
Dengan napas panjang terhembus keluar menyapu kesunyian, kekacauan primal melanda surga. Qin Chen termenung menatap bulan— Terpukau akan kecantikan Chu Qincheng, tanpa sadar ia menciptakan malapetaka.
Guyuran hujan deras melanda daratan dan gunung, nyawa api yang berkobar-kobar membakar hutan mulai mereda. Senyawa uap panas mendidih, dan kemudian membaur dengan awan hitam di langit lalu menghilang terhembus angin.
Sama seperti perasaannya yang kini mereda, ia menarik kembali niat membunuhnya. "Aku minta maaf karena kehilangan kendali sebelumnya." Ucap Qin Chen, dia mencoba menenangkan dirinya untuk tidak tenggelam kedalam perasaan emosional. "Apa Venerable Saint dapat menggunakan kemampuan meramal dan mencari tahu keberadaan istri saya? Meskipun tidak sepenuhnya, setidaknya saya ingin mengetahui dan mendapatkan sedikit petunjuk di mana dia berada ataupun bagaimana keadaannya."
Venerable Saint mengelus janggutnya dengan ragu-ragu, tubuhnya masih gemeteran meskipun di sembunyikan dengan kegigihannya. "Masalah tentang ini, saya belum dapat memastikannya secara langsung. Tetapi saya akan berusaha mencari informasi tentang keberadaannya dengan kemampuan meramal ataupun pengelihatan saya."
Qin Chen mengangguk ringan, "Terimakasih Venerable Saint."
"Sa– Sama-sama."
Qin Chen menyeduh kembali minuman tersebut untuk menetralisir emosinya, dia mengamati dunia dari sudut pandangnya. "Begitu rupanya, ada banyak kekacauan yang terjadi karena emosional meluap-luap."
Dia menurunkan cangkirnya, dan kemudian— "Venerable Saint, bisa anda sampaikan pesan saya kepada Kaisar Surga dan Permaisuri Surga?" Qin Chen bertanya kepadanya.
"Katakanlah."
"Katakan pada mereka berdua untuk tidak mengkhawatirkan hubungan baik di antara mereka dengan Divine Calamity. Karena saya tidak mempunyai niatan untuk bertarung melawan keluarganya, dan lagi— Bisa anda rahasiakan tentang hubungan kami berdua darinya, karena aku—"
Qin Chen terdiam sesaat membuatnya bertanya-tanya tentang apa yang ada di benaknya Qin Chen.
"Aku tidak mempunyai wajah untuk berhadapan langsung dengan mereka berdua." Mengepalkan tangannya dengan erat, ia mengertak dengan kesal. "Katakan pada mereka untuk tidak mengkhawatirkan keadaan Chu Qincheng, aku akan mencari cara membawanya kembali bertemu dengan keluarganya."
"—Dan satu lagi, aku ingin mereka tidak mencampuri urusanku dengan ketiga Kaisar Surga lainnya. Jika mereka ikut campur, cepat atau lambat tempat ini akan berubah menjadi Medan Perang antara kaisar."
"Baiklah."
Qin Chen menoleh ke arah Hang Ma, "Hang Ma, waktunya kita kembali ke penginapan. Selama beberapa hari kedepan, pantau orang-orang yang datang ke kota karena kehadiranku ke Dinasti Chu akan mengundang pasukan musuh yang hendak mencariku, di samping itu mereka dapat melengserkan Dinasti Chu mengunakan alasan bahwa Dinasti bekerjasama dengan Divine Calamity."
__ADS_1
"Baik."
"Persiapkan pasukan kalian untuk kemungkinan terburuknya." Ucap Qin Chen kepada Venerable Saint.
Setelah mengatakan itu, ia meninggalkan tempat tersebut menuju penginapan. Sesampainya di sana, Qin Chen menutup dirinya dari dunia luar selama berhari-hari hingga ia merasakan kehadiran banyak pasukan mendatanginya.
Kemudian dia keluar dari ruangan menatap langit menemukan prajurit beterbangan menutupi langit. Disamping itu, prajurit Dinasti Chu bersiap-siap di luar kota menghadapi pertarungan susulan. Kaisar Surga hadir kelapangan, ia berada di bagian depan dengan bangga memposisikan dirinya sebagai seorang Penguasa mengangkat pedang menahan serangan yang akan datang.
Hang Ma memberikan laporan yang ia dapatkan selama beberapa hari kepada Qin Chen. Setelah itu, Qin Chen melangkah keluar dari penginapan. Mendatangi tempat itu, ia berada di jarak 500 meter dari tempat Kaisar Surga berada di sampingnya.
