mentah.


"Apa perlu aku membalas sesuatu yang sudah seharusnya aku tolak?"


"Anda benar, itu cukup berbahaya."

__ADS_1


Hahaha!


Dia langsung berdiri mendekatinya sembari menepuk pundak Qin Chen. "Bagaimanapun leluhurmu adalah teman atau rekanku di masa lalu bersama-sama melawan surga untuk menghancurkan ketidakadilan ini."


"Ya, walaupun aku belum mendengarnya secara keseluruhan, aku dapat memahaminya dari beberapa kosa kata merepotkan yang dia sampaikan kepadaku mengenai kematian dan kutukan yang menimpa clan kami."


Dia langsung berhenti, dan bicara. "Begitu rupanya, dia sudah tidak ada." Ia menoleh kesamping melihat sebuah patung dua orang yang tengah duduk di atas batu memegang masing-masing senjata.


"Datanglah ke ruanganku, aku akan menceritakan tentangnya dan hubungan kami berdua sebagai teman dan rekan seperjuangan sewaktu di melawan surga untuk menghancurkan ketidakadilan yang menerjang dunia." Ungkapnya dengan tulus.


"Baik."


"Untuk sekarang, pelayan akan mengantarmu ke ruangan untuk beristirahat. Beristirahat lah dan lihat-lihat tempat ini, bagaimanapun kau pasti baru sampai di tempat ini."


"Ya,"


Qin Chen mengikuti pelayan yang datang ketempatnya dan dia membawanya ke ruangan tempat Qin Chen akan tinggal sekarang. Bagaimanapun, hubungan Demon-God dengannya seperti kerabat dekat dan lama sehingga tidak mempunyai masalah apapun.


Dan ia sudah memastikannya sendiri dengan matanya, dia benar-benar tulus!


Paginya— dia terbangun dari tidurnya yang berada di tempat istimewa di bangunan Demon-God karena dia kerabat. Qin Chen menatap keluar ruangan, dia mendengar suara-suara murid clan tengah bertarung dan berlatih meningkatkan kekuatan.


Dia pergi menuju ruangan Pemimpin Demon-God untuk bicara, sesampainya di sana ia mengobrol banyak hal tentang Ancestor Qin dan cerita mereka berdua yang bertarung bersama melawan surga di masa lalu.


Singkatnya; mereka bertarung untuk menghancurkan ketidakadilan yang di berikan aturannya kepada dunia. Tapi karena hal tersebut, mereka berdua menjadi buronan para dewa di surga dan mengejar-ngejar mereka sampai di mana Ancestor Qin menyembunyikannya.


Dan dia seorang yang melawan para Dewa hingga terpojok, dan meninggalkan jiwanya kedalam buku tersebut. Dan mereka yang mempunyai dendam dengannya memberikan kutukan keturunan di mana keluarga Qin tidak akan bisa mencapai keabadian!


"Begitulah ceritanya, bagaimana kami bertemu dan menjadi rekan. Aku tidak tahu bahwa akhirnya dia pergi sendirian tanpa membawaku bersamanya, ya aku tidak dapat memaksa kehendak yang sudah dia kehendaki."


"Ya, aku hanya bertemu dengan sisa jiwanya dan mengobrol sebentar lalu dia memberikan aku sebuah tugas yang abu-abu. Aku bingung tetapi secara tidak sengaja dan secara keseluruhan aku memahami tugas yang dia berikan tidak jauh dengan tugas yang aku jalani sekarang."


"Begitu rupanya," dia yang duduk di depan Qin Chen hanya mengatakan kalimat pasif beberapa waktu ataupun sekarang. "Aku dengar bahwa kau sedang mencari keberadaan istrimu yang terpisah karena distorsi."

__ADS_1


Qin Chen tertegun mendengarnya, dia mendongak melihatnya. "Bagaimana kau tahu bahwa aku sedang mencarinya?"


Ia tersenyum tipis, "Sebagai dewa, aku mempunyai otoritas untuk mengecek takdir ataupun mendapatkan berita tentang apa yang terjadi pada dunia temporal di bawah."


"Begitu rupanya, anda dapat dengan mudah mengakses informasi dunia yang tengah tenar belakang ini karena seseorang berencana menghancurkan surga sendirian. Bahkan melawan pasukan surga garda depan."


Hahahahaha!


"Mengenai itu, aku sudah mendengarnya. Tetapi aku tidak menduganya bahwa keturunan temanku sendiri yang melakukannya. Jika aku tahu, aku mungkin akan turun untuk membantumu. Sayangnya, aku mempunyai belenggu yang tidak bisa aku lawan saat ini sehingga pergerakan dan kekuatan ku terbatas."


"Belenggu?"


Demon-God mengangguk, "Aku lupa mengatakannya. Intinya, aku sekarang adalah Dewa Yang Terbuang."


Dewa Yang Terbuang?


"Bisa anda jelaskan sesingkat-singkatnya?"


"Karena pemberontak di masa lalu, ada empat Clan besar di buang dalam bahasa sopannya, kami di usir dari surga atas tindakan yang kami lakukan di masa lalu. Dan di samping itu, surga memberikan belenggu kepada kami di mana kekuatan kami di batasi di ranah True King Of God lapisan true Supreme."


"Secara tidak langsung, kami lemah dan banyak belenggu kutukan yang melarang kami melakukan pemberontakan. Jika belenggu ini dapat di hilangkan, mungkin kekuatan kami dapat kembali dan bisa melawannya sekali lagi untuk mendapatkan keadilan."


Qin Chen menyipitkan matanya, dia menembus ketiadaan untuk mencari tahu belenggu yang mengikat Demon-God. Sesaat kemudian, dia menyudahinya karena tidak ada cara melepaskannya untuk sekarang.


"Belenggu hati dan belenggu takdir, mereka memasangkan hal yang rumit untuk di terima di kehidupan nyata. Nyatanya, itu membuat orang yang mendapatkannya sengsara secara perlahan-lahan hingga tiada."


"Kau benar, karena itu aku tidak dapat bertindak sesukanya seperti dulu."


"Baiklah, masalah belenggu ini dapat aku tangani. Tetapi membutuhkan waktu untuk mencari konsep menyelesaikannya, karena itu mungkin akan membuat tempat ini kerepotan karena kedatanganku."


"Tidak, anggap seperti rumah sendiri."


"Ba— Baik." Walaupun dia gugup karena di hadapannya merupakan leluhur teman leluhur keluarganya, walaupun dia tidak tahu nama aslinya karena dia selalu memanggilnya dengan sebutan Demon-God karena itulah yang banyak orang kenal tentangnya.

__ADS_1


...


*Bersambung...


__ADS_2