
"Ibu, mainan yang ayah berikan untuk Xiuying bercahaya. Apa mainan ini akan rusak? Ini hadiah dari ayah, bagaimana kalau rusak? Nanti ayah marah dan tidak lagi memberikan Xiuying mainan." Ungkapnya dengan sedih.
Qiu Yu Ran berada di sampingnya mengusap lembut kepala Xiuying. "Mainan yang di berikan ayah tidak rusak, ayah Xiuying berada di dalam sana sedang bermain dengan teman-temannya."
"Benarkah? Jadi ayah ada di dalam mainan Xiuying sekarang? Apa Xiuying bisa bertemu dengan ayah dan bermain bersama ayah? Xiuying sangat kangen dengan ayah karena sudah lama tidak bertemu ayah." Balasnya.
Mendengar itu, semua orang saling memandang satu sama lain dengan kekhawatiran. Mu Xuayin mendekatinya, dan mencubit lembut pipinya. "Untuk sekarang tidak bisa, ayah sedang ada masalah dengan teman-temannya. Jika kamu kesana sekarang, ayah akan kebingungan karena tiba-tiba Xuayin datang ketempatnya."
"Apa tidak kangen dengan putrinya?"
"Buka begitu, ayah pasti kangen dengan putrinya yang manis dan imut seperti Xiuying. Tapi sekarang ayah sedang ada masalah di sana, jadi dia tidak bisa bertemu dengan Xiuying."
"Begitu ya, baiklah. Xiuying tidak akan memaksa masuk, tapi apa ayah akan baik-baik saja sekarang, kan?"
Keempat wanita itu mengangguk, itu membuat putri manis Qiu Yu Ran tersenyum sembari memegang mainan yang di berikan Qin Chen sebelum ia meninggalkan keluarganya di surga.
****
Semua murid berpencar mencari harta di reruntuhan, sementara Qin Chen seorang berada di dalam ruangan yang gelap dan pengap menyebabkan jarak pandangnya terbatas. Beberapa saat kemudian, ia berada di ruangan dengan monumen bintang primordial gelap.
Qin Chen menyentuhnya tanpa mencari tahu apa sebenarnya monumen tersebut.
"Perasaan dekat ini ... Seakan-akan terhubung dengan seseorang." Gumamnya, saat ia menyentuh monumen tersebut, ia merasakan kekuatan yang terhubung dengan seseorang di luar sana.
Ia mempunyai banyak spekulasi di benaknya, namun ia menyangkal semua itu dan mencoba menenangkan pikirannya sekarang karena tidak mungkin untuknya dengan keadaan yang kacau ini.
Selama beberapa jam di batu hitam itu, Qin Chen duduk menulis sebuah kalimat yang ada di benaknya meninggalkan jejaknya dalam Tanah Rahasia. Pada saat kalimatnya selesai, batu tersebut bercahaya terang dan hilang.
Qin Chen terkejut mengetahui hal tersebut, "Kenapa batu itu menghilang?"
[Batu tersebut akan pergi ke tempat lain untuk merekam jejak immortal yang sampai di tahap sempurna.]
Penjelasan sistem sangat singkat dan tidak mempunyai dasar sehingga terasa ambigu di telinganya, tetapi Qin Chen mengabaikan pertanyaan itu dan keluar dari sana setelah mendengar suara murid-murid telah menyelesaikan tugasnya.
__ADS_1
Semua murid berkumpul, mereka sudah mendapatkan masing-masing harta, walaupun sebagian besar mereka tidak beruntung karena harta terbatas.
Qin Chen membawa mereka keluar dari reruntuhan itu dengan kekuatan penguasaan ruang dan waktu.
Setibanya di daratan, semuanya dapat menyaksikan matahari lagi setelah beberapa jam di dalam air.
Tindakan yang cepat ini ia lakukan karena ia ingin menyelesaikan tugasnya. Kemudian kembali ke ruangannya dan mengetes harta yang ia dapatkan untuk mencari informasi tentang istrinya.
Meng Hongzhi yang cukup lama berada di samping Qin Chen merasakannya bahwa Qin Chen mempunyai masalahnya sendiri. "Harta terakhir berada di Lembah Mistis, meski tidak bermanfaat bagiku, untuk murid lain dapat membantu meningkatkan kekuatan mereka."
"Dimana letaknya?"
"Disana!" Kata Meng Hongzhi menujuk ketempat harta terakhir.