Dibelakangnya, Hang Ma berdiri menatap prajurit yang bergerak ketempatnya.
"Selama enam hari menenangkan diri dari dunia luar, mereka mengambil kesempatan untuk menghancurkan dua batu." Qin Chen bergumam sendiri di belakangnya Hang Ma mendengarnya meskipun samar-samar.
Sedangkan Venerable Saint berada di samping Kaisar Surga, karena ia adalah orang bijak Dinasti Chu dan tangan kanan Kaisar Surga Chu Tianfang.
Pasukan besar dari Utara terbang menuju kota membawa ratusan ribu pasukan. Sedangkan pasukan Istana hanya terdapat seratus lima puluh ribu yang aktif, karena sebagian tengah mendapat perawatan setelah bertugas di perbatasan selama berhari-hari.
Hingga beberapa menit kemudian, seseorang berhenti di depan pasukan.
"Divine Calamity!" Katanya, suara itu terdengar keras dan lantang di langit.
Hahahaha!
Qin Chen tertawa terbahak-bahak memberikan kengerian!
Dibawah kekuatannya, ia memberikan keputusasaan bagi dunia! Aura kegelapan menutupi sebagian besar surga dengan gemuruh guntur-guntur menghujani daratan dengan kesengsaraan. Dengan satu hentakan kakinya, ribuan naga mengepakkan sayapnya membuka dimensi lain. Retakan di langit menunjukan bahwa mereka berasal dari dimensi lain, ikut dalam perintahnya Sang Dragon Emperor's!
Roarrr!
__ADS_1
Raungan monster menggema di antara daratan dan gunung bergetar, ribuan prajurit gugur dalam pandangan sekejap mata. Ribuan naga itu keluar dari retakan dimensi, muncul kedalam Heaven Domain mendominasi kekuatan dan aturannya. Ranah besar True Universe, dan True Emptiness, bermunculan!
Qin Chen menyeringai mengangkat tangannya, ia menurunkan perintah kepada para naga untuk mengamuk.
"Mengamuk lah wahai pengikutku! Tujukan pada dunia, siapa yang berkuasa atas langit dan bumi selain aku, Azure Great Dragon Emperor!" Ucapnya dengan lantang di hadapan semua orang memperlihatkan kekuasaannya.
Bunuh, dan hancurkan musuh-musuhku!
Saat tanda Penguasa Naga muncul, ribuan naga mengepakkan sayapnya secara bersamaan meraung-raung di langit mengucapkan selamat datang kepada Penguasa Naga. Kemudian, dari dalam mulut para naga mengeluarkan macam-macam elemen yang meledak-ledak. Menyemburkan napas mengeluarkan serangan besar menyerupai meteor, itu meledak saat berada dalam teritori musuhnya.
Boom! Boom! Boom!
Guntur-guntur bergemuruh, hawa panas membakar tubuh, dan hawa dingin membekukan apapun. Qin Chen hanya berdiri menatapnya dengan acuh tak acuh, melihat sekumpulan prajurit mati dalam keputusasaan menghadapi para naga. Sementara Kaisar Surga Chu Tianfang dan Venerable Saint membeku tidak mengatakan apapun.
Meskipun para prajurit istana mempunyai kekuatan di atas True Emptiness, menghadapi Mahkluk langit di bawah kepemimpinan Azure Dragon, Penguasa Langit. Kerusakan mental dan kepercayaan diri mereka runtuh secara serentak.
Qin Chen mengintip langit, ada orang yang mengamatinya.
"Begitu rupanya, ada orang suci di belakangnya." Gumamnya, ia kembali melihat kedepan. "Ras mereka masih misterius, menghadapinya secara langsung tanpa informasi sama dengan bunuh diri."
Qin Chen tidak dapat memastikannya, karena kekuatan orang suci berada di atasannya. Namun, ia dapat menyimpulkan bahwa ketiga lainnya mempunyai dukungan orang suci di belakangnya.
Kaisar Surga menurunkan pedangnya, para prajurit melesat membantu para naga memusnahkan prajurit dari Dinasti lain yang membuat kekacauan di tempatnya. Dengan alasan itu, dia dapat menekan tiga Dinasti lainnya agar tidak membuat keributan di tempatnya.
Venerable Saint mengangguk tipis memberikan isyarat untuknya.
...
*Bersambung. ..
__ADS_1