
Apa mereka, monster?!
Pertanyaan itu bermunculan memenuhi imaginary mereka, sepanjang lorong gelap hanya terdapat genangan darah di berbagai tempat. Lantai, dinding dan langit-langit lorong, bangkai monster tergeletak tak bernyawa, hanya meninggalkan sebagian tubuh tanpa bentuk pasti untuk mengidentifikasikan bentuknya.
Qin Chen melesat, ia menyerupai cahaya tanpa suara bersama Hang Ma, kecepatan tanpa serangan itu dapat menembus monster-monster yang menghalanginya, dengan begitu mereka menghemat waktu meninggalkan sisa-sisa tubuh monster di belakangnya.
Bahkan Hang Ma sendiri menyerah untuk menghentikan Qin Chen, dia begitu terfokus pada tujuan tanpa memandang hal sekitarnya. Qin Chen orang dengan hati dingin, mata kosong tanpa bentuk, akan tetapi itu sempurna di kedalaman tak berujung.
Semua itu bagus dalam satu sisi, tetapi juga dapat membahayakan dirinya, Hang Ma mengkhawatirkannya. "Tuan muda, tepat di depan kita adalah ruangan spesial yang anda tuju sekarang." Katanya, Hang Ma bersiap mengeluarkan senjatanya.
Sebelum itu, hari di dunia luar berbeda dengan tempat Qin Chen berada di sekarang. Karena waktu di tempatnya akan berjalan lebih lambat, sementara di dunia luar akan semakin cepat sehingga seminggu tampak sebentar sewaktu berada di dalam reruntuhan.
Sebuah cahaya melintasi masuk kedalam melihat bongkahan bola besar di depannya begitu panas, di samping itu ada naga melingkar melindungi bola besar itu, Qin Chen hanya membisu diam tidak bertanya, kekuatan naga itu sudah cukup meratakan orang-orang di belakang sana tanpa bekerjasama.
"Apa dia penjaga tempat ini, di percayakan Flame Emperor untuk menjaga esensi?" Gumamnya.
"Benar tuan muda, mahkluk ini sering di kenal sebagai Guardian of Sun Dragon. Kekuatannya setara dengan True Emptiness lapisan menengah, untuk mendapatkan esensi itu, setidaknya mereka harus bekerjasama saling membantu. Jika tidak, itu akan mustahil untuk mendapatkannya."
Qin Chen mengangguk, ia melangkah kedepan melepaskan auranya, itu membangunkan naga tersebut mengejutkan Hang Ma. Karena perasaan takut mulai menghantuinya, aura mendominasi itu tampak megah seolah berada di bawah kekosongan menatap bintang-bintang dengan bimbang.
Dia dengan tenang melangkah mendekati matahari itu, naga yang melingkarinya tampak patuh di hadapan Qin Chen. Jelas di depan matanya langsung, penguasa para naga tengah mendiskriminasi naga di hadapannya.
Qin Chen menyerap Esensi yang paling sempurna kedalam tubuhnya, ia membuat gelombang panas menyambar ke langit, membuat ruang-ruang mengalami keretakan tidak sanggup untuk menampung kekuatannya.
Hang Ma mundur kebelakang menciptakan pertahanan, prosedur penyerapan yang luar biasa itu langsung di lakukan di tempat tanpa memandang waktu, naga itu melesat ke depan pintu menjaga keamanan baginya hingga beberapa saat kemudian orang-orang itu muncul di belakang.
__ADS_1
Tidak mungkin!
Sesaat kemudian, dia bernapas menetralkan panas dalam dirinya.
"Perasaan ini, sungguh menyegarkan!" Katanya, Qin Chen mengibas tangannya kesamping menerbangkan hawa panas melelehkan ruang, semua orang tercengang dengan rahang terjatuh.
Setelah itu, dia mencengkram ruang di depannya mengambil Esensi Api secara keseluruhan sama seperti sebelumnya. Getaran besar menumpuk menciptakan suata menyeramkan, dalam beberapa saat matahari besar itu menghilang dari pandangan semua orang di sana.
Qin Chen kembali ke tempatnya, dia melihat banyak orang tercengang tidak menemukan matahari itu kembali.