Qin Chen menoleh kesamping, ia melihat pemandangan Lembah Mistis. "Tempat itu tidak hanya misterius ada larangan untuk masuk kedalam, tanpa Master Formasi kelas surga, kalian tidak akan bisa masuk sekalipun menerobosnya secara paksa." Jelas Qin Chen.
"Namun, kehadiranku di tempat ini sudah cukup untuk merusak larangan yang berada di Lembah Mistis. Setelah kalian mendapatkan harta yang ada di tempat tersebut, kita akan keluar dan kembali ke Klan Demon-God."
"Dimengerti!"
Seluruh murid menyaksikan kekuatan yang di keluarkan Howling Sky Demon-God Chen mengandung kekuatan penghancur hukum.
Tanpa menundanya, mereka langsung melesat masuk kedalam. Sementara Meng Hongzhi tidak masuk, ia berada di samping Qin Chen, menunggu para murid kembali bersama Qin Chen.
Qin Chen meliriknya, "Apa kau tidak ingin masuk kedalam? Lembah Mistis mungkin menyimpan esensi tersembunyi untuk meningkatkan kekuatanmu." Kata Qin Chen.
"Saya sudah mendapatkan lebih dari apa yang saya bayangkan sebelumnya. Dengan ini sudah cukup, dan membiarkan generasi muda mendapatkan keuntungan." Meng Hongzhi membalasnya.
Qin Chen tertawa tipis, ia berdiri di sana menunggu para murid sembari menghalau kedatangan orang lain yang hendak mencuri barang-barang murid Klan Demon-God.
Meng Hongzhi lalu bicara, "Tuan, saya minta maaf sebelumnya. Saya merasakan anda sedang mempunyai suatu masalah penting sampai di mana tindakan anda tampak tak teratur, terkadang cepat dan di sisi lain lambat."
Mendengar pertanyaan Meng Hongzhi, ia hanya diam tidak ada balasan membuat Meng Hongzhi ketakutan. Meng Hongzhi menundukkan kepalanya, dia tidak seharusnya bertanya.
__ADS_1
Apa yang di katakan Meng Hongzhi semuanya ada benarnya. Terkadang Qin Chen sendiri bergerak dengan kecepatan tak biasa, dan terkadang ia bergerak melambat di satu sisi.
Qin Chen menyadari hal tersebut, karena itu semua di sebabkan oleh harta yang ia dapatkan beberapa waktu lalu hingga membuat Qin Chen tidak terkendali mengurus tugasnya.
Bagaimanapun, satu-satunya kesempatan dia ada di harta tersebut!
Meskipun begitu, ia merasakan ada banyak musuh menunggu di luar sana, karena kematian beberapa kelompok membuat para Pemimpin datang untuk membalas kematian mereka.
Dan bahkan setiap gerakannya terasa seperti patung yang di gerakan orang luar untuk menghibur. Qin Chen tidak tahu bagaimana sebab dan akibatnya, tetapi ia mencoba untuk menenangkan dirinya dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi sekarang ini dan kedepannya.
"Selagi menunggu mereka kembali, bermeditasi lah dan sempurnakan tubuh matahari yang kau dapatkan sebelumnya." Ucap Qin Chen kepada Meng Hongzhi.
"Baik tuan muda."
Meng Hongzhi duduk di bebatuan, ia bermeditasi selagi menunggu para murid-murid lain kembali.
Sementara Qin Chen hanya berdiri di sana menunggu mereka, ia tidak ikut masuk kedalam lembah karena tugasnya hanya menjaga dan menemani mereka.
Sedangkan urusan ujian untuk mendapatkan harta atau apapun itu semuanya faktor keberuntungan mereka dan keyakinan mereka untuk menjadi kuat di dunia yang kejam ini.
Meski tampak tenang di luar, nyatanya tangan Qin Chen tengah gemeteran.
"Apa kau tidak bisa mengakses sistem yang dia punya?" Tanya Qin Chen.
[Meski versi sistem sudah mencapai puncaknya, namun kuasa yang saya punya di batasi keinginannya. Karena itu, sistem tidak dapat melakukan kontak langsung dengan sistem Chu Qincheng.]
Mendengar kata keinginannya, Qin Chen tertegun meskipun dia dulu sudah tahu bahwa sistem tersebut mempunyai seseorang di belakangnya.
Origin Tree dan Entitas yang ia tidak ketahui yang memberikan sistem kepadanya dan membatasi fungsi membantunya?
Semua ini seolah-olah adalah ...
...
__ADS_1
*Bersambung ...