Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 72 : Membakar Kutukan


__ADS_3

*Batuk


Lian Lan sangat khawatir dengan keadaan ibunya yang kian memburuk, "Bu, bertahanlah." Dengan gemeteran memapahnya, dia membuatkan ramuan penangkal kutukan dan umur panjang yang di mana Lian Lan mencampurkan dengan bahan herbal lain kedalam tungku apinya.


*Cough. Wanita itu terus batuk keras di sampingnya, Lian Lan sembari gemeteran membuat ramuan. Qin Chen mengamatinya, dan ada perasaan ingin menolongnya karena dia mencari Bulu Phoenix untuk menyembuhkan ibunya. Dan dia kehilangan kesuciannya hanya untuk itu, dan menyimpan masa lalunya dalam-dalam tanpa memberitahukan siapapun.


"Minumlah, Bu." Katanya, dia memberikan secangkir minuman herbal yang dia buat dengan Bulu Phoenix. Lian Lan membantu ibunya menuangkan air kedalam mulutnya dengan pelan-pelan.


Namun batuk keras itu masih terdengar keras, ia berharap akan hilang dalam waktu dekat. Tetapi sudah setengah jam Lian Lan menunggu namun tak kunjung sembuh, dan batuknya semakin keras setiap waktunya.


"Apa ada yang salah dengan resepnya?" Dia buru-buru mengecek, namun tidak ada kesalahan di sana. "Tidak ada yang salah, kenapa batuknya tidak kunjung sembuh!" Secara keseluruhan, ia begitu emosional menanggapi hal ini.


*Cough "Lian." Suara terdengar lemah di sampingnya, Lian Lan menoleh dan buru-buru mendekat.


"Bu, bertahanlah aku akan mencari caranya."


*Cough "Ibu tidak kuat lagi," *Cough dia terus batuk sampai mengeluarkan darah. "Bertahanlah hidup di dunia yang keras ini. Jangan membebani dirimu karena ibu, mengerti."


"Tidak!"


Qin Chen beranjak dari tempatnya, ia langsung berpindah tempat ke hadapan Lian Lan. Sangat mengejutkan baginya, "Tuan Qin?" Katanya, dia menoleh dengan perasaan sedih.


"Jangan salah paham, aku datang bukan untuk mengatakan maaf padamu." Ucapnya, dia mendekati Lian Lan yang memapah ibunya yang batuk-batuk. "Apa kau bodoh atau bagaimana? Bulu Phoenix memang dapat menambahkan usia seseorang hingga ribuan tahun kedepannya, namun tidak dengan kutukan. Kau membuat ramuan herbal untuk menghilangkan kutukan, tapi kau tidak tahu kutukan apa yang ibumu dapatkan."


"Dasarnya, kutukan surga hanya ampuh di sembuhkan dengan ramuan kelas surga. Dan kutukan Divine, hanya mampu di sembuhkan dengan ramuan kelas Divine. Lalu, apa kau pikir ramuan kelas surga yang kau buat akan mampu menyembuhkannya?"


Lia Lan membeku mendengar itu, dia menoleh arah ibunya yang memandang Qin Chen. Dia tersenyum karena putrinya menemukan seseorang yang baik memberitahukan kepadanya bahwa kutukan itu tidak dapat di sembuhkan dengan Alkemis kelas surga.

__ADS_1


Memandangnya yang tengah duduk diam membeku, Qin Chen menghela napasnya. "Kemarikan ibumu, aku akan membantumu menyembuhkannya. Dan jangan salah paham dengan bantuanku, ini balasannya karena kau sudah memberitahukanku keberadaan Hewan Surgawi, Phoenix."


Lian Lan langsung menoleh, "Kumohon sembuhkan ibuku, aku akan membalasnya di masa depan." Ucapnya.


Qin Chen hanya menyentuh keningnya. "Jika orang lain mengaku dia bisa menyembuhkan ibumu, dan kau percaya. Kau adalah orang bodoh yang belum pernah aku temui, karena Alkemis kelas Divine hanya ada satu dan sementara lainnya berada di bawahnya."


"Aku mempunyai kekuatan Bloodline Phoenix. Setelah sempurna, aku dapat membakar apapun dengan apiku. Kutukan kelas Divine bukan masalah bagiku untuk menghilangkannya, kau cukup beruntung karena bertemu denganku."


Setelah ia bicara, cahaya keemasan masuk kedalam keningnya. Qin Chen merasakan kutukan itu berada di area jantung, kemudian cahaya keemasan itu membakar kutukan. Lian Lan melihat ibumu mulai membaik, bibirnya yang pucat mulai membaik.