"Tidak ada yang bisa di lakukan di tempat ini, aku sudah mendapatkan apa yang aku inginkan." Ucapnya, dia membuat Hang Ma gemeteran, tetapi ia tetap mengikuti Qin Chen dari belakang.
"Patuhi perintahku, bawa seluruh kelompok naga ke hadapanku, dalam beberapa hari kedepan di Dinasti Chu."
Naga itu mengangguk melesat keluar dari tempat tersebut tanpa mengatakan apapun, sementara Qin Chen dan Hang Ma melesat dengan tenang membiarkan mereka membeku kebingungan sulit untuk mencerna apa yang sebenarnya terjadi sekarang.
Qin Chen mengerutkan keningnya, meskipun itu menghancurkan dunia itu bukan masalah baginya. "Biarkan saja, itu sudah biasa aku lakukan sebelum sampai ke tempat ini, aku hanya memberikan beberapa cobaan ringan untuk mereka yang hendak mencari kekuatan yang sebenarnya." Balas Qin Chen.
Hang Ma mengigit bibirnya, bagaimana bisa dia mengatakan semua ini dengan mudah dan bahkan menyatakan bahwa ini adalah cobaan ringan. Kehilangan pusat Esensi adalah hal yang menggemparkan dunia, untuk menemukan tempat yang baru membutuhkan waktu yang sangat lama.
Terlahir murni dari langit, menciptakan ladang berapi begitu panas, dia manifestasi sesungguhnya.
Qin Chen tertawa tipis menghiraukan hal tersebut, karena dia menginginkannya. Meskipun begitu, ia sudah merencanakan hal lain agar tidak terjadi kekacauan berkelanjutan, ditambah ada gadis kecil yang akan mencapai True God sebentar lagi.
Setelah keluar dari tempat itu, dia melihat ke atas ada sesuatu yang misterius tetapi itu kemudian menghilang. "Berapa lama aku berada di dalam?"
__ADS_1
"Jika di hitung dengan hari, maka tuan muda sudah menghabiskan satu setengah hari, itu setara dengan empat hari di dunia luar. Dihitung perjalanan, saat sampai ke daratan akan menjadi seminggu."
"Begitu rupanya, ayo kembali sekarang ada tamu menunggu kita di luar sana." Ucap Qin Chen.
"Anda benar."
Tanpa mengatakan hal lain, dia melesat dengan mata kosong, waktu dan tempat yang tidak ingin dia kunjungi untuk waktu dekat ada di depan matanya, Qin Chen kembali ke daratan utama di mana orang-orang Dinasti sudah berada di sana dengan kereta kuda beserta ratusan pasukan.
Setibanya di sana, orang-orang membicarakan mereka berdua yang di sambut pasukan Dinasti Chu. Qin Chen melihat tetua mendekatinya, dia tampak berwibawa, turun di depannya dengan tenang tanpa aura permusuhan.
"Senang bertemu dengan anda, tuan muda." Pria itu dengan tulus menghormatinya, kemungkinan besar karena dia di minta langsung oleh Kaisar Surga untuk tidak membuatnya menjadi musuh.
"Ya, aku tahu kau di minta langsung oleh Kaisar Surga agar tidak menyinggungku, aku tidak mempermasalahkan hal tersebut." Qin Chen membalasnya dengan tenang, dia tidak bergeming di hadapan kekuatan di atasnya.
*Huh "Anda benar, untuk sekarang bagaimana untuk masuk kedalam kereta?" Katanya.
Qin Chen mengangguk kecil meninggalkan tempat tersebut, ia masuk kedalam kereta dengan tenang meskipun pandangannya berbeda dari sebelumnya.
Didalam kereta, Hang Ma berada di depannya sementara Tetua itu berada di samping Hang Ma, mereka melesat terbang menuju Dinasti Chu yang membutuhkan waktu selama sehari untuk sampai ke sana dengan kecepatan kuda sekarang.
Sepanjang perjalanan, Hang Ma hanya menatap mata Qin Chen yang terasa hampa.
Pandangan itu, tampak seperti seseorang yang mempunyai penyesalan dalam hidupnya, tidak terasa hidup ataupun mati. Hang Ma mengingat kembali apa yang di katakan Qin Chen sebelumnya tentang istri dan putrinya, dan di sana dia menyadari sesuatu mengejutkan dirinya.
...
__ADS_1
*Bersambung ...