Last Supreme King System

Last Supreme King System
Chapter 76 : Pencuri Di Tengah Malam


__ADS_3

One Heaven's!


Satu-satunya buku yang ia temukan di perpustakaan keluarga. "Sudah ratusan tahun aku melupakan peninggalan leluhur, One Heaven's? Namanya terdengar arogan untuk sebuah buku, tetapi di dalamnya mempunyai pengetahuan surga di masa lampau." Qin Chen bergumam sembari memandangi buku tersebut, itu sangat misterius.


"Apa kau tahu sesuatu tentang leluhur kaisar di masa lampau? Sebelum adanya empat kaisar surga yang memimpin Dinasti besar saat ini? Katakan apapun yang kau ketahui tentang masa lalu, itupun kalau kau bersedia membaginya denganku."


Yan Yuetian tengah kebingungan, pembicaraan mereka hanya perang keluarga tetapi masuk kedalam sejarah masa lalu. "Saya tidak tahu dengan pastinya, hanya beberapa orang hebat memberitahukan saya tentang perang di masa lalu menyebabkan banyak kehancuran di mana-mana. Ada satu sosok hebat dengan kekuatan luar bisa dapat memotong apapun dengan pedangnya, tetapi banyak Dewa yang tidak terima dan iri dengan pencapaiannya sampai-sampai mereka melakukan kudeta melawan orang itu. Dan— saya tidak tahu kelanjutannya, karena orang itu hanya menceritakannya sampai di sana."


Secara keseluruhan, deskripsi yang di sampaikan Yan Yuetian sama dengan apa yang ia dengar dari leluhurnya. "Begitu rupanya," Dia mencoba tenang. "Mungkin ada kerabat dari leluhurku di tempat ini, dan mereka belum keluar dari pengasingan karena orang-orang yang berhubungan dengan leluhur adalah musuh Dewa. Bisa kau bantu aku mencari mereka yang berada di tempat ini, secara diam-diam tanpa mengatakan bahwa aku mencarinya."


"Selama master menginginkannya, saya akan mencoba yang terbaik untuk mendapatkan informasi mereka yang berhubungan dengan leluhur master. Tapi akan membutuhkan cukup waktu, karena orang-orang masa lalu mungkin sangat berhati-hati dengan pegerakanku."


"Tidak masalah, selama kau dapat mengkonfirmasi bahwa mereka orang yang ada di masa lalu, itu sudah cukup. Dengan kemampuan manipulasi itu, kau cukup memanipulasi mereka untuk bicara, bukan? Kemampuan itu relatif mudah di gunakan bagi mereka yang berbakat sejak lahir." Ucap Qin Chen.


Yan Yuetian tersenyum, ia mengangguk menanggapinya. "Selanjutnya, tentang keluarga bangsawan yang mengacaukan rencana master. Apa yang perlu saya lakukan? Membunuhnya atau hal lain."


"Aku akan mengurusnya, karena mereka mempunyai hubungan dengan Flame Celestial. Organisasi hitam dunia bawah, itu cukup merepotkan menghadapi mereka secara terang-terangan, rata-rata mempunyai kekuatan True Emptiness, dan True Universe lapisan puncak yang cukup banyak."


"Baik master, kalau begitu saya akan melanjutkan penerimaan murid baru." Yan Yuetian keluar dari ruangan, ia meninggalkan Qin Chen karena tugasnya untuk menerima murid baru belum di selesaikan.

__ADS_1


Sementara itu, ia yang ada di ruangan tengah membaca One Heaven's. Didalamnya terdapat banyak informasi penting tentang surga dan pengetahuan akan kekuatan leluhurnya, itu merupakan harta yang sangat berharga sampai-sampai para Dewa masa lalu merebutkan kekuatan itu.


Qin Chen memotong ruang di hadapannya, ia mencoba mengeluarkan senjata utamanya yang tersimpan di kedalaman kehampaan menciptakan kengerian.


Aura yang ia pancarkan membuat orang-orang itu merasakan kehadiran yang ingin mereka lupakan karena itu kehancuran. Surga dan Dewa yang merasakannya terdiam untuk sesaat menentang kehadiran aura mendominasi antara langit dan bumi meruntuhkan keistimewaan surga, bahkan dia belum bereaksi terhadap auranya.


Qin Chen yang membuat keributan itu hanya diam dengan tatapan penasaran, di dalam catatan buku One Heaven's.


Sword of Final Judgment! Mampu memotong segalanya kedalam ketiadaan, dia tidak mempunyai batasan untuk membatasi penghakiman. Dalam artian lain, dia tidak memandang seberapa kuat ataupun abadinya sebuah penciptaan di alam semesta, karena semuanya mempunyai hukum kausalitas, sebab dan akibat.


Semuanya akan tiada kedalam ketiadaan saat Sword of Final Judgment di henuskan. Karena kehadirannya ada untuk menghakimi, dan kehadirannya ada untuk mengakhiri segala sesuatu yang ada, itu lah kekuatan Sword of Final Judgment!


"Apa mungkin ada kesempatan di mana Sword of Final Judgment berkembang di masa depan? Mungkin saja, mengingat dia hampir mempunyai bentuk prinsip yang menyerupai bentuk sempurnaku." Gumamnya, dia mengabaikan tinta itu karena misterius di matanya, tetapi senjata itu sangat kuat dengan hanya auranya dapat membuat kepanikan dimana-mana, ia dapatkan merasakan orang-orang di luar ketakutan.


Qin Chen menyimpan senjata tersebut kedalam kehampaan, itu merupakan tempat yang sempurna untuk menahan kekuatan tak terbatasnya yang dapat melenyapkan apapun tanpa memandang batasan.


"Sebuah misteri baru, lupakan tentang Sword of Final Judgment. Karena kehadirannya akan sangat mengacaukan dunia, dan kekuatanku sekarang mungkin belum cukup untuk menghenuskan sepenuhnya kekuatan sejatinya." Itu terbukti karena ia merasakan kematian saat menatap kedalam pedang tersebut sangat menyeramkan.


Untuk sekarang ia hanya menggunakan senjata yang di berikan istrinya. Heaven Calamity Sword, senjata kelas surga yang Chu Qincheng berikan kepadanya sebagai hadiah pertemuan mereka di hutan dunia bawah, sampai sekarang Qin Chen menggunakan senjata tersebut karena mempunyai kenangan orang yang berharga dalam kehidupan keduanya.

__ADS_1


Sementara ada banyak pengetahuan tentang kekuatan masa lampau di dalam buku tersebut. Qin Chen membacanya sepanjang hari sampai melupakan tugasnya untuk menyelesaikan masalah dengan keluarga bangsawan, karena kekuatan adalah yang utama baginya.


Hingga tengah malamnya, ia terbangun dari membaca buku dengan mata keemasan berterus-terang mengeluarkan cahaya menyerupai matahari.


Qin Chen keluar ruangan dan berada di belakang seseorang yang mencurigakan, ada lambang organisasi Flame Celestial. Merupakan sekutu keluarga bangsawan yang mencoba menghancurkan rencananya untuk menerobos True Emptiness, itu hanya menunggu beberapa hari kedepan.


"Siapa kau!"


Qin Chen langsung menamparnya dengan keras membuat orang itu terkapar tak sadarkan diri. "Apa orang-orang tua di Flame Celestial tidak menganggap kehadiranku di kota?" Qin Chen bicara kepadanya yang masih berdiri di depannya.


"Kau—" Dia sepenuhnya melihat penampilan Qin Chen. "Ketua Sekte Eternal Heaven! Penguasa istana bulan dan bintang, Qin Chen!" Ucapnya dengan keras di atas bangunan menatap Qin Chen, ia ketakutan saat aura hitamnya membalut tubuh Qin Chen.


"Kau tahu?" Qin Chen mengangkat tangannya, ia membuat orang itu mundur tetapi belum sempat kabur dari pandangannya, ia tertangkap. "Katakan, apa yang kalian lakukan di tengah malam di tempat ini. Seperti pencuri yang mencurigakan, apa kalian tengah melakukan tugas dari bangsawan itu?"


"A– Aku tidak akan bicara pada musuh organisasi Flame Celestial! Meskipun aku mati, akan akan tetap memegang teguh kepercayaan." Ucapnya, itu begitu lantang menentang Qin Chen.


"Jawaban yang bagus." Katanya, ia meremukkan tengkorak kepalanya, itu terdengar seperti suara tengkorak yang perlahan hancur. "Kau abadi, kan? Aku akan mencoba yang terbaik untuk tidak membunuhmu secara langsung." Qin Chen menyeringai di hadapannya, itu memberikan ketakutan di kedalaman hatinya.


...

__ADS_1


*Bersambung ...


__ADS_2