Dia kembali memandang Qin Chen, dia sangat berterimakasih atas bantuannya.


Dalam beberapa menit, dia menyelesaikan proses mengangkat kutukan dengan membakarnya. "Gerakan tanganmu, dan rasakan sekarang, apa yang kau lihat di sekitarmu." Ucap Qin Chen.


Wanita itu membuka matanya, ia merasakan pandangan matanya semakin luas dan rasa sakit yang menghantuinya selama ini menghilang seperti mimpi.


Lian Lan langsung memeluknya dengan sangat erat mengetahui ibunya sembuh. Qin Chen berdiri dari tempatnya, ia melangkah meninggalkan tempat tersebut. Sebelum ia keluar, dia di panggil Lian Lan.


Qin Chen menoleh kebelakang. "Ada apa? Urusanku sudah selesai di tempat ini, aku tidak mempunyai hutang atau hubungan apapun denganmu."


"Tidak, bukan begitu." Dia membungkuk kearahnya. "Terimakasih banyak atas bantuannya, aku tidak akan melupakan bantuan ini selamanya." Ungkapnya.


"Luapkan saja," Qin Chen melambaikan tangannya. "Hutangku sudah lunas, dan tentang kemarin, terimakasih karena sudah membantuku. Dan tinggalkan tempat ini secepatnya, atau kalian akan mati dalam ledakan yang akan datang."


Setelah mengatakan itu, ia menghilang ketempat lain. Lian Lan memandangnya dari tempat tersebut, lalu ibunya menepuk pundaknya. "Siapa dia? Kau tampak sangat percaya dengannya."


"Bukan siapa-siapa, kami hanya rekan yang bekerjasama sebelumnya untuk keutungan masing-masing. Bagaimana keadaan ibu? Apa sudah baik-baik saja? Aku akan buatkan sup agar tubuh ibu semakin baik."

__ADS_1


Dari kejauhan, ia mendengarkan suaranya. Qin Chen memalingkan pandangan ketempat lain, ia berada di dalam ruangan penginapan dan menutup matanya di atas tempat tidur. Sementara Yan Yuetian tengah berlutut di tengah-tengah ruangan.


Paginya, ia terbangun dan melihat Yan Yuetian tengah berlutut di sana. "Bagaimana rasanya? Apa kau merasakan bagaimana rasanya di kendalikan orang lain dan di perlakukan seperti binatang? Jawab aku, Yan Yuetian."


Yan Yuetian hanya diam menatap dengan tajam kearahnya, Qin Chen tersenyum tipis. "Kau pantas mendapatkan perlakuan seperti ini, bahkan belum cukup untuk membuatmu sama dengan binatang liar di luar sana.


"Apa yang akan kau lakukan selanjutnya? Apa kau berencana untuk merampok mereka!"


"Balas dendamku pada kalian, Heaven's Ancestor, sudah berakhir. Sekarang, aku menepatkan diriku untuk tujuan selanjutnya. Yaitu, kehancuran!" Qin Chen tersenyum tipis di hadapannya dengan tatapan mata tanpa perasaan.


"Kau Iblis!"


"Kau benar."


"Apa kau tidak punya perasaan?"


"Perasaanku sudah membeku seribu tahun yang lalu."


"Apa kau mencoba menghancurkan seluruh dunia karena keegoisanmu?"


Qin Chen menghela napasnya, "Apa salahnya, kan? Dunia ini temporer, berputar dari waktu ke waktu hingga tercipta kehidupan baru. Ada kehancuran, maka ada penciptaan, ada kematian maka ada kehidupan. Apa aku benar?" Qin Chen menatapnya yang tidak membalas. "Jadi aku benar, kan? Jika kau mengatakan kedamaian, kedamaian hanya ada surga, kau salah besar mengenai ini. Karena kedamaian itu hanya ada di tanganku, kematian! Dimana orang-orang yang kuat dan lemah berada di kelas yang sama tanpa memandang status!"


Semakin Yan Yuetian mendengar kata-katanya, ia semakin yakin bahwa dunia akan hancur dalam beberapa waktu kedepan. Bagaimanapun, siapa yang bisa melawan Divine Calamity yang sekarang! Bahkan para Heaven's Ancestor hendak ke masa lalu untuk membunuhnya, malah terbunuh sebelum berbuat apapun.


Qin Chen melepaskan pengekangannya. "Aku akan keluar, dan mendapatkan apa yang aku inginkan. Dan kau ikut denganku, karena kau akan aku gunakan sebagai kambing hitam mendapatkan apa yang aku inginkan."


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